Kepenuhan (Rokanhulu.com) - Untuk mengenang jasanya yang sudah mengembangkan ajaran Tareqat Naqsabandiyah di Kecamatan Kepenuhan, Jama'ah Suluk menggelar Haul Syekh Abbas Ke 66 di Madrasah Suluk Hidayatussalikin, RW II Gelugur Kota Tengah Kecmaatan Kepenuhan, Rabu (26/4/2017).
Â
Dalam acara tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bupati Dr Dipendri SPd MM, Kakanwil Kemenag Riau Drs. H. Ahmad Supardi Hasibuan MA, Pimpinan Babussalam Tuan Guru H. Syekh Ismail Royan, Ketua Umum MAIC Rohul H. Zulyadaini, Mantan Bupati Rohul 2 periode 2006-2016 Drs. Achmad M.Si, Perwakilan Kemenag Rohul, Kapolsek Kepenuhan, Danramil dan KUA Kepenuhan, para mursyid, khalifah dan jama'ah.
Â
Pada kesempatan itu, Ketua Panitia Haul Syekh Abbas ke 66 Mustafa Kamal mengatakan, peringatan Haul Syekh Abbas merupakan kegiatan tahunan yang digelar setiap tahunnya sebagai bentuk wujud syukur masyarakat Kepenuhan yang telah mengembangkan ajaran Tareqat Naqsabandiyah.
Â
Rangkaian kegiatan Haul Syekh Abbas ke 66, lanjut Mustafa diawali dengan suluk 10 hari, yang dimulai sejak tanggal 16 - 26 April 2016 dan berzikir.
Â
Sementara itu Tokoh masyarakat Kepenuhan H. Zulyadaini dalam sambutannya berharap kepada masyarakat kedepannya untuk mengamal ajaran tarekat naqsabandiyah yang dipelopori oleh Tuan Syekh Abbas.
Â
" memperingati Haul Syekh Abbas hari ini kita tetap melanjutkan dan mengembangkan ajarannya, supaya tarekat itu bisa dimiliki oleh semua orang, tidak hanya kaum tua tetapi juga untuk generasi muda, karena tarekat itu sangat penting sebagai kebutuhan bagi jiwa seseorang " kata H. Zulyadaini
Â
Lebih lanjut jelas H. Zulyadaini, peringatan Haul Syekh Abas digelar setiap tahunnya supaya pada momen itu masyarakat Kepenuhan ini tahu artinya tareqat sehingga bisa dihayati dan pelihara amalannya dalam kehidupan sehari-hari.
Â
"Â sebagai tokoh agama sejak dari awal nya sebelum merdeka, beliau telah menyumbangkan ilmunya itu ke Masyarakat khususnya Kepenuhan dan nyata sampai hari ini ilmu itu dimana-mana pun tetap diamalkan ornag untuk beribadah " ungkap Ketua Umum MAIC Rohul itu.
Â
Ditempat yang sama, Tuan Guru Syekh H. Ismail Royan mengatakan Perjalanan panjang Syekh Abas di Kecamatan Kepenuhan 66 tahun lalu sampai hari ini, ajarannya  tambah banyak masyarakat mengamalkan tareqat naqsabandiayah.
Â
" Haul ini sebagai momentum untuk mengingatkan perjuangan Syekh Abbas dalam mengembangkan ajaran Islam, khususnya Tariqat Naqsabandiyah khususnya di Kecamatan Kepenuhan "Â
Â
Sementara itu, Mantan Bupati Rohul 2 Periode 2006-2016 Drs H. Achmad M.Si mengajak jama'ah suluk Tareqat Naqsabandiyah untuk mengamalkan ajaran yang sudah di ajarkan Syekh Abbas, sehingga Allah SWT memberikan hidayah dalam setiap amalan.
Â
Pembina Tareqat Naqsabandiyah Rokan Huku itu mengajak umat islam untuk bersatu, karena dengan umat bersatu dampaknya memberikan kekuatan yang luar biasa bagi umat islam dalam memperjuangkan agama Allah.
Â
" umat Islam harus bersatu, dengan adanya persatuan kita memiliki kekuatan yang besar, contohnya dalam Pilkada DKI, Meski pun Ahok memiliki dukungan dan modal yang besar, itu bisa dikalahkan ketika umat islam bersatu " kata Achmad
Â
Sementara itu Plt Bupati Rohul yang diwakili Staf Ahlinya DR. H Dipendri S.Pd MM dalam sambutannya menyampaikan, para tuan guru da khalifah pada zaman duku sudah mengamalkan zikir dan syariat islam sebagai simbol-simbol dan ruh keagamaan di Kabupaten Rokan Hulu.
Â
Dipendri mengakui, salah satu manfaat dari tariqat dan zikir umat islam selalu diberikan kemudahan dalam dalam segala urusan.
Â
" wujud dari zikir ini kita harapkan juga dipermudahkan segala urusan Pak Suparman dalam mengaktifkan SK nya sebagai Bupati Rohul, karena dengan zikir kita selalu mengingat Allah SWT, supaya hajat kita dikabulkannya, inilah bentuk tareqat dan zikir kita berdoa kepada sang maha pencipta " harapnya.
Â
Dipendri berharap dalam peringatan Haul Syekh Abas,  umat Islam di Kabupaten Rokan Hulu bisa bertaqwa, jadi pengembangan keagamaan, para mursyid dan khalifah untuk dapat mengembangkan ajaran tareqat kepaa generasi penerus bangsa.
Â
Masih di tempat yang sama, Kakanwil Kemenag Riau Drs H. Ahmad Supardi Hasibuan MA 7mengatakan, jama'ah tarekat ini adalah orang-orang yang senantiasa berdzikir.
Â
"saya berharap supaya kegiatan ini tetap kita tingkatkan, melalui peringatan haul ini menjadi salah satu hikmah yang penting, bagaimana kita bisa meneladani kembali sifat-sifat perilaku-perilaku dan ibadah yang diajarkan oleh tuan Syekh Abas" kata Mantan Kemenag Rohul ini
Â
Ahmad Supardi menjelaskan, Dalam Al-quran sudah ditegaskan ulul albabnya tentang berpikir penciptaan alam raya dan perbanyak berdzikir kepada Allah SWT, jadi harus ada keseimbangan antara berfikir dan berzikir. (Hen)
EmoticonEmoticon