BKPP Rohul Umumkan 158 Bidan dan Dokter PTT Lulus CPNS

BKPP Rohul Umumkan 158 Bidan dan Dokter PTT Lulus CPNS

BKPP Rohul Umumkan 158 Bidan dan Dokter PTT Lulus CPNS

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Kendati pihak kementerian kesehatan Republik Indonesia telah menetapkan dan mengumumkan jumlah bidan, dokter pegawai tidak tetap (PTT) yang dinyatakan  lulus tes CPNS se Indonesia.

Namun secara resmi, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Selasa (28/2/2017) baru mengumumkan daftar nama dari 158 bidan dan dokter umum, dokter gigi PTT Kabupaten Rohul yang dinyatakan lulus CPNS oleh Kemenkes RI, di halaman kantor BKPL yang berada di Komplek Perkantoran Bina Praja Pemda Rohul.

Kepala BKPP Rohul Drs Fajar Shidqy melalui Sekretarisnya Bekrim Setiawan S.STP, Selasa (28/2) menbenarkan, BKPP Rohul baru mengumumkan daftar nama dari bidan, dokter umum, dokter gigi PTT Kemenkes RI yang bertugas di Rokan Hulu lulus CPNS.

Menurutnya, PTT Kemenkes RI yang dinyatakan lulus CPNS sebanyak 158 orang, dengan rincian, 6 dokter umum, 7 dokter gigi dan 145 Bidan Desa.

‘’ Hari ini (Selasa, red), kita sudah umumkan nama-nama dokter umum, dokter gigi dan bidan PTT Kemenkes RI yang bertugas di Rokan Hulu dinyatakan lulus CPNS di halaman kantor BKD. Untuk selanjutnya, Bidan, Dokter PTT yang lulus CPNS  untuk segera melengkapi berkas persyaratan pengusulan nomor induk pegawai (NIP),’’ jelasnya

Bekrim mengatakan, untuk kelengapan persyaratan secara teknis pengusulan NIP, pihaknya berencana akan berkoodinasi ke Kantor BKN Regional XII Pekanbaru besok, Rabu (1/3/2017).

‘’ Persyaratan secara teknis, kita akan koordinasi dengan Kantor BKN Regional XII Pekanbaru, mesti didalam PP, pengangkatan CPNS formasi umum sudah jelas. Namun untuk  mencegah kekeliruan, kita akan koordinasikan dengan Kantor BKN Regional XII Pekanbaru,’’ tuturnya.

Diakuinya, bidan desa PTT yang diangkat dan dinyatakan lulus CPNS oleh Kemenkes RI, mereka usia dibawah 35 tahun. Namun masih ada beberapa bidan desa lagi yang belum diangkat karena usianya diatas 35 tahun.

‘’ Bagi Bidan Desa yang usianya 35 tahun keatas, menunggu terbitnya peraturan baru dari Kemenkes RI. Kemungkinan mereka tetap diangkat menjadi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja, tapi teknis selanjutnya menunggu insruksi Pusat. Kita harapkan bidan tersebut tetap bekerja seperti biasa di tempat tugasnya di desa yang ada di Rohul,’’ tuturnya. (Ar/Rhc)

Perencanaan dan Pertanggungjawaban APBD Terintegrasi, Sekda Buka FKP Rohul

Perencanaan dan Pertanggungjawaban APBD Terintegrasi, Sekda Buka FKP Rohul

Perencanaan dan Pertanggungjawaban APBD Terintegrasi, Sekda Buka FKP Rohul

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Sekretaris Daerah Kabupaten Rokan Hulu Ir Damri Harun mengingatkan kepada pemerintah desa, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rohul, dalam membuat perencanaan kegiatan pembangunan dan pengelolaan anggaran hingga pertanggungjawabannya harus mengacu kepada aturan yang berlaku.

Dia menegaskan, kedepan seluruh OPD tak boleh lagi mengabaikan perencanaan untuk penggunanan anggaran daerah. Dalam artian, bagaimana anggaran daerah itu dikelola dengan baik dan benar.

Dalam artian penyusunan perencanaan yang dimaksud, mulai dari Musrenbang Desa, Musrenbang Kecamatan, Musrenbang kabupaten. Bahwasa hasil dari musrenbang itulah yang akan dituangkan didalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Rohul tahun 2018.

