Ketua Kadin Rohul Resmi Dilantik, Plt Bupati Rohul Harapkan Sebagai Momentum Peningkatan Ekonomi Masyarakat

Ketua Kadin Rohul Resmi Dilantik, Plt Bupati Rohul Harapkan Sebagai Momentum Peningkatan Ekonomi Masyarakat

Ketua Kadin Rohul Resmi Dilantik, Plt Bupati Rohul Harapkan Sebagai Momentum Peningkatan Ekonomi Masyarakat

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Rokan Hulu memiliki peran dan fungsi yang sangat strategis, dalam rangka meningkatkan dan menumbuh kembangkan kegiatan perekonomian di daerah.

Melalui upaya mediasi dan pembinaan kepada para pelaku usaha serta menciptakan sinergi dengan kekuatan luar. Sehingga, terbuka peluang dan kesempatan berusaha, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kegiatan para pelaku usaha itu sendiri.

‘’ Kita berharap kedepan terbangunnya sinergitas antara Kadin dan pemerintah daerah, yang memberikan dampak positif terhadap peningkatakan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat Rohul,’’ungkap Plt Bupati Rohul H Sukiman kepada wartawan, Rabu (28/12), usai menghadiri acara pengukuhan Pengurus Kadin Kabupaten Rohul Periode 2016-2021 bertempat di Hotel Sapadia Rohul.

Pengurus Kadin Kabupaten Rohul tersebut dilantik secara langsung oleh Wakil Ketua Bidang Organisasi Kadin Provinsi Riau Frans Rizal. Hadir Forkopimda, Anggota DPRD Rohul M Sahril Topan ST, Para kepala dinas, badan dan kantor di lingkungan Pemkab Rohul, para Asosiasi profesi, pimpinan Perbankan, para pengusaha di Rokan Hulu.

Sukiman berharap Kadin dapat berkontribusi dalam meringankan beban pemerintah daerah tentunya dengan memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat.

‘’ Disadari atau tidak, kondisi para pelaku usaha kita saat ini masih banyak yang bergerak untuk tataran lokal, sehingga ada kesulitan untuk menembus pangsa pasar yang lebih luas. Karena itu, saya berharap Pengurus Kadin Rohul dapat bersama-sama dengan instansi terkait, mencari terobosan untuk membuka sekat-sekat yang menjadi hambatan bergeraknya peluang usaha yang lebih luas, baik terkait dengan jenis usaha maupun pangsa pasar itu sendiri,’’ tuturnya.

Ditegaskannya, Kadin sebagai mitra strategis pemerintah  untuk dapat mengembangkan program kerja terkait pengembangan dan percepatan ekonomi.

Maka itu, lanjut mantan Dandim Inhil itu, perlunya komunikasi yang baik, agar pembangunan didaerah semakin berkembang, dan program pemerintah tentang pengembangan ekonomi bisa dijalankan dengan cepat.

‘’ Kita berharap Kadin Rohul dalam menyusun program kerja bersinergi dengan pembangunan daerah, khususnya dibidang perdagangan komodity pertanian, Perkebunan, Perikanan, kehutanan dan lingkungan hidup. Saya yakin Ketua Kadin Rohul Evi Juliana SE MM beeserta pengurus Lainnya dapat memajukan ekonomi masyarakat Rohul,’’ sebutnya.   

Wabup Rohul itu mengatakan, dengan terbangunnya sinergitas program pembangunan, dapat meningkatkan tarap hidup masyarakat. Mari kita tingkatkan ekonomi produktif dan meningkatkan ekonomi mikro menjadi Makro ini kita ciptakan dalam upaya peningkatan PAD Rohul.                             

Sementara itu, Ketua Kadin Rohul Evi Juliana SE MM kepada wartawan, Rabu (28/12) menyebutkan, Pengurus Kadin Rohul komitmen dan membangun sinergitas dengan pemerintah  daerah dalam rangka memajukan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Rohul.

Sebagai organisasi pengusaha, akan melaksanakan fungsinyasebagai fasilitator, koordinator dan mitra usaha pemerintah. Dalam rangka mendorong peningkatan perekonomian di daerah. Tentunya kepada pemerintah Daerah dapat memprioritaskan pembangunan infrastruktur agar mempermudah akses pelaku usaha dalam mengembangkan bisnisnya. (Adv/Humas)

Peringatan Hari Ibu Tingkat Kecamatan Kepenuhan, Ketua GOW Rohul Minta Kaum Ibu Berkontribusi Membangun Daerah

Peringatan Hari Ibu Tingkat Kecamatan Kepenuhan, Ketua GOW Rohul Minta Kaum Ibu Berkontribusi Membangun Daerah

Peringatan Hari Ibu Tingkat Kecamatan Kepenuhan, Ketua GOW Rohul Minta Kaum Ibu Berkontribusi Membangun Daerah

Kepenuhan (Rokanhulu.com) - Puncak Peringatan Hari Ibu ke 88 tingkat Kecamatan Kepenuhan, Rabu (28/12/2016) berlangsung meriah dengan menggelar berbagai lomba yang di ikuti oleh kaum ibu dari perwakilan Tim Penggerak PKK Kecamatan, PKK Kelurahan, Desa se Kecamatan Kepenuhan.

Puncak Hari Ibu yang dipusatkan di Lapangan Muspika Kepenuhan tersebut dihadiri Ketua GOW Rohul Hj Peni Herawati Sukiman, Camat Kepenuhan Roecko Roeandra SSTP, Upika Kepenuhan, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Kepenuhan Dina Nelmasari SE MSi Ak, Para Kepala Desa, Lurah, Ibu Bhayangkari Kepenuhan  dan ratusan masyarakat Kecamatan Kepenuhan.

Ketua GOW Rohul Hj Peni Herawati Sukiman dalam sambutannya menyatakan, peringatan Hari Ibu ke 88 tingkat Kecamatan Kepenuhan ini dapat dijadikan momentum intropeksi diri bagi kaum laki-laki. Karena peran ibu sangatlah besar didalam keluarga, baik untuk suami, anak dan lingkungan sosial.

Menurutnya, berbagai perlombaan yang digelar dan di ikuti kaum ibu di Kecamatan Kepenuhan, dapat dijadikan sebagai ajang silaturrahim antar sesame kaum wanita.

‘’ Kaum ibu di Rokan Hulu khususnya Kecamatan Kepenuhan telah bangkit untuk turut serta berperan aktif mengisi pembangunan di daerah. Negara kita telah mencetuskan kesetaraan hak asasi manusia antara perempuan dan laki-laki untuk bisa mengemban tugas mewujudkan Indonesia makmur dan sejahtera,’’ jelasnya.

Peni mengatakan, kaum ibu mampu menjadi motor penggerak perubahan untuk kemajuan pembangunan. Serta  sadar dan memahami akan hak dan kewajiban yang sama dengan laki-laki.

‘’ Peran seorang istri tentu bisa mempengaruhi langkah yang ditempuh oleh suami dalam kiprahnya. Baik itu  dalam peningkatan ekonomi dan martabat keluarga sendiri, hingga berkaitan dengan masyarakat umum,’’ tuturnya.

Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Rohul itu mengharapkan kaum perempuan untuk lebih mengembangkan potensi diri dan berpikir maju. Karena itu, kepada pemangku kepentingan, agar komitmen untuk memberikan perhatian dan porsi seimbang terhadap peran kaum ibu.

Sementara itu masih ditempat yang sama, Camat Kepenuhan Roecko Roeandra SSTP mengatakan, momentum peringatan Hari Ibu ke 88 tingkat kecamatan Kepenuhan, dapat menghargai jasa para kaum ibu yang dulunya berjuang maupun tokoh perempuan.

Selain membangkitkan motivasi kaum ibu tergabung organisasi wanita, agar bisa lebih berperan dalam mengisi pembangunan nasional.  ‘’Kedepan dengan adanya program pemerintah daerah, kaum perempuan lebih berperan aktif dan memberikan kontribusi dalam meningkatkan pembangunan dan ekonomi,’’ tuturnya. (Ar/Rhc)

Sosialisasi Perempuan Bela Negara, Ketua IWAPI Rohul Nilai Peran Wanita Sebagai Simbol Perjuangan

Sosialisasi Perempuan Bela Negara, Ketua IWAPI Rohul Nilai Peran Wanita Sebagai Simbol Perjuangan

Sosialisasi Perempuan Bela Negara, Ketua IWAPI Rohul Nilai Peran Wanita Sebagai Simbol Perjuangan

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Hj. Hasmeri Yulinawati menyatakan, bahwa peranan perempuan dalam bela negara sejajar dengan laki-laki.

“Untuk bela negara, kebanyakan terekspose laki-laki selama ini," ucapnya , disela-sela sosialisasi Perempuan Bela Negara, yang ditaja Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Riau, di Pasir Pengaraian, Rabu (28/12/2016).

Tegasnya,  bahwa peranan perempuan sangat besar dalam mendidik generasi bangsa maupun negara, apalagi yang berkecimpung dalam organisasi, sehingga harus seimbang demi kemajuan.

“Dalam bela negara, peranan perempuan dimulai dari mendidik anak-anak, jadi didikan perempuan dimulai dari rumah,” sebut Hj. Hasmeri Yulinawati , yang akrab disapa Meme.

Dirinya berpsan ke seluruh anggota IWAPI Rohul, agar mendahulukan Rumah Tangga, baru kepentingan organisasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dalam rumah tangga.

“Bila tujuan lurus demi kemajuan organisasi,tentunya suami mengizinkan, Apalagi sekarang, Bupati Rohul mendukung kegiatan IWAPI,” sebutnya.

Sementara itu, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Syaiful Bahri yang mewakili Plt Bupati Rohul, H Sukiman, membuka secara resmi kegiatan sosialisasi Perempuan Bela Negara, yang diikuti peserta puluhan wanita, dari berbagai elemen dan oerganisasi di Rohul.

Syaiful dalam arahannya berpesan, bahwa peran seorang perempuan sangat penting dalam bela negara. Karena, seorang perempuan atau ibu memberikan pemahaman kepada anaknya, agar selalu bela negara.

“Sehingga, perlu dilakukan sosialsiasi ke seorang perempuan dan ibu, bahwa pentingnya bela negera selama ini yang identik dilakukan kaum pria. Bila saja ibu tidak mau atau tidak sadar bela negara, maka bisa-bisa anaknya tidak sadar bela negara,” jelas Syaiful.

Juga berharap, seluruh peserta bisa ikuti sosialisasi dengan sungguh-sungguh karena peran perempuan sangat penting bagi negara. (Ar/Rhc)

Hasil Operasi Pekat Satpol PP Rohul 2016, 39 Warung Remang-Remang dan 68 Wanita Penghibur Ditertibkan

Hasil Operasi Pekat Satpol PP Rohul 2016, 39 Warung Remang-Remang dan 68 Wanita Penghibur Ditertibkan

Hasil Operasi Pekat Satpol PP Rohul 2016, 39 Warung Remang-Remang dan 68 Wanita Penghibur Ditertibkan

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Pembrantasan Penyakit Masyarakat (Pekat) menjadi fokus utama, Kerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) selama tahun 2016. Terbukti, selama 2016 ini, Satpol PP telah berhasil menertibkan sebanyak 39 Warung Remang-Remang dan 68 wanita terjaring Razia. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Drs.Yusri Msi menjelaskan, Penertiban Warung Remang-Remang yang dilakukan Satpol PP rohul tahun 2016 ini, difokuskan di Kecamatan Rambah, serta daerah yang dilaporkan masyarakat banyak terdapat tempat maksiat. Hal itu sesuai dengan Instruksi dari Bupati Rokan Hulu untuk menjadikan Kecamatan Rambah sebagai daerah wisata sehat di Kabupaten Rokan Hulu. " Tahun  ini, satpol PP telah melakukan MOU dengan Polres, TNI dan instansi terkait untuk menertibkan pekat, sesuai perintah Bupati Rohul,  menertibkan  tempat hiburan malam khususnya di kecamatan Rambah" tuturnya. Mantan Kadisdukcapil Rohul ini menjelaskan, dalam operasi pekat ini, juga terjaering 68 Wanita penghibur, Puluhan perangkat Sound Sistem, serta ratusan botol minuman keras berbagai jenis di 39 warung remang-remang. Para pemilik kafe dan wanita penghibur, kemudian diwajibkan menandatangani surat pernyataan, untuk berhenti total dari aktivitas usahanya. Namun dari 39 pemilik Kafe, hanya 31 pemilik kafe yang menandatangani surat pernyataan tersebut. " Para pemilik kafe yang menandatangani surat pernyataan berhenti total,  peralatan sound sistemnya kita  kembalikan, dengan konsekuensi jika terjaring lagi maka sound sistem tersebut tidak lagi dikembalikan, sementara 8 pemilik yang tidak bersedia menandatangani surat pernyataan, akan diproeses hingga ke pengadilan" jelasnya. Diakuinya, dari operasi pekat yang rutin dilakukan selama setahun ini telah berhasil menekan jumlah warung remang-remang di kecamatan rambah hingga 90 persen. Yusri mengaku giat operasi pekat ini akan terus dilakukan pada awal tahun nanti sehingga tahun 2017, Kecamatan Rambah bebas dari tempat maksiat. "Alhamdulilah berkat upaya dan konsistensi kita, saat ini warung remang-remang di kecamatan rambah, tinggal 10 persen, tahun 2017 mendatang, kita tidak ada lagi peringatan, kita  akan melakukan tindakan penertiban langsung sehingga 2017 nanti, Kecamatan Rambah Zero warung reman-remang" harapnya. Disinggung terkait adanya oknum Satpol PP Rohul, yang diduga membekengi tempat hiburan malam, sehingga ada anggapan Razia pekat dilakukan tebang pilih, Yusri membantah hal itu. Dia menegaskan, Razia dilakukan tegas, merata dan tidak tebang pilih. Namun jika memang ada oknum Satpol PP, yang membekengi usaha warung remang-remang, yusri mengharapkan masyarakat segera melaporkan, sehingga bisa menjadi bahan bagi dirinya untuk membersihkan internalnya. " Kita siap menerima laporan, Jika ada Oknum Satpol PP yang membeking warung remang-remang segera laporkan, jika terbukti, oknum tersebut akan kita berhentikan" tegasnya. (Ar/Rhc)

Buka Rakornis BPD, Asisten II Minta Desa Hindari Penyalahgunaan Anggaran

Buka Rakornis BPD, Asisten II Minta Desa Hindari Penyalahgunaan Anggaran

Buka Rakornis BPD, Asisten II Minta Desa Hindari Penyalahgunaan Anggaran

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Seluruh Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Rokan Hulu(Rohul), diingatkan agar tidak mencoba bermain dengan Dana Desa (DD), baik ya g bersumber dari APBN, APBD I juga APBD II.

Imbauan itu disampaikan Asisten Bidang ekonomi Pembangunan Syaiful Bahri, yang mewakili Plt Bupati Rohul, H Sukiman, Selasa (27/12/2016), saat membuka rapat kerja teknis (Rakornis) Perangkat Desa serta BPD se-Kecamatan Kabun di Hotel Sapadia Rohul.

Terang Syaiful Bahri, mulai tahun 2015 dan 2016, DD baik bersumber dari APBN,APBD I dan APBD suah cukup banyak dikucurkan ke desa-desa di Rohul, yang jumlahnya mencapai Rp 1,5 miliar.

“Diharapkan penggunaan DD tersebut sudah diatur di APBDes desa masing-masing, sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) setiap kegiatan, dan itulah yang menjadi Pedoman untuk penggunaan dana DD tersebut,” imbaunya.

Kemudian dirinya juga meminta, agar seluruh Kades bisa menggunakan dana seperti yang tertuang di APBDes, sesuai dengan RAB yang ditetapkan. Kemudian, siapa Kades yang salah menggunakan dana tersebut maka akan berurusan dengan hukum.

“Selama ini sudah banyak Kades yang masuk penjara, akibat salah gunakan dana ADD,” sebutnya.

Sedangkan, Camat Kabun Rohul Zulhendri S,sos usai pembukaan Rakoornis mengatakan, legiatan Rakoornis yang dilaksnakan selama tiga hari, bertujuan memberikan pemahaman kepada Kades untuk merealisasikan DD baik yang bersumber dari APBN,APBD II juga APBD I.Karena, masih ada sejumkah Kades yang belum mengerti membuat SPj DD.

Kemudian, sesuai dengan RAB masing-masing desa dengan mengadakan sosialisasi penggunaan DD, dan pihaknya membentuk Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD), untuk membuat kegiatan Rakoornis, dengan melibatkan Kades, Sekdes, BPD, TPA, serta perangkat Desa lainnya.

Di Rakornis tersbut, juga disampaikan kiat-kiat dalam merealisasikan DD ,  sesuai dengan APBDes desa masing-masing.

’’Dengan dilakukannnya Rakoornis kita berhadap, kedepannya tidak ada lagi Kades yang tidak mampu merealisasikan DD,’’ katanya.

Zulhendri berharap, seluruh peserta yang ikut Rakoornis agar bersungguh-sungguh mengikuti rakoor tersebut,dan bagi yang tidak mengerti supaya ditanyakan ke Instruktur. Kemudian, agar setiap kegiatan di lapangan dapat dilaksanakan sesuai RAB yang disusun.

Kegiatan Rakornis, juga digelar pelatihan menjahit diikuti 30 peserta, dan pelatihan Rebana juga 60 warga dan kegiatan lainnya. (Ar/Rhc)

Selain Mengunjungi Islamic Centre, Bupati Solok Lakukan Silaturrahmi Dengan Plt Bupati Rohul

Selain Mengunjungi Islamic Centre, Bupati Solok Lakukan Silaturrahmi Dengan Plt Bupati Rohul

Selain Mengunjungi Islamic Centre, Bupati Solok Lakukan Silaturrahmi Dengan Plt Bupati Rohul

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Disela-sela kunjungannya ke Masjid Agung Nasional Ismauc Centre Rokan Hulu (Rohul), Bupati Solok Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Yulfadri Nurdin, SH, bersama rombongan sempatkan silaturrahmi dengan Plt Bupati Rohul, H Sukiman, Selasa (27/12/2016) sore.

Plt Bupati Rohul, H Sukiman, langsung menerima kadatangan Bupati Solok, di ruang kerjanya. Keduanya terlihat akrab bercengkrama, dan berbincang baik mengenai Masjid Agung Nasional Rohul termasuk program pembangunan di Rohul Negeri Seribu Suluk.

“Kedatangan Bupati Solok, mereka hanya berkunjung ke Masjid Agung Nasional Rohul, sekaligus ingin bersilaturrahmi dengan saya. Dari pertemuan itu, hanya bincang biasa, terkait kegiatan pemerintahan di masing-masing daerah saja, termasuk mengenai konsep keberadaan Masjid Agung Nasional Rohul yang kini sudah jadi ikon dan kebanggaan masyarakat Rohul, dan sudah dikenal masyarakat luas di Indonesia termasuk dari Sumbar,” kata Plt  Bupati, H Sukiman.

Diakui seorang staff Bupati Solok yang ikut dalam rombongan mengaku, mereka datang sekitar 6 orang, dengan mengendari mobil dinas Bupati Solok. Bupati Solok sendiri, datang ke Rohul ingin melihat dari dekat Masjid Agung Nasional Rohul yang kini jadi perbincangan masyarakat, atas kemegahannya serta keindahannya.

Sekitar setengah jam berbincang-bincang dengan Plt Bupati Rohul di ruang kerja kantor Bupati Rohul, Bupati Solok dan rombongan, kemudian dipandu Staff Ahli Bupati, H Difendri yang juga pengurus Masjid Agung Nasional Rohul, kemudian membawa rombongan Bupati Solok untuk melihat Masjid Agung Nasional Rohul baik tempat ibadah utama, termasuk fasilitas pendukung lainnya yang ada di masjid Agung tersebut. (Adv/Humas)

Berkunjung ke Masjid Agung Nasional Rohul

Bupati Solok Silaturrahmi Dengan Plt Bupati Rohul

 

PASIR PANGARAIAN- Disela-sela kunjungannya ke Masjid Agung Nasional Ismauc Centre Rokan Hulu (Rohul), Bupati Solok Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Yulfadri Nurdin, SH, bersama rombongan sempatkan silaturrahmi dengan Plt Bupati Rohul, H Sukiman, Selasa (27/12/2016) sore.

 

Plt Bupati Rohul, H Sukiman, langsung menerima kadatangan Bupati Solok, di ruang kerjanya. Keduanya terlihat akrab bercengkrama, dan berbincang baik mengenai Masjid Agung Nasional Rohul termasuk program pembangunan di Rohul Negeri Seribu Suluk.

 

“Kedatangan Bupati Solok, mereka hanya berkunjung ke Masjid Agung Nasional Rohul, sekaligus ingin bersilaturrahmi dengan saya. Dari pertemuan itu, hanya bincang biasa, terkait kegiatan pemerintahan di masing-masing daerah saja, termasuk mengenai konsep keberadaan Masjid Agung Nasional Rohul yang kini sudah jadi ikon dan kebanggaan masyarakat Rohul, dan sudah dikenal masyarakat luas di Indonesia termasuk dari Sumbar,” kata Plt  Bupati, H Sukiman.

 

Diakui seorang staff Bupati Solok yang ikut dalam rombongan mengaku, mereka datang sekitar 6 orang, dengan mengendari mobil dinas Bupati Solok. Bupati Solok sendiri, datang ke Rohul ingin melihat dari dekat Masjid Agung Nasional Rohul yang kini jadi perbincangan masyarakat, atas kemegahannya serta keindahannya.

 

Sekitar setengah jam berbincang-bincang dengan Plt Bupati Rohul di ruang kerja kantor Bupati Rohul, Bupati Solok dan rombongan, kemudian dipandu Staff Ahli Bupati, H Difendri yang juga pengurus Masjid Agung Nasional Rohul, kemudian membawa rombongan Bupati Solok untuk melihat Masjid Agung Nasional Rohul baik tempat ibadah utama, termasuk fasilitas pendukung lainnya yang ada di masjid Agung tersebut. (Hendra)

 

Klik di sini untuk Balas, Balas ke semua, atau Teruskan
14,81 GB (98%) dari kuota 15 GB telah digunakan
Aktivitas akun terakhir: 1 jam yang lalu
Detail
3 lainnya
Foto profil ferisilalahi. @gmail. com
ferisilalahi. @gmail. com
Teman
Foto terkini
Lihat foto dalam pesan
Antisipasi Penyalahgunaan Anggaran, BKAD Tambusai Utara Gelar Bimtek Pengelolaan Keuangan Desa

Antisipasi Penyalahgunaan Anggaran, BKAD Tambusai Utara Gelar Bimtek Pengelolaan Keuangan Desa

Antisipasi Penyalahgunaan Anggaran, BKAD Tambusai Utara Gelar Bimtek Pengelolaan Keuangan Desa

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) â€" Untuk meningkatkan pemahaman, pengetahuan dan kapabilitas perangkat desa dalam mengelola keuangan desa, Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Tambusai Utara menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Keuangan Desa dan Penyusunan Peraturan Desa bagi Sekdes, Bendahara, Kades dan BPD Se Kecamatan Tambusai Utara, di Hotel Sapadia Pasir Pengaraian, Selasa (20/12/2016). Dalam Bimtek tersebut diikuti sebanyak 11 Desa yang ada di Kecamatan Tambusai Utara yang wajib diikuti oleh Kepala Desa, BPD, Sekretaris Desa dan Bendahara Desa, Selain itu juga diikuti para Pendamping Desa dan Kecamatan. Bimtek pengelolaan keuangan desa tahap kedua tahun 2016 ini juga akan diikuti Kepala Desa dan BPD.  Pada kesempatan itu Ketua Panitia yang juga Ketua BKAD Tambusai Utara Sariman Siregar dalam sambutannya menyampaikan, pelaksanaan Bimtek tersebut dilaksanakan rutin setiap tahunnya sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkkan. Materi pelaksananaan Bimtek tersebut untuk memberikan pemahaman regulasi tentang pengelolaan keuangan desa. “ Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalitas para perangkat desa seperti bendahara dan sekretaris desa dalam pengelolaan keuangan desa, karena banyak aturan-aturan yang harus dipahami oleh perangkat desa “ kata Sariman Lebih lanjut, Sariman menjelaskan pelaksanaan Bimtek sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) Kepala Desa yang sudah direncanakan pada tahun 2015 lalu dan dibentuk Badan Kerjasama Antar Desa untuk melakukan kegiatan yang berhubungan dengan pembangunan didesa. “ BKAD inikan lahir sesuai dengan UU Nomor 6 Tahun 2016 tentang Desa, yang mempunyai tugas dan wewenang yang melakukan koordinasi diberbagai bidang, seperti bidang pembangunan antar desa, keamanan, pengelolaan sumber daya alam antar desa “ jelas Sariman Sariman mengakui banyak manfaat dilakukannya bimtek tersebut dapat memberikan pemahaman kepada TPK tentang standar-standar pembangunan dan pola-pola RAB yang semestinya dilaksanakan oleh desa mesti dipahami secara baik dan harus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan BPMPD dan Inspektorat agar terhindar kesalahan-kesalahan dalam penggunaan dana desa. Sementara itu masih ditempat yang sama, Camat Tambusai Utara Gorneng S.Sos mengatakan bimtek tentang pengelolaan keuangan desa dilaksanakan karena ada regulasi baru yang mengatur bahwa kegiatan mulai dari perencanaan, verifkasi, pelaksanaan dan evaluasi tidak diserahkan ke Kabupaten melainkan menjadi tanggungjawab kecamatan. “ sesuai regulasi tahun 2016 ini sudah diserahkan di kecamatan, jadi kita tidak mau para pelaksanaan anggaran ini terjebak dalam kesalahan-kesalahan dalam penggunaan dana desa, karena kucuran dana desa ini cukup besar “ jelas Gorneng Agar tidak terjadi kesalahan-kesalahan dalam menggunakan dana desa, Gorneng mengakui selalu memberikan pemahaman terhadap perangkat desa sehingga tidak terjebak dengan regulasi-regulasi dan tidak menjadi masalah dikemudian hari. Apalagi saat ini pelaksanaan sudah dilakukan secara transparan mulai dari perencanaan hingga penganggaran.
“ saya harapkan kepada peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian bimtek ini, tanyakan informasi dan hal-hal yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan desa dan jangan malu-malu, inilah kesempatan kita untuk bertanya “ pungkasnya. (Hen/Rhc)
Komit Tegakkan Perda, Satpol PP Fokus Program Prioritas

Komit Tegakkan Perda, Satpol PP Fokus Program Prioritas

Komit Tegakkan Perda, Satpol PP Fokus Program Prioritas

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) Kabupaten Rokan Hulu sebagai aparat pemerintah daerah dalam penegakan Perda dan penyelenggaraan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat.

Dalam melaksanakan tupoksinya, bertanggungjawab dalam hal menegakkan produk hukum Pemerintah Kabupaten Rohul yang ada. ’’Untuk sementara kita fokus terhadap empat program prioritas, diantaranya penertiban warung remang-remang/kafe, izin mendirikan bangunan (IMB), tambang galian C, penertiban reklame yang melanggar Perda yang ada,’’ ungkap Kepala Satpol PP Rohul Drs H Yusri MSi kepada senin (19/12/2016), terkait pengawasan dan penegakan perda Kabupaten Rohul. Menurutnya, penertiban warung remang-remang tak berizin yang beroperasi di 16 kecamatan se Rohul, rutin dilakukan tanpa harus menetapkan jadwal dan waktunya. Upaya itu, dilakukan untuk mengurangi keberadaan warung remang-remang yang beroperasi di Rohul. Dengan tujuaan, agar masyarakat dapat melakukan kegiatannya dengan tenteram, tertib dan teratur, serta menjaga marwah Rokan Hulu yang dikenal dengan daerah yang dijuluki negeri seribu suluk. Sementara tiga program prioritas Satpol PP Rohul seperti penertiban rumah toko atau bangunan yang tak memiliki IMB, Tambang Galian C dan penertiban reklame yang memberikan dampak pada peningkatan penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) Rohul. ‘’Secara fungsional, setiap saat dan sepanjang tahun akan kita tertibkan. Kita himbau, pemilik warung remang-remang untuk menutup usahanya.

Bagi ruko atau gedung yang tak memiliki IMB, tambang galian C, pengusaha reklame yang tak berizin kita tertibkan sesuai dengan aturan ketentuan yang berlaku,’’ ujarnya. Mantan Kadisdukcapil Rohul itu menjelaskan, dalam dua pekan terakhir, Satpol PP Rohul melakukan razia pekat khususnya warung remang-remang yang beroperasi di Kecamatan Rambah, Ujung Batu, Tambusai Utara.

Dia berharap dengan adanya razia penertiban warung remang-remang memberikan efek jera kepada pemilik kafe atau wanita penghibur. ‘’ Kedepan, pemilik kafe danwanita  pelayan yang terjaring razia pekat, kita akan lanjutkan ke pengadilan sidang Tipiring. Sebab, sekarang Satpol PP Rohul memiliki 3 Penyidin Pegawai Negeri Sipil (PPNS). Bila sudah p21 melalui koordinasi Korwas Polres Rohul, kita lanjutkan ke persidangan. Sebelum ditertibkan, kita sudah surati pemilik warung remang-remang itu,’’ tuturnya.

Dia menambahkan, warung remang-remang, tidak seluruhnya menyiapkan wanita pelayan. Bahkan saat razia, keberadaan warung remang-remang tidak ada yang pulgar. ‘’Tapi bagaimanapun, keberadaan warung remang-remang yang beroperasi kita tertibkan, karena tidak ada izi dari Pemkab Rohul,’’ sebutnya. (Ar/Rhc)

Sekda Rohul Buka Seminar ‎Penanggulangan Kekerasan Terhadap Anak

Sekda Rohul Buka Seminar ‎Penanggulangan Kekerasan Terhadap Anak

Sekda Rohul Buka Seminar ‎Penanggulangan Kekerasan Terhadap Anak

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Dalam rangka peringatan hari ibu ke-88, Bahayangkari kabupaten Rokan Hulu (Rohul) bersama  ‎Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Rohul, menggelar seminar pengagulangan kekerasan terhadap perempuan dan anak, di Convention Hall Masjid Agung Nasional Islamic Center Pasir Pengaraian, Senin (19/12/2016).

Pada sambutanya ketua panitia Isabela Desi Wardani Yusup mengakui, seminar ini bertujuan untuk memberikan pemahaman bahwa kekerasan kepada perempuan dan anak merupakan perbuatan yang sangat keji dan bisa di pidanakan. "Jadi jika kita (Perempuan dan anak) menjadi korban kekerasan, segera laporkan kepihak berwenang, jangan takut, karena kita dilindungi," katanya. Dikatakannya, banyak kekerasan yang terjadi terhadap perempuan dan anak, namun si korban sendiri tidak mau melaporkan ke pihak yang berwenang, hal itu disebabkan karna adanya rasa takut dan ancaman dari si pelaku kekerasan. Untuk itulah melalui seminar ini, diharapkan bisa membuka pola pemikiran terhadap perempuan dan anak ‎termasuk kepada pelaku kekerasan. Sehingga ke depan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak bisa menurun.  "Ya memang korban kekerasan masih di dom‎inasi oleh kaum perempuan dan anak, namun tindak kekerasan juga bisa terjadi pada pria," imbuhnya. Ketua Bhayangkari Polres Rohul ini mengakui, penyebab terjadinya tindak kekerasan di dalam keluarga, karna kurangnya komunikasi atau Diskomunikasi, serta tidak pahamnya kewajiban satu sama lain. Dilanjutkanya, jika di dalam keluarga sudah tidak saling menghargai hak dan kewajiban masing-masing, maka kekerasan akan rentan terjadi, yang bisa-bisa berakhir di meja persidangan. "Ya kita cuman bisa memberikan saran, baik sang istri maupun suami, perbanyaklah komunikasi dan saling menghargai, karna dengan begitu maka hubungan akan terjalin dengan baik," imbuhnya. Sementara, Sekretaris daerah Rohul Ir. Damri Harun yang membuka secara langsung seminar tersebut, mengaku sangat mendukung kegiatan ini, terlebih menyangkut kekerasan terhadap perempuan dan anak. Menurutnya , kekerasan yang terjadi ‎di dalam keluarga, masih didominasi dengan faktor Ekonomi. Dimana faktor ekonomi sendiri juga terbagi menjadi dua, yakni ekonomi mapan dan kurang mapan. "Kalau kekerasan itu terjadi sebenernya sumbernya masih masalah ekonomi, kalau mapan dia mungkin jarang pulang kerumah, terjadinya perselingkuhan dan lainya, kalau kurang mapan mungkin banyak beban yang akan dipenuhi," jelasnya. Damri juga meminta, untuk ke depan, sebaiknya pesertanya pria, jangan hanya wanita, karna tindak kekerasan banyak dilakukan oleh pria. "Kita berharap, dengan adanya seminar ini, tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak bisa berkurang bahkan tidak ada lagi," pungkasnya. (Ar/Rhc).

Akhir 2016, Pemkab Rohul Wacanakan Bentuk Tim Saber Pungli

Akhir 2016, Pemkab Rohul Wacanakan Bentuk Tim Saber Pungli

Akhir 2016, Pemkab Rohul Wacanakan Bentuk Tim Saber Pungli

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Pasca diterapkannya program seiber pungli oleh presiden RI, Joko Widodo hingga saat ini pemerintah kabupaten Rokan hulu belum membentuk tim seiber pungli. Dengan belum adanya pembentukan tim seiber pungli dibidang pemerintahan rokan hulu tentu akan berdampak negatif kedepannya. Seketaris daerah Pemkab Rokan Hulu (Sekda) Ir. Damri Harun usai membuka rapat koordinasi dengan Camat, Lurah, dan Kepala Desa se rokan hulu  membenarkan jika saat ini Pemkab Rohul belum membentuk tim seiber pungli baik tingkat kabupaten, kecamatan maupun desa. " kita rencanakan akhir tahun 2016 ini tim seiber pungli Pemkab Rohul Sudah dibentuk, sehingga tidak ada lagi aktivitas yang namanya pungli atau pungutan liar. " Ucap Damri. Kita  himbau kepada seluruh intansi pemerintah baik camat, lurah,  dan kepala desa untuk tidak melakukan pungli, "  jika nanti ketahuan melakukan pungli akan menerima sanksi keras bahkan bisa diberhentikan tidak hormat " Tegas Damri. Pasalnya hampir seluruh intansi baik pemerintah maupun penegak hukum sudah mengikuti program seiber pungli yang disampaikan oleh presiden RI, Joko Widodo, untuk menghindari terjadinya aktivitas pungli. (Ar/Rhc)

Tiga Pria di Kabun Diciduk Polisi, Diduga Curi Suzuki Satria FU

Tiga Pria di Kabun Diciduk Polisi, Diduga Curi Suzuki Satria FU

Tiga Pria di Kabun Diciduk Polisi, Diduga Curi Suzuki Satria FU

Tandun (Rokanhulu.com) - Tiga pria berdomisili di Boncah Kesuma Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), diciduk personil polisi Polsek Tandun, Sabtu siang kemarin.

Ketiganya berinisial MBS alias Buyung (29), LH alias Hakim (29), dan MS alias Bagol (29), ditangkap aparat Polsek Tandun, diduga terlibat perkara pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), sebuah sepeda motor Suzuki Satria FU. Menurut pengakuan Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto melalui Paur Humas Polres IPDA Suheri Sitorus, ketiga warga Boncah Kesuma ditangkap berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/ 57/ XII/ 2016/ Riau/Res Rohul/ Sek.Tandun, tanggal 17 Desember 2016. “Tiga pria itu ditangkap, sesuai laporan Pahrozi (27) warga Desa Tandun Kecamatan Tandun,” terang IPDA Suheri, Minggu (18/12/2016) sore. Ungkapnya lagi, laporan korban Pahrozi, Satria FU miliknya hilang Jumat (16/12/2016) sekitar pukul 23.00 Wib di Desa Puo Raya Kecamatan Tandun. Kejadian baru dilaporkannya ke Polsek Tandun keesokan harinya. Dimana, ketiga pria terduga pelaku ditangkap setelah polisi menerima laporan dari abang korban, bahwa pada Sabtu kemarin sekira pukul 07.00 Wib, dan saksi melihat Satria FU milik adiknya, Nopol BM 6859 UC, sedang melintas di depan rumahnya. Peristiwa itu kemudian dilaporkan saksi ke Polsek Tandun, karena Suzuki FU milik adiknya bernomor mesin G420-ID -519176, dan nomor rangka MH8BG41CAAJ-458830, baru saja melintas, dibawa orang yang tidak dikenal. Dari informasi abang korban, anggota Polsek Tandun lalu menyelidi dan berhasil mengamankan ketiga pria sebagai terduga pelaku dari tempat berbeda.” Kemudian, tiga serta barang bukti Suzuki Satria FU sudah diamankan ke Mapolsek Tandun guna proses lebih lanjut,” ucap IPDA Suheri. (Ar/Rhc)

KM FEKON UPP Gelar Maulid Nabi, Alfa Syahputra : Mari Kita Teladani Akhlak Rasulullah

KM FEKON UPP Gelar Maulid Nabi, Alfa Syahputra : Mari Kita Teladani Akhlak Rasulullah

KM FEKON UPP Gelar Maulid Nabi, Alfa Syahputra : Mari Kita Teladani Akhlak Rasulullah

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Keluarga Mahasiswa (KM) Fakultas Mahasiswa Universitas Pasir Pengaraian (UPP) yang Terdiri dari DPM FEKON UPP, BEM FEKON UPP, HIMA MANAJEMEN, HIMA AKUNTANSI UPP Fekon UPP dan SEGA Fekon UPP memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW dengan tema " Melalui Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Kita Teladani Akhlak dan Kepemimpinannya dalam Kehidupan Sehari hari ", dengan Mendatangkan Penceramah Kondang Dari Kepenuhan Ustad Junaidi . Rabu (14/12/2016).

Peringatan Maulid yang dilaksanakan di Aula Universitas Pasir Pengaraian ini dihadiri Ratusan mahasiswa Universitas Pasir Pengaraian, Pembantu Rektor I Revy Anthony, Bidang Kemahasiswaan Universitas Pasir Lufita Nur Alfiah yang Terdiri dari 6 Fakultas dan Satu Prodi di UPP , Dekan Fakuktas Ekonomi Universitas Pasir Pengaraian Yulfita Aini, LPPM  Universitas Pasir Pengaraian Hidayat Rangkuti, dosen Manajemen Fekon UPP Purwontoro , Dosen Akuntansi Fekon UPP, Zulkarnain dan Beberapa Pengurus Organisasi Fakultas Ekonomi  UPP dan Serta UKM yang ada di Universitas Pasir Pengaraian.

Dalam laporannya Fitriani selaku ketua panitia sangat berterima kasih kepada panitia dan para undangan yang hadir dan kepada panitia sehingga kegiatan ini bisa berlangsung dengan hidmat.

Ketua BEM FEKON UPP Alfa Syahputra dalam sambutannya, Alhamdulillah program dalam hal ini terlaksana dengan baik. Dan Perlu Kita Apresiasi dan Kita Ucapkan Kepada Panitia Yang Telah Bekerja sama Dalam Melaksanakan Acara Maulid nabi Muhammad SAW ini. 

"Semoga kegiatan-kegiatan selanjutnya akan terlaksana dan lebih besar lagi dan saya harap agar pengurus akan selalu solid," ujar Alfa

Lebh Lanjut Alfa menambahkan, Dalam momentum peringatan maulid nabi mengajak seluruh keluarga mahasiswa UPP  untuk meneladani Sifat Rasullulah Baik Perkataan , Perbuatan dalam kehidupan Sehari - hari .

Hal senada di ungkapkan pembantu Rektor I Universitas Pasir Revy Anthony sangat mengapresiasi kegiatan peringatan maulid ini."Saya tantang kembali kepada mahasiswa untuk mengadakan program kerja yang lebih besar dan meriah guna kebesaran Universitas .

Ia berharap kepada pengurus BEM Fekon UPP agar semuanya solid ketika melaksanakan kegiatan dan meminta kepada mahasiswa agar turut andil dalam sosialisasi Universitas Pasir untuk merekrut calon mahasiswa-mahasiswa Baru. (Alfa/Hen/Rhc)

Penutupan Festival Benteng Tuanku Tambusai Dimeriahkan Drama Kolosal Dan Ratik Togak

Penutupan Festival Benteng Tuanku Tambusai Dimeriahkan Drama Kolosal Dan Ratik Togak

Penutupan Festival Benteng Tuanku Tambusai Dimeriahkan Drama Kolosal Dan Ratik Togak

Tambusai (Rokanhulu.com) - Festival Tuanku Tambusai, Senin (12/12/2016) malam Resmi ditutup Plt Bupati Rokan Hulu (Rohul) H.Sukiman, di kawasan cagar budaya Benteng Tuanku Tambusai, kelurahan Tambusai Barat, Kecamatan Tambusai.  Ratik Togak, dan tampilan Drama Kolosal Perjuangan tuanku tambusai, mewarnai kemeriahan dan kekhidmat festival ini.

Hadir dalam Kegiatan tersebut, Anggota DPRD Riau Syamsurizal ST.MT, Sekdakab Rohul Ir. Damri Harun, Ketua LAMR Riau Al-Azhar, Kepala Dinas Badan Dan Kantor di lingkungan Pemkab Rohul, Tokoh adat, Budaya, tokoh agama Serta Ratusan Masyarakat.

Rangkaian Kegiatan Penutupan Festival Benteng Tuanku Tambusai di buka pembaca puisi dari seniman Samson Pasir rambah berjudul“ nyanyian tanah pesisir”.  Suasana Kemudian heninng ketika puluhan mursyd, tuan guru dan kalifah mengelar rangkaian ratik togak. Ratik togak sendiri merupakan  salah satu rangkaian ibadah zikir yang dilakukan  orang-orang suluk penganut Tareqat.

Namun Berbeda dari zikir biasanya, ratik togak dilakukan dengan berdiri, serta membungkukan badan ke kiri dan kekanan secara berlawanan selama berjam-jam. Anehnya meski berdiri dan berzikir dalam waktu yang lama, orang yang melaksanakan ratik togak, tidak mersakan lelah sedikitpun. Para penganut tareqat percaya, ratik togak dapat menambah kekusukan mereka menyebut asma allah SWT.

Penutupan festival benteng tuanku tambusai semakin meriah, dengan tampilan Drama Kolosal perjuangan tuanku tambusai, dalam melawan penjajah belanda. Drama kolosal Dari Siswa siswi SMAN 1 Tambusai ini cukup memukau  Para penoton, yang memadati lereng dinding benteng tujuh lapis. Para penoton serta tamu yang hadir,  serasa di hipnotis dan dibawa kembali pada masa-masa perjuangan tuanku tambusai.

Usai menyaksikan pertunjukan dalam festival benteng tuanku tambusai, Plt Bupati Rohul H.Sukiman memberikan  apresiasi terhadap  kegiatan yang ditaja Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Provinsi Riau ini. Menurutnya, kegiatan yang baru pertama kali digelar di rokan hulu ini, sangat positif,  untuk mengingatkan kembali pada genarasi muda,  untuk meneladani nilai-nilai kejuangan dan patriotisme pahlawan tuanku tambusai. Dia berharap,  kegiatan ini kedepan, dapat dibuat lebih besar lagi dan dikemas lebih baik lagi

" kegiatan ini sangat positf,  selama ini anak muda kita tidak mengenal perjuangan para pahlawan khusunya di daerah kita, yang semestinya itu harus kita ingat dan meneladaninya, untuk itu, kedepan event ini akan menjadi event tahunan, kita siap  bersama pemprov riau dan Pemerintah pusat “ harpnya.

Sementara itu,  Ketua LAMR Riau yang juga ketua panitia festival benteng tuanku tambusai,  Al-Azhar menyebutkan,  dari pelaksanaan festival ini ada dua point penting yang ini di tanamkan kepada generasi muda.  Pertama,  mengaktualisasi nilai kepahlawan , patriotisme serta cinta tanah air,  pada generasi muda, sehingga mereka terhindar dari pengaruh buruk lingkungan.  

Point penting kedua lanjut Al-azhar, festival ini diharapkan dapat menggugah kembali kepedulian semua masyarakat rokan hulu,  dan juga pemerintah,  untuk melesatrikan situs benteng tujuh lapis, yang di wariskan oleh Tuanku Tambusai, yang selama berates tahun seolah-olah terabaikan.   

“ kita terkadang malu, pahlawan sebesar tuanku tambusai yang mewariskan benteng,  yang pada zamanya, menurut para peneliti, adalah benteng terbaik dan terkokoh yang di ciptakan pribumi pada masanya. selama ratusan tahun, sejak ditinggalkan tuanku tambusai,  benteng  ini seperti terlantar dan terabaikan”

“ padahal  almarhum tuanku tambusai mempeterharukan nyawanya untuk membela harkat bartabat marwah dan harga diri bangsa ini, kita memilihara benteng ini saja kok tak bisa, untuk itu ini merupakan hutang kita pada beliau, agar peninggalanya  menjadi situs agar generasi muda tidak melupakan sejarah, agar warisan yang ditinggalkan oleh orang iklhas dari masa lampau mari kita pelihara untuk apapun manfaatnya" imbuh putra asli dalu-dalu kecamatan tambusai itu.

Ditambahkanya  Pemerintah serta masyarakat Tambusai sepakat untuk menjadikan festival  benteng Tuanku Tambusai ini, sebagai event tahunan provinsi dan kabupaten. Dia berharap, melalui event ini, kedepan masyarakat rokan hulu, dapat memilhara nilai luhur para pahlawan sehingga timbul rasa bangga dan keingginan untuk mewarisi semangat patriotic dan keikhlasan tuanku tambusai. (Ar/Rhc)

Benteng Tuanku Tambusai  Bakal Dijadikan Museum Situs Dan Cagar Budaya

Benteng Tuanku Tambusai Bakal Dijadikan Museum Situs Dan Cagar Budaya

Benteng Tuanku Tambusai Bakal Dijadikan Museum Situs Dan Cagar Budaya

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Ketua LAMR Provinsi Riau, yang juga Tokoh Masyarakat Tambusai Al-Azhar mengharapkan, Benteng Tuanku Tambusai (Benteng 7 Lapis) yang berada di keluarahan Tambusai Barat, kecamatan tambusai, kabupaten Rokan Hulu (Rohul)  kedepan dapat menjadi Museum situs.

Menurut Al-Azhar, dirinya mengucapkan terimakasih terhadap Gubernur Riau Arsyad Juliandi Rachman, yang menyatakan komitmenya menjadikan cagar budaya benteng tuanku tambusai, sebagai destinasi wisata budaya dan sejarah di provinsi riau dan juga rokan hulu.  Untuk mewujudkan hal itu, lanjutnya, Pemprov Riau kedepan akan melakukan revitalisasi terhadap kawasan benteng tujuh lapis ini.

Meski belum ada belum ada pembacaan secara kongkret terkait reviltilsasi situs cagar budaya tersebut, Al Azhar membayangkan, situs cagar budaya benteng tuanku tambusai ini kedepan akan menjadi museum situs. Yang tidak hanya menyimpan benda-benda purbakala  tetapi juga memilihara situs bangunan peninggalan tuanku tambusai.

“ orang yang berkunjung kesini akan memperoeh informasi lengkap dari keadaan benteng yang akan dipugar seperti aslinya, nantinya seluruh pengunjung bisa menyaksikan dan merasakan suasana pada masa lalu, dan yang terpenting setelah berkunjung kesini akan membangkitkan kebanggaan semua orang,  bahwa kita memiliki sejarah masa lalu yang besar, setelah itu kita harap, akan timbul keinginan untuk mewarisi sejarah itu ” ungkapnya.

Rencana Menjadikan Cagar budaya Benteng Tuanku tambusai sebagai museum situs juga mendapat dukungan dari  Anggota DPRD Provinsi Riau H. Syamsurizal ST.MT. pria yang juga merupakan putra asli Dalu-dalu Tambusai ini menyatakan dirinya bersama 5 Anggota DPRD Provinsi Riau Asal Rohul lainya, terus berupaya untuk mendorong Pemprov Riau dapat mewujudkan hal itu.

Hasil perjuangan itu akhirnya terwujud dengan di anggarkanya anggaran penelitian zona inti benteng yang kono sudah berdiri sejak tahun 1832 tersebut. adanya penelitian ini nantinya diharapkan dapat mengungkap sejarah sebenarnya benteng tuanku tambusai ini untuk kemudian dilakukan pemugaran di kawasan benteng.  

"Mudahan-mudahan tahun 2017, penelitian zona inti benteng yang dilakukan balai cagar budaya batusangkar dapat dilakukan, sehingga kedepanya kita bisa melakukan revitalisasi terhadap benteng tujuh lapis ini" tutur syamsurizal.

Sebelumnya, Gubernur Riau Arsyad Juliandi Rahman saat membuka festival benteng Tuanku tambusai, menyatakan, Benteng Tuanku tambusai meruapkan salah satu situs budaya, yang menjadi bukti kongret tingginya nilai budaya masyarakat terdahulu yang harus dilestarikan.  Untuk itu kedepan pemerintah provinsi riau akan melakukan revitalisasi terhadap situs ini, serta melakukan penelitian terhadap  Zona Inti situs ini.

Selain berjanji merevetlisasi kawasan benteng Tuanku tambusai, Gubri juga berjanji  membangun fasilitas Diorama di  Desa talikumain Kecamatan Tambusai. Fasilitas diorama ini, nantinya akan memberikan informasi kepada pengunjung bagaimana sesungguhnya sejarah perjuangan tuanku tambusai dalam mengusir penjajah belanda,  sehingga membawa para pengunjung seperti berada pada saat perjuangan tuanku tambusai dulu. (Ar/Rhc)

Dianugerahi Masjid Agung Percontohan Paripurna Terbaik I Nasional, Ketua Umum MAIC Rohul Terima Piala Dari Menteri Agama

Dianugerahi Masjid Agung Percontohan Paripurna Terbaik I Nasional, Ketua Umum MAIC Rohul Terima Piala Dari Menteri Agama

Dianugerahi Masjid Agung Percontohan Paripurna Terbaik I Nasional, Ketua Umum MAIC Rohul Terima Piala Dari Menteri Agama

Pasir Pengarian (Rokanhulu.com) â€" Setelah ditetapkan Masjid Agung Islamic Center (MAIC) Rokan Hulu (Rohul) sebagai Masjid Agung Percontohan Paripurna terbaik I Tingkat Nasional setelah dilakukan penilaian oleh Kementrian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) tahun 2015 lalu.

Sebagai bentuk apresiasi Pemerintah, Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin secara resmi menyerahkan Piala dan piagam penghargan kepada Masjid Agung Madani Islamic Center Rokan Hulu sebagai Masjid Agung Percontohan Paripurna I Tingkat Nasional Tahun 2015 yang diterima langsung oleh Ketua Umum Badan Pengelola Masjid Agung Islamic Center Rokan Hulu H. Zulyadaini, Di Grand Ballroom Hotel Lumire Jakarta, Selasa (13/12/2016).

Penganugerahan Masjid terbaik tingkat Nasional tersebut merupakan implementasi program Kementerian Agama Republik Indonesia menuju Masjid berkualitas dan modernisasi melalui Layanan Informasi Keagaman Berbasis Sistem Informasi Masjid (Simas).

Dalam acara tersebut dengan mengusung tema " Melalui Seminar, Penganugerahan Masjid Percontohan dan Launching 10 Nasional Masjid Tahun 2016 Dengan Mewujudkan Masjid Berkualitas Menuju Peradaban Dunia”.

Pada acara puncak Penganugerahan Masjid Terbaik itu Tampak juga dihadiri, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Perwakilan Pemkab Rohul, Plt Kemenag Rohul Zulkifli Syarif, Ketua I Badan Pengelola Masid Agung Isalmic Center Rohul H.Arif Reza Syah, Lc, Ketua II H. Rasmin Damri Lubis, Lc, Ketua III Drs. Syahrudin M.sy , Kepala Sekretariat Ir H zulkifli Said M.Si, Kabag Informasi, Dokemntasi dan Perpustakaan Husni Budiman serta Bidang Informasi, dokumentasi dan perputakaan M. Sulthonul Hakim dan pegurus MAIC lainnya.

Pada Kesempatan Itu, Ketua Umum Badan Pengelola MAIC Rohul H. Zulyadaini saat dihubungi Rokanhulu.com melalui telepon selulernya, Selasa (13/12/2016) sore mengatakan setelah menerima piala untuk kategori Masjid Agung Percontohan Paripurna I Tingkat Nasional Tahun 2015, diharapkannya bisa mempertahankan dan ditingkat lebih baik lagi kedepannya. Dengan adanya penghargaan dari Kemeterian Agama itu sebagai motivasi untuk melaksanakan program-program yang sudah ditetapkan.

“ alhamdulillah setelah menerima penghargaan dari Menteri Agama ini sebagai pemacu kita untuk menggalaKkan program-program yang telah ditetapkan, seperti memakmurkan masjid, memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, disamping tempat ibadah shalat lima waktu masjid juga sebagai tempat menyatukan umat dan sebagai aktivitas meningkatkan perekonomian masyarakat dan budaya “ jelas H. Zulyadaini

Dengan dianugerahkannya Masjid Agung Madani Islamic Center Rokan Hulu sebagai Masjid Agung Percontohan Paripurna terbaik I Tingkat Nasional Tahun 2015, H. Zulyadaini akan berupaya merangkul seluruh ummat dan masyaraat Rokan Hulu untuk mengembangkan masjid-masjid yang ada di Rokan Hulu seperti tata kelola dan manajemen masjid yang teratur.

“ masjid itukan sebagai masa depan umat islam, sebagaimana dikatakan Rosullullah, masjid itu tempat kita melaksanakan aktivitas kehidupan masyarakat baik untuk dunia maupun akhirat “ pungkasnya. (Hen/Rhc)

 

Buka Festival Benteng Tuanku Tambusai, Gubri Harapkan Jadi Event Wisata Tahunan

Buka Festival Benteng Tuanku Tambusai, Gubri Harapkan Jadi Event Wisata Tahunan

Buka Festival Benteng Tuanku Tambusai, Gubri Harapkan Jadi Event Wisata Tahunan

Tambusai (Rokanhulu.com) - Gubernur Riau, Ir. H. Arsyad Juliandi Rahman, Ahad (11/12/2016), membuka secara resmi festival Benteng Tuanku Tambusai, di kelurahan Tambusai tengah Kecamatan Tambusai. Festival yang digelar pemerintah Provinsi Riau selama dua hari ini, digelar guna membangkitkan kenangan sejarah terhadap perjuangan tuanku tambusai skaligus  mempromosikan benteng tersebut sebagai salah satu objek wisata sejarah di provinsi Riau.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten II Setdaprov Riau Masperi, Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Rohul Juny Syafri, Kapolres Rohul AKBP Yusuf Rahmanto, Ketua LAMR-Riau Al-Azhar, Anggota DPRD Riau asli Tambusai Syamsurizal, serta sejumlah anggota DPRD Riau dan DPRD Rohul. 

Meski ditengah rintik hujan, Orang nomor satu di riau tersebut, tampak semangat menyaksikan kesenian Khas Rohul seperti Gondang Barogong dan Burdah bersama ratusan masyarakat yang hadir . Selain itu, juga ditampilkan seni puisi dan tarian kolosal yang mengisahkan tentang kepahlawanan tuanku tambusai. 

Dalam sambutanya, Gubernur Riau Arsyad Juliandi Rahman, mengatakan, pemerintah provinsi riau bersama kabupaten kota sejak tahun  2015 sedang giat-giatnya menghidupkan sektor pariwisata berbasis budaya di Provinsi Riau. Dia berharap kegiatan festival benteng tuanku tambusai ini dapat dilakukan secara berkesinambungan serta menjadi event wisata tahunan.

Dijelaskanya, Provinsi Riau memiliki 4 Sungai besar yaitu Sungai Rokan, Kampar, Siak dan Indragiri dimana di 4 sungai besar tersebut dulunya menjadi tempat peradaban masyarakat Riau, yang banyak menyimpan Situs-situs budaya serta tradisi. Benteng tuanku tambusai merupakan cagar Budaya, serta salah satu bukti kongkret tingginya nilai  budaya masyarakat terdahulu sehingga keberadaan dan sejarahnya harus tetap terlestarikan.

"Banyak cagar dan nilai budaya peninggalan yang ditinggalkan orang terdahulu, sehingga menjadi potensi wisata provinsi riau skaligus melestariaknya" ujar Gubri. 

Untuk melastarikan sejarah benteng tuanku tambusai, Pemerintah Provinsi Riau serta DPRD Riau sudah menganggarkan anggaran penelitian zona inti benteng yang dibangun pahlawan nasional tuanku tambusai pada tahun 1832 untuk melawan penjajah belanda tersebut. 

Tidak hanya itu, lanjut Gubri, di Desa talikumain Kecamatan Tambusai, juga akan dibangun Diorama. Fasilitas diorama ini nantinya akan menceritakan bagaimana sesungguhnya perjuangan tuanku tambusai dalam mengusir penjajah belanda,  sehingga membawa para pengunjung seperti berada pada saat perjuangan tuanku tambusai dulu. 

"Mudahan-mudahan tahun 2017, penelitian zona inti benteng yang dilakukan balai cagar budaya batusangkar dapat dilakukan, sehingga kedepanya kita bisa melakukan revitalisasi terhadap benteng tujuh lapis ini" tuturnya.  Dengan upaya yang dilakukan oleh pemerintah seluruh komponen masyarakat, Gubernur Riau optimis benteng tuanku tambusai atau dulunya yang dikenal benteng tujuh lapis atau benteng aur berduri kedepan dapat menjadi  icon wisata di kabupaten rohul serta melengkapi pariwisata relegius yang lebih dulu populer di daerah ini.  "Saya harapan maskyarakat untuk bersama-sama membangun rohul sehingga menjadi daerah tujuan wisata" pungkas Gubri. (Ar/Rhc)
Atasi Defisit, DPRD Riau Dapil Rohul Perjuangkan Bankeu

Atasi Defisit, DPRD Riau Dapil Rohul Perjuangkan Bankeu

Atasi Defisit, DPRD Riau Dapil Rohul Perjuangkan Bankeu

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Beberapa Tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu,  terus mengalami defisit anggaran. Defisit anggaran tersebut  memaksa pemkab Rohul harus melakukan optimalisasi  serta memaksa Pemkab Rohul menunda  beberapa program kegiatan pembangunan yang  sudah direncanakan.

Kondisi yang dialami Pemkab Rohul ini mengundang keprihatinan dari Anggota DPRD Provinsi Riau Asal Kabupaten Rokan hulu. Sebagai wakil Rakyat, yang dipercaya masyarakat Rohul, untuk memperjuangkan Bantuan Keuangan (Bankeu) untuk Kabupaten Rokan Hulu.

Menurut Anggota DPRD Riau Asal Dapil Rohul, H.Syamsurizal ST.MT. Pada tahun 2017, Rohul mendapatkan Bantuan keuangan sekitar 30 miliar. Bantuan keuangan tersebut sudah di anggarkan kedalam APBD Murni Provinsi Riau tahun 2017.

"Alhamdulilah 2017 mendatang, DPRD Riau dan Pemprov Riau sudah menyetujui Bankeu sebesar 30 miliar untuk kabupaten Rohul" tuturnya.  

Dijelaskan Syamsurizal, Bantuan keuangan tersebut, diharapkan, dapat membantu pemkab rohul dalam melaksanakan pembangunan yang sudah direncanakan. 

Selain memperjuangkan Bantuan Keuangan Untuk Kabupaten Rokan Hulu, Anggota DPRD Riau dan Pemprov Riau juga sudah mengesahkan Perda Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP). Perda TJSP ini nantinya akan mewajibkan perusahaan untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan daerah, khususnya di daerah tempat operasionalnya.  Dengan potensi Rokan Hulu yang banyak memiliki perusahaan, baik itu Perkebunan, dan industri Pengolahan kelapa sawit, Syamsurizal optimis, perda TJSP ini akan mampu menopang pembangunan di kabupaten Rokan hulu. Dengan adanya partisipasi pengusaha, diharapkan anggaran pembangunan tidak hanya bertumpu pada APBD Rohul namun juga bisa dilakukan oleh perusahaan.  " Jadi kedepan kita harapkan adanya perda TJSP itu pembangunan di rokan hulu itu tidak hanya melalui dana APBD tapi ada peran pengusaha" pungkasnya. Ditambahkanya, Perda tentang TJSP saat ini sudah disahkan dan hanya tinggal menunggu Peraturan Gubernur Riau (Pergubri), setelah Pergub keluar, Perda ini bisa langsung diimplementasikan. (Ar/Rhc)
Kalahkan Tim Prodi Akuntasi Di Partai Final Fkip Cup 2016, Tim Voly Ball Putri SEGA Fekon UPP Raih Juara I

Kalahkan Tim Prodi Akuntasi Di Partai Final Fkip Cup 2016, Tim Voly Ball Putri SEGA Fekon UPP Raih Juara I

Kalahkan Tim Prodi Akuntasi Di Partai Final Fkip Cup 2016, Tim Voly Ball Putri SEGA Fekon UPP Raih Juara I

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Partai Final di Turnament Voly Ball Putri diajang FKIP Cup UPP 2016 mempertemukan antara Tim Voly Ball Putri SEGA Fekon Vs Tim Prodi Akuntansi, berkat konsistensi dan solidnya tim membuat Tim Voly Ball Putri SEGA Fekon keluar sebagai juara setelah mengalahkan Tim Prodi Akuntansi 3-0 set tanpa balas, partai final digelar Lapangan Bola Voli Kampus Universitas Pasir Pengaraian (UPP), Sabtu (10/12/2016).

Pada laga Final itu tim Voly Ball Putri SEGA Fekon UPP Masih diperkuat oleh Devi, Nisti, Vivi, Sarada, Fina, Intan dan Diyah Berhasil menang dengan tiga set langsung. Dimana set pertama tim voli Putri SEGA Fekon UPP menang dengan angka 25-12, set kedua 25-19 dan set ketiga 25-17, sehingga  tim Voli Putri SEGA Fekon UPP akhirnya merengkuh juara pada ajang turnamen bergengsi itu.

Atas kemenangan itu, Tim Voli Putri SEGA Fekon UPP Menjadi Juara Satu, sedangkan tim voli putri Prodi Akuntansi Fekon UPP sebagai juara Dua (Runner Up). Penyerahan hadiah nantinya bersamaan dengan Penutupan  turnamen Mini Soccer Antar Prodi di UPP oleh FKIP  diperkirakan akhir Desember 2016 Tahun ini .

Pada kesempatan itu, Gubernur BEM FEKON UPP Alfa Syahputra mengucapkan selamat dan apresiasi atas keberhasilan Tim Putri SEGA Fekon UPP meraih juara Satu, diharapkannya tidak juara tersebut tidak membuat para Mahasiswi terbuai dengan prestasi yang telah diraih, melainkan menjadikan prestasi tersebut sebagai motivasi dan penyemangat untuk meraih pencapaian yang lebih tinggi. Baik turnamen ditingkat Prodi se Universitas Rohul, Provinsi bahkan nasional.

“ sebelumnya saya ucapkan selamat buat tim juara, saya minta jangan pernah berpuas diri dengan prestasi ini. Untuk Prodi Akuntansi Fekon UPP  Jangan Pernah Patah Semangat teruslah Berjuang dan terus berlatih dan bekerja keras untuk  turnamen-turnamen lainnya. Teruslah berprestasi dan harumkan Nama Baik Fakultas Ekonomi di Universitas Pasir Pengaraian, jujur dengan kalian masuk final Saya merasa bangga dan Semua rasa lelah saya Menjadi hilang. Brafo Fekon UPP, dengan Bergerak Aktif, Kreatif, Profesional Kita Akan Mampu Raih Sebuah Prestasi, Inok Awak Siapo Le (kalau tidak kita siapa lagi). (Alfa/Hen/Rhc)

Pelajari Desa Adat, Pemkab Karang Asem Provinsi Bali Lakukan Stuban Ke Rohul

Pelajari Desa Adat, Pemkab Karang Asem Provinsi Bali Lakukan Stuban Ke Rohul

Pelajari Desa Adat, Pemkab Karang Asem Provinsi Bali Lakukan Stuban Ke Rohul

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) â€" Untuk menggali dan mempelajari tentang Desa Adat, Pemerintah Kabupaten Karang Asem Provinsi Bali melakukan studi banding (Stuban) Ke Rokan Hulu (Rohul). Dipilihnya Rohul sebagai tujuan untuk mempelajari Desa Adat, Karena Rokan Hulu sudah memiliki sebanyak 89 Desa Adat yang sudah ditetapkan Dalam Peraturan Daerah (Perda) sebagai aspek landasan hukum. Selain itu Rohul merupakan desa adat terbanyak di Indonesia yang sampai saat ini desa adatnya masih masih memegang teguh tatanan dan norma-norma adat ditengah masyarakat.

karang asem 2Kedatangan rombongan Pemkab Karang Asem disambut lansung oleh Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Rohul H. Abdul Haris S.Sos dan Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Rohul H.Tengku Rafli Armein S.Sos diruang rapat lantai III kantor Bupati, Jumat (9/12/2016). Sedangkan rombongan Pemkab Karang Asem di pimpin langsung oleh Asisten Tata Praja Ketut Wage Saputra yang juga Wakil Ketua Lembaga Adat Karang Asem (Majelis Madya Desa Kraman), Kepala Bappeda Karang Asem dan perwakilan lainnya.

Pada kesempatan itu, Kepala BPMPD Rohul H. Abdul Haris S.Sos dalam sambutannya, mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Karang Asem yang telah memilih lokasi studi banding tentang desa adat di Kabupaten Ro­kan Hulu.

karang asem 3Haris mengatakan kedatangan Pem­kab Karang Asem ke Rohul merupakan suatu kebanggaan dan penghormatan tersendiri bagi Rokan Hulu. Kedatangan Rombongan Pemkab Karang Asem yang pertama kalinya ke Rohul tentunya tidak saja menimba ilmu atau berbagi sharing informasi terhadap keberadaan desa adat di Rohul, selain itu juga untuk menjalin hubungan silaturrahim yang baik.

Usai mempelajari dan diskusi dengan Pemkab Rohul tentang Desa Adat, Rombongan Pemkab Karang Asem menyempatkan berkunjung ke Desa Teluk Aur, Kecamatan Rambah Samo, Rohul, yang merupakan salah satu desa adat sampai saat ini tatanan adatnya masih kental. Kedatangan Rombongan Pemkab Karang Asem di Desa Teluk Aur disambut dengan pencak silat yang merupakan tradisi dan budaya adat melayu.

Dalam penyambutan rombongan Pemkab Karang Asem di Desa Teluk Aur, disambut langsung oleh Camat Rambah Samo Fatanalia Putra, Ketua LAM Rohul H. Tengku Rafli Armein, S.Sos, Kepala Desa Teluk Aur, Ketua Hulubalang Nogori Rohul Alirman, Timbalan Kerani HBN Rohul Husni Hardi SH, Anggota Hulubalang, Datuk Adat dan Tokoh Masyarakat.  

Pada kesempatan itu, Perwakilan Pemkab Karang Asem Ketut Wage Saputra yang juga Asisten Tata Praja mengakui merasa terharu dengan penyambutan yang luar biasa oleh Pemkab dan masyarakat Rohul.

“ kami dari perwakilan Karang Asem mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Rohul, sambutannya sangat antusias sekali, mudah-mudahan persaudaraan kita tetap terjalin “ ungkap Ketut.

Lebih lanjut Ketut mengakui ada persamaan dalam implementasi desa adat di Bali dengan Rohul, diantaranya dari seni silat dan juga pesuguhan air nira (enau) masih menjadi tradisi dan budaya di Karang Asem, selain itu sikap dan tatakrama masyarakat Rohul dengan Karang Asem hampir sama, dia mengakui hal itu menandakan bahwa Karang Asem dan Rohul punya ikatan persaudaraan.

Sebagai perbandingan dan referensi tentang desa adat di Rohul dengan Karang Asem, Ketut menjelaskan di Karang Asem ada dua jenis desa, yaitu desa dinas dan desa Kraman. Dengan berlakunya UU Nomor 6 Tahun 2016 tentang Desa, Pemkab Karang Asem ajukan ajukan sebanyak 75 desa adat. Terbentuknya desa adat di Karang Asem sesuai sebelum UU Nomor 6 Tahun 2016 tentang Desa disahkan.

Masih ditempat yang sama, Kepala Desa Teluk Aur Muslim mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Karang Asem atas kunjungannya di Desa Teluk Aur, dia mengakui tujuan Pemkab Karang Asem ke Rohul untuk berkoordniasi dan mempelajari tentang Desa Adat.

Muslim mengakui keberadaan Desa Adat merupakan salah satu tujuan positif, karena sesuai dengan UUD 1945 telah diakui bahwasanya adat istiadat itu ada didesa. Muslim menjelaskan, nilai-nilai adat yang sampai hari ini berjalan terjaga kelestariannya seperti, sistem anak kemenakan, kegiatan kematian, penguburan, 100 hari, Nikah Kawin dan perselisihan antara anak kemenakan diselesaikan secara adat. (Hen/Rhc)

Plt Bupati Rohul Dan Pemprov Riau Gelar Sosialisasi Pembebasan Lahan Jaringan Irigasi Interkoneksi OSAKA

Plt Bupati Rohul Dan Pemprov Riau Gelar Sosialisasi Pembebasan Lahan Jaringan Irigasi Interkoneksi OSAKA

Plt Bupati Rohul Dan Pemprov Riau Gelar Sosialisasi Pembebasan Lahan Jaringan Irigasi Interkoneksi OSAKA

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Dalam Rangka Pembangunan Proyek jaringan Interkoneksi Irigasi Okak-Samo-Kaiti (Osaka), Pemerintah Provinsi Riau, bersama Pemkab rohul dan BPN Rohul, Rabu (7/12), gelar sosialisasi pembebasan lahan kepada masayarakat yang terkena dampak Pembangunan Proyek jaringan Interkoneksi Irigasi Okak-Samo-Kaiti (Osaka).

Kegiatan Sosialisasi yang digelar di Aula kantor camat Rambah samo, dibuka Plt Bupati Rohul, H. Sukiman. Hadir dalam sosialisasi tersebut, Kepala B adan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapeda) Rohul Nifzar Rachman, Kabag Pemerintahan Umum,  Mauridus shafa, Perwakilan Kementrian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat, Perwakilan Balai wilayah sungai Sumatera III , Kasi pendaftaran tanah Badan Pertahanan Negara (BPN) Kabupaten Rokan Hulu, Nasrul Sari, Camat Rambah Samo Fatanalia dan Camat Rambah Arie Gunadi.

Plt Bupati Rohul, H.Sukiman menjelaskan, Pembangunan Jaringan interkoneksi Osaka ini nantinya akan dibangun Sepanjang 9.6 KM, melintasi 4 desa, yaitu Desa Rambah Samo Barat, pasir makmur dan  karya mulya di Kecamatan Rambah samo, serta Desa Suka Maju di Kecamatan Rambah.

Mantan Dandim inhil ini meyakinkan, keberadaan Kanal irigasi ini akan mengatasi persoalan pemenuhan kebutuhan air di 3.246 lahan pertanian yang ada di Rambah dan Rambah samo, yang selama ini terkendala minimnya suplai air.

" Kita sangat mendukung sekali, inikan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat, melalui kanal ini tentunya pertanian disini akan berkembang pesat, selama ini kan itu kendalanya, orang mau bertani tapi airnya tak ada" tuturnya.

Sukiman Berharap, proses pembebasan lahan pembangunan kanal osaka ini dapat tuntas akhir desember nanti, sehingga akhir Desember 2017 kanal interkoneksi Osaka sudah dapat dinikmati masyarakat. ia juga menghimbau masyarakat agar mendukung program ini dengan cara bersedia menyerahkan lahanya untuk di ganti rugi pemerintah.

Ditempat yang sama, Kepala Bapeda Rohul Nifzar Rachman menjelaskan, Pembangunan 9.6 KM jaringan interkoneksi, diperkirakan memakan lahan masyarakat seluas 20 Ha di 4 desa dan 2 Kecamatan. Dari luasan lahan tersebut, 4.8 Ha sdiantaranya udah dibebaskan pemkab Rohul pada tahun 2015. Namun karena terbatasnya anggaran serta aturan,  yang hanya membolehkan pemkab membebaskan lahan dibawah 5 hektare,  pada tahun 2016 lalu, pem kab Rohul  sudah mengusulkan pembebasan lahan tersebut ke pemprov ri au untuk diusulkan ke Kementrian PUPR."Alhamdulilah usulan itu ternyata mendapat respon positif dari Pemprov dan Pemerintah Pusat" imbuhnya.

" Lahan yang akan dibebaskan itu saat ini tinggal 15.2 Ha, seluruh prosesnya saat ini difasilitasi  Provinsi" jelasnya.

Nifzar mengharapkan  setelah sosialisasi ini, Gubernur Riau dapat segera menerbitkan SK Penetapan Lokasi (Penlok) agar tim Apresial dapat segera melaksanakan perhitungan dan pengukuran dengan BPN untuk kemudian  menetapkan besaran harga per persi l lahan yang akan diganti rugi.

Sementara itu, Kabag Pemerintahan Umum, Biro Pemerintahan Setdaprov Riau,  Mauridus shafa menjelaskan, Sosialisasi ini merupakan tahap ke 2 dari tahapan pembebasan lahan. Setelah sosialisasi ini, tim nantinya akan melakukan Konsultasi publik untuk memvalidasi Alashak tanah masyarakat, untuk kemudian dibuat  berita acara kesepakatan antara pemilik lahan, dengan tim persiapan terhadap rencana pembebasan lahan.

"Jika pada tahapan konsultasi publik ini terdapat keberatan mak a akan dilaksanakan konsultasi publik ulang hingga ada kesepakatan, s etelah itu Gubernur akan menerbitkan SK penetapan Lokasi yang akan di Ganti Rugi "imbuhnya.

Lebih lanjut dijelaskanya, dalam proses pembebasan lahan interkoneksi Osaka ini, Pemprov Riau hanya sebagai fasilitasi, sementara  terkait anggaran berasal dari APBN. Sementara besaran Ganti rugi  baru akan dihitung oleh Tim Apresial yang baru akan dilakukan setelah ada SK penetapan Lokasi (Penlok) dari Gubernur Riau.

"Penghitungan harga akan dilakukan tim Apresial, sementara Proses Pelaksanaan ganti Rugi dan pen gukuran lahan akan dilakukan BPN, sementara penyaluran dana ganti Rugi akan dilakukan Bank Riau-Kepri" jelasnya.

Mauridus shafa menargetkan, proses  persiapan Pembebasan lahan yang terkena proyek jaringan irigasi osaka diharapkan tuntas pada  desember hingga januari. Sehingga pelaksanaan pembebasan lahan akan dilakukan pada bulan februari dan April.

" Jika itu berjalan sesuai skejul maka kita harapkan pada bulan Mei 2017, lahan yang sudah dibebaskan tersebut sudah dapat diserahkan ke Pemkab Rohul" pung kasnya. (Adv/Humas)

Plt Bupati Rohul Minta SKPD Gesa Tuntaskan Penyusunan RAPBD 2017

Plt Bupati Rohul Minta SKPD Gesa Tuntaskan Penyusunan RAPBD 2017

Plt Bupati Rohul Minta SKPD Gesa Tuntaskan Penyusunan RAPBD 2017

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Plt Bupati Rokan Hulu (Rohul), desak seluruh Satuan kerja Perangkat Daerah (SKPD) di jajaran Pemkab Rohul segera rampungkan penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Rohul 2017, agar bisa segera diusulkan ke DPRD untuk  dibahas dan disahkan jadi APBD Rohul tahun 2017.

Himbauan itu disampaikan Plt Bupati Rohul, H Sukiman, Senin (5/11/2016), dihadapan para pejabat dan pegawai, saat memimpin apel pagi di halaman kantor Bupati Rohul.

" Saya harapkan, seluruh SKPD bisa segera merampungkan penyusunan RAPBD Rohul 2017, agar bisa segera disampaikan ke DPRD Rohul untuk dibahas, kemudian nantinya disahkan menjadi APBD 2017,” tegas Plt Bupati, H Sukiman.

Dengan digesanya penyusunan RAPBD 2017, maka nantinya bisa segera disampaikan ke DPR untuk dibahas, lalu akan disahkan DPRD menjadi APBD Rphul 2017. Sehingg nantinya diharapkan, Januari 2017 mendatang APBD Rohul 2017 sudah bisa dilaksanakan.

“Semakin cepat penyusunan RAPBD dirampungkan, maka semakin cepat pula nantinya disampaikan ke DPRD Rohul untuk segera dibahas, kemudian disahkan jadi APBD Rohul 2017. Dengan waktu yang masih tersisa hingga akhir Desember 2016 ini, agar bisa digesa. Karena bila terlambat menyampaikan dan mengesahkan APBD 2017, maka kita akan kena sanksi,” katanya. (Adv/Humas)

37 ASN Terima Satya Lencana, Plh Kemenag Rohul Minta ASN Jadikan Spirit Tingkatkan Pelayanan

37 ASN Terima Satya Lencana, Plh Kemenag Rohul Minta ASN Jadikan Spirit Tingkatkan Pelayanan

37 ASN Terima Satya Lencana, Plh Kemenag Rohul Minta ASN Jadikan Spirit Tingkatkan Pelayanan

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Sebanyak 37 Apartur Sipil Neggara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan kantor kementrian Agama (Kemenag) Rokan Hulu (Rohul), menerima anugrah Tanda Kehormatan Satya Lencana Karya Satya, dari Presiden RI, Joko Widodo.

Anugrah Tanda Kehormatan Satya Lencana Karya Satya dari Presiden RI, Joko Widodo, secara resmi diserahkan Plt Kepala Kemenag Rohul, H Zulkifli Syarif,M.Ag, Senin (5/11/2016), saat apel pagi bersama di halaman Kantor Kemeng Rohul.

“Dari 37 ASN di lingkungan kemenag Rohul yang dapat anugrah Tanda Kehormatan Satya Lencana Karya Satya dari Presiden RI tahun 2016 ini, terdiri dari 5 ASN degan masa pengabdian 20 tahun, kemudian 32 ASN masa pangabdian 10 tahun, untuk masa pengabdian 30 tahun balum ada yang diterima ASN di lingkungan kemenag Rohul,” kata Zulkifli lagi.

Dimana, penganugrahan yang diberikan Pemerintah ke SN tersebut jelas Zulkifli, sebagai bentuk penghargaan kepada ASN yang sudah bekerja degan penuh kesetiaan kepada Pancasila, UUD 1945, negara dan pemerintah. Termasuk penuh pengbdian, kejujuran, kecakapan danndisiplin secara terus menerus paling singkat 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun.

“Penganugrahan yang diberikan tersebut, juga hendaknya menjadi spirit kapada ASN, agar ASN lebih bisa meningkatkan pengabdian serta pelayanan ke masyarakat,” harapnya. (Ar/Rhc)

Listrik Sering Mati Disebabkan Pohon, PLN Rayon Pasir Pengaraian Minta Masyarakat Relakan Tanamannya Ditebang

Listrik Sering Mati Disebabkan Pohon, PLN Rayon Pasir Pengaraian Minta Masyarakat Relakan Tanamannya Ditebang

Listrik Sering Mati Disebabkan Pohon, PLN Rayon Pasir Pengaraian Minta Masyarakat Relakan Tanamannya Ditebang

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Tanaman milik masyarakat yang berada dekat Jaringan Tegangan Menengah (JTM) PLN Rayon Pasir Pangaraian, jadi salahsatu sumber persoalan, kerap terjadinya pemadaman listrik yang tidak terencana di Rohul.

Apalagi, saat hujan deras disertai angin kencang tanaman atau pohon milik warga penyebab padamnya listrik, saat tanaman tersebut menempel atau tumbang ke jaringan listrik.

Dikatakan Manager PLN Rayon Pasir Pangaraian, Deni Irawan, kemarin sore menngaku, bahwa pemadaman listrik yang tidak terencana terjadi di Rohul karena akibat adanya gangguan eksternal, berupa tanaman atau pohon yang terkan jaringan listrik.

Jelasnya lagi, selama ini pemadaman terjadi karena ada pohon tumbang, atau menempel ke jaringan listrik PLN yang terbentang sepanjang sekitar 700 km di kecamatan se-Rohul. Walaupun sudah berusaha maksimal lakukan pembersihan jaringan dengan menebang pohon atau tanaman masyarakat yang bersedia ditebang pihak PLN.

“Tapi masih banyak masyarakat yang tidak bersedia tanaman warga dekat JTM ditebang petugas kita. Itu kerap jadi kendala di lapangan,sehingga kita tidak bisa berbuat banyak. Bila satu saja pohon menempel ke jaringan, maka jaringan listrik di Rohul  yang terinterkoneksi ke mesin PLTD secara otomatis  padam total di Rohul,” sebut Deni.

Selain itu, katanya lagi, belum lagi binatang seperti monyet, tupai yang menempel di JTM, juga mengakibatkan terganggunya pada jaringan PLTD yang masih dikategorikan kecil terjadi.

“Agar tetap berjalannya pelayanan listrik ke pelanggan, PLN Rayon Pasir Pangaraian perlun payung hukum dengan dibuat Perda, bebas pepohonan untuk jaringan listrik menengah. Mamfaatnya, di dalam kondisi hujan serta angina kencang, bila pepohonan sudah dibersihkan dari JTM kecil kemungkinan akan terjadi pemadaman listrik dari sisi gangguan eksternal,”  ungkapnya

Menurut Deni, PLN Rayon Pasir Pangaraian dalam waktu dekat akan menyurati Plt Bupati Rohul H Sukiman, termasuk camat, kepala desa di Rohul, agar dapat menghimbau serta memberikan pemahaman ke masyarakat, bila ada tanamannya yang beradadekat JTM agar direlakan dibersihkan pihak PLN.

“Apalagi saat musim penghujan, gangguan eksternal jerap terjadi terutama adanya tanaman atau pepohonan yang tumbang atau nempel ke JTM,” tegasnya.

Kata Deni, untuk pembersihan tanaman dekat JTM, pihaknya sudah bentuk 3 tim. Setiap harinyam tim menyebar memmbersihkan jaringan listrik disepanjang 700 Km se-Rohul secara umum.

“Tanaman atau pepohonan musuhnya JTM. Sehingga berharap, warga kerelakaan masyarakat membersihkan tanaman mereka yang berada di JTM. PLN siap emberishkannya bila masyarakat merelakan tanamannya ditebang,” paparnya. (Ar/Rhc)

AdSense

SEO