’’ Jadi, apa yang dihasilkan didalam musrenbang desa, kecamata, kabupaten, itulah yang dituangkan ke dalam RKPD, yang menjadi pedoman dalam penusunan KUA PPAS dan RAPBD Rohul 2018 mendatang. Jadi pelaksanaan Forum Konsultasi Publik yang digelar Bappeda Rohul, merupakan konsep awal dalam penyusunan RKPD Rohul,’’ ungkap Plt Bupati Rohul H Sukiman melalui Sekda Rohul Ir Damri Harun MM, Selasa (28/2/2017), usai membuka FKP Rohul di aula Kantor Bappeda Rohul.

Dalam acara tersebut dihadiri, Ketua DPRD Rohul Kelmi Amri SH, Ketua Komisi II DPRD Rohul Novliwanda Ade Putra ST, Komisi IV DPRD Rohul  Wahyuni SSos MSi, Kepala Bappeda Rohul Nifzar SP MIp, para kepala OPD, Camat, Pimpinan Perbankan, Tokoh Masyarakat, Insan Pers dan seluruh stakeholder pembangunan Rohul.

Menurutnya, dalam menyusun perencanaan terhadap penggunaan anggaran daerah harus jelas dan berpedoman kepada aturan yang berlaku. Makanya, konsep awal penyusunan RKPD tahun 2018 dalam acara FKP Rohul ini, telah dibuat kerangka acuan.

Dengan meminta masukan seluruh pemangku kepentingan dan stakeholder pembangunan Rohul. Karena dari pelaksanaan FKP, ada masukan timbal balik yang setiap tahunnya dilaksanakan oleh pemerintah daerah. Karena RKPD Rohul itu menjadi pedoman dalam penyusunan RAPBD.

Damri mengatakan, berdasarkan kesekapakatan bersama Pemerintah daerah dengan Komisi Pemberantasan Korupsi tahun 2016 lalu, terhadap rencana aksi program pemberantasan korupsi terintergrasi, telah diberi arahan, mulai dari perencanaan hingga pertanggungjawanan pengunaan APBD, harus terinterasi dan itu akan dituangkan kedalam bentuk e-planing hingga e Monev (monitoring dan evaluasi).

‘’Semuanya itu harus masuk kedalam sistem aplikasi pencegahaan korupsi e-planing, e-budgeting hingga Monev. Itu dipantau oleh KPK. Itu semua terintegrasi keseleluruhannya, membuka e planning tergambar sampai pertanggungjawaban. Untuk 2017 sudah dimulai,’’ tuturnya

Sekda menegaskan,  untuk perencanaan program kegiatan dingatkan kepada OPD Rohul tidak ada lagi yang menyusul dibekalangan hari. Karena sudah masuk kedalam sistem aplikasi pencegahan korupsi e-planing hingga monev.

‘’ Bappeda Rohul sudah buat sistim perencanaan itu, dimana seluruh perencanaan anggaran harus tertuang. Setiap pembahasan perencanaan anggran, harus ada dokumentasi, visual, catatan dan sebgainya harus ada nutulennya hingga terintegrasinya perencanaan anggraan kedalam aplikasi e planning. Perencanana harus terdokumentasi dengan benar sesuai aturan yang ada,’’ jelasnya.

Damri mengatakan penyusunan RKPD Rohul 2018, mengacu perencanaan Pusat, Provinsi dan daerah. Harus ada kolerasi, dengan RPJM Nasional, RPJP, RPJM Daerah, RKPD, KUA-PPAS dan RAPBD Rohul harus terintegrasi.

Ditempat terpisah, Kepala Bappeda Rohul Nifzar MIp menyebutkan, FKP Rohul yang dilaksanakan ini, merupakan penyusunan rancangan awal RKPD tahun 2018.

Tujuannya, tidak lain untuk menjaring aspirasi dan harapan dari para pemangku kepentingn terhadap prioritas sasaran pembangun Rohul yang telah ditetapkan dalam visi misi kepala daerah dan Wakil kepala daerah terpilih yang termuat didalam RPJMD Rohul 2016-2021.

‘’ Masukan dan saran dari pemangku kepentingan terhadap RKPD 2018, nantinya akan menjadi pedoman Rencana Kerja OPD. FKP ini, mempertegas, rumusan prioritas dan sasaran pembangunan tahun 2018. Tentunya saran, masukan dan rumusan awal terhadap RKPD 2018, yakni membangun desa menata kota dan menumbuh kembangan ekonomi masyarakat menuju peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Rohul,’’ tuturnya. (Ar/Rhc)

Pisah Sambut Kasubbag Bin Kejari Rohul, Junaidi SH Gantikan Hayatu Comaini, SH MH

Pisah Sambut Kasubbag Bin Kejari Rohul, Junaidi SH Gantikan Hayatu Comaini, SH MH

Pisah Sambut Kasubbag Bin Kejari Rohul, Junaidi SH Gantikan Hayatu Comaini, SH MH

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Kejaksaan Negeri (Kejari) kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menggelar acara Pisah Sambut Kepala Sub Bagian Pembinaan (Kasubbag Bin) antara Hayatu Comaini, SH MH dengan Junaidi SH, Senin (27/2/2017).

Kegiatan ini digelar di Aula Kejari Rohul di Komplek Perkantoran Pemda Rohul kota Pasir Pengaraian. Hadir Kepala Kejaksaan Negeri Rohul Syafiruddin SH MH, Para Kasi, Para Jaksa serta seluruh Pegawai Kejari Rohul.

Junaidi Abdillah sendiri sebelumnya merupakan Kasi Pidum di Kajari Wakatobi Provinsi Sulawesi Selatan. Sementara itu, Hayatu Comaini dipromosikan menjadi Kasi Datun di Kajari Sungai Apit Bangka Belitung.

Kajari Rohul usai pelaksanaan sertijab Kasubag Bin mengatakan mutasi  merupakan hal yang biasa bagi institusi penegak hukum terutama dilingkungan Kejari, hal itu dilakukan guna penyegaran sekaligus sebagai meningkatkan karir di lingkungan Kejari.

"Semoga ditempat yang baru bisa beradaptasi dan berinovasi sehingga tanggungjawab dan tugas sebagai Kasi Datun yang sudah dipercayakan dapat terlaksana dengan baik,” katanya.

Terkhusus kepada Kepala Sub Bagian Pembinaan Kejari Rohul yang baru,  Junaidi Abdillah Kajari mengucapkan selamat datang dan bertugas ditempat yang baru dan tugas dan pekerjaan dalam waktu dekat diminta untuk segera mempersiapan barang bukti yang disita untuk dilelang.

Sementara itu Junaidi Abbdillah mengatakan sesuai intruksi Kajari Rohul dalam waktu dekat dirinya akan melakukan lelang beberapa kendaraan baik roda dua,  roda empat, serta kayu ilegal logging, minyak dan barang bukti lainnya.

“Kedepan kita juga akan tingkatkan disiplin para pegawai Kejari Rohul dan termasuk pembenahan Administrasi kantor,” pungkasnya. (Ar/Rhc)

Di Iringi Salawat Dan Do'a, Suparman Disambut Haru Ribuan Warga Rohul

Di Iringi Salawat Dan Do'a, Suparman Disambut Haru Ribuan Warga Rohul

Di Iringi Salawat Dan Do'a, Suparman Disambut Haru Ribuan Warga Rohul

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Ribuan masyarakat kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Senin (27/2/2017) tumpah ruah menghadiri penyambutan Bupati Rohul non aktif H.Suparman.S.sos.Msi, di Masjid Agung Madani Islamic Center (MAMIC) Rokan Hulu.

Dengan diringi alunan Salawat nabi serta musik Burdah, Suparman perlahan berjalan menuju Ruang Sholat utama masjid agung dengan disesaki Ribuan warga yang ingin bersalaman denganya. Rasa haru kental terasa, dalam acara penyambutan ini. hal itu terlihat dari Banyaknya warga yang  berurai air mata saat kembali bertemu dengan mantan ketua DPRD Riau yang sudah  lebih 8 bulan lamanya berada di jeruji besi KPK.

Bupati Rohul Non Aktif Suparman, tiba di Mamic sekitar pukul 14.30 wib. Sesampainya di Masjid Agung, Suparman langsung disambut Wakil Bupati Rohul H.Sukiman yang juga plt Bupati Rohul. juga tampak hadir menyambut kedatangan Suparman, Wakil Ketua DPRD Rohul Zulkarnaen, Ketua Badan Pengelola Mamic Rohul H.Zulyadaini, Anggota DPRD Fraksi Golkar Nono Patria putra, Plt Kakankemenag Rohul Zulkifli, Kepala Dinas Badan dan Kantor dilingkungan Pemkab Rohul, serta Tokoh masyarakat, Tokoh Adat dan tokoh agama di kabupaten Rokan Hulu.

Acara Penyambutan Bupati Rohul non aktif suparman, diawali dengan Do"a bersama. Tidak hanya itu, Suparman bersama seluruh masyarakat yang menyambutnya juga terlihat khusuk melaksanakan prosesi ibadah ratik togak sebagai wujud syukur kepada Allah SWT, terhadap kemudahan yang diberikan dalam menjalani  ujian serta  proses hukumnya. Dalam kesempatan itu, Tokoh masyarakat Rohul H.Zulyadaini mengatakan, Cobaan yang dihadapi Bupati Rohul Suparman, merupakan cobaan bagi seluruh masyarakat Rohul. Selama 8 bulan 16 hari, banyak hal yang sudah terjadi di rohul, mulai dari munculnya banyak fitnah yang memecah belah serta membuat suasana Rohul menjadi kurang kondusif.

"Vonis bebas yang diputuskan hakim kepada Bupati Rohul merupakan Rahmat dan berkah dari allah SWT kepada masyarakat Rohul, sehingga dengan putusan ini, kita semua dapat kembali bersatu membangun Rohul yang lebih maju lagi" seru Zulyadaini dengan nada sedikit emosional. Sementara itu, Wakil Bupati Rokan Hulu H.Sukiman yang juga Plt Bupati Rohul Sukiman, dalam sambutanya mengatakan, telah kembalinya Suparman, diharapkan kembali memperkuat jajaran pemerintahan yang selama ini timpang. Dia menyadari, selama menjalankan tugas sebagai plt Bupati, dirinya merasakan tugas berat, ditambahlagi adanya pihak-pihak yang sengaja menyebar fitnah untuk menganggu kondisufitas jalanya pemerintahan. Sementara itu, Bupati Rohul non aktif Suparman menyampaikan terimakasih kepada seluruh masyarakat rohul yang senantiasa mendoakan serta memberikan dukungan moril selama dirinya menjalani proses hukum. Dia meminta seluruh masyarakat dan juga aparatur sipil negera di lingkungan pemkab Rohul. (Adv/Humas)

Kabag Hukum : Proses Kasasi Tak Pengaruhi Proses Pengaktifan Kembali Bupati Rohul

Kabag Hukum : Proses Kasasi Tak Pengaruhi Proses Pengaktifan Kembali Bupati Rohul

Kabag Hukum : Proses Kasasi Tak Pengaruhi Proses Pengaktifan Kembali Bupati Rohul

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu, Jumat (24/2) siang menyampaikan keterangan pers, terkait status kepala daerah Rohul, pasca divonis bebasnya Bupati Rohul (Non aktif) H Suparman SSos MSi, Kamis, (23/2), oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pekanbaru.

Langkah yang diambil pemerintah daerah itu, tidak lain untuk menyamakan persepsi dan menghindari terjadinya simpang siur informas ditengah masyarakat Rokan Hulu, paska putusan bebas H Suparman selaku Bupati Rohul Non Aktif.

Penyampaian tanggapan resmi Pemkab Rohul itu, disampaikan langsung Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Rohul H Juni Syafri SSos M didampingi, Kabag Hukum setda Rohul H Helfiskar SH, Kabag Humas Setda Rohul Abdullah ST dihadapan wartawan, Jumat (24/2/2017) di ruang rapat lantai III kantor bupati.

Dalam keterangan pers dihadapan wartawan, Asisten I Setda Rohul H Juni Syafri dan Kabag Hukum Setda Rohul H Helfiskar SH secara bergantian menyampaikan, dirinya menyampaikan pesan Bupati Rohul H Suparman, dengan telah divonis bebas oleh Pengadilan Tipikor, pemerintah daerah dan masyarakat Rohul sangat bersyukur dan bersuka cita atas putusan bebas tersebut.

Sehingga beliau dapat melaksanakan tugasnya kembali sebagai Bupati Rohul setelah Mendagri mengaktifkan kembali H Suparman S.Sos M.Si sebagai Bupati Rohul.

Hal itu, sesuai dengan Pasal 84 ayat 1 UU Nomor 23 tahun 2014 tentangPemerintah Daerah, menyatakan kepala daerah atau wakil kepala Daerah yang diberhentikan sementara, setelah melalui proses peradilan ternyata terbukti tidak bersalah, berdasatkan putusan pengadilan, paling lambat 30 hari terhitung sejak diterimanya pemberitahuan keputusan pengadilan.

Maka, Menteri mengaktifikan kembali bupati atau wakil bupati atau Wali kota dan atau Wakil Wali Kota yang bersangkutan. Dengan mekanismenya, lanjutnya, Gubernur Riau menyurati Mendagri dengan melampirkan amar putusan atau Petikan Putusan pengadilan Tipikor Pekanbaru sebagai dasar untuk mengaktifkan kembali H Suparman S.Sos M.Si sebagai Bupati Rohul.

Terhadap proses Kasasi oleh JPU KPU, lanjut Helfiskar, tidak mempengaruhi terhadap pengaktifan kembali H Suparman sebagai Bupati Rohul, dan proses kasasi tersebut tetap berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Dalam artian, proses Kasasi akan tetap berjalan, sementara Suparman bisa menjalankan tugasnya sebagai Bupati Rohul sesuai Vonis Hakim. Karena, lanjut Kabag Hukum itu, didalam petikan putusan pengadilan Tipikor Pekanbaru, menyatakan H Suparman tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana yang didakwakan dalam dakwaan alternatif kesatu maupun dakwaan alternative kedua.

Kemudian membebaskan terdakwa II Suparman dari segala dakwaan penuntut umum, memerintahkan agar terdakwa II Suparman dibebaskan dari tahanan, memulihkan hak terdakwa II Suparman dalam kemampuan, kedudukan dan harkat serta martabatnya.

‘’ Karena Pak H Suparman divonis bebas, maka secara otomatis penutut umum mengajukan kasasi ke MA. Itu tidak mempengaruhi proses pengaktifan kembali jabatan Bupati Rohul H Suparman,’’ ujarnya

Dijelaskanya, keterangan yang disampaikan tersebut, merupakan pesan dari Bupati Rohul H Suparman, untuk mnejawab pertanyaan masyarakat sesuai dengan aturan dan perundang-undangan yang berlaku.

‘’Kebijakan selanjutnya kewenangannya ke Mendagri. Informasi yang kami terima, Kabiro Pemerintahan Setdaprov Riau sudah berada di Jakarta hari ini (jumat),  membawa petika putusan pengadilan dan surat Gubri soal pengaktifitan Suparman Sebagi Bupati Rohul. Mudah-mudahan dalam waktu tidak terlalu lama Mendagri sudah menandatangani surat pengaktifan kembali bupati kita,’’ katanya.

Helfiskar menambahkan, menjelang keluarnya surat pengaktifan Suparman sebagai Bupati Rohul dari Mendagri, untuk keberlangsung, tugas, wewenang dan tanggung Jawab Bupati Rohul,  masih tetap dijalankan oleh Plt Bupati Rohul H Sukiman selaku Wabup Rohul.

‘’ Jika surat pengaktifan Suparman diteken Mendagri dengan batas waktu 30 hari sejak diterima petikan putusan pengadilan,  maka tugas, kewenangan dan tanggung jawab Plt Bupati Rohul, secara otomatis kembali ke Bupati Rohul Suparman,’ sebutnya. (Ar/Rhc)

Gelar Coffe Morning Dengan PWI Rohul, Kalapas Minta Dukungan Media Sukseskan Program Zero Halinar

Gelar Coffe Morning Dengan PWI Rohul, Kalapas Minta Dukungan Media Sukseskan Program Zero Halinar

Gelar Coffe Morning Dengan PWI Rohul, Kalapas Minta Dukungan Media Sukseskan Program Zero Halinar

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II B Pasirpengaraian, Muhammad Lukman AMd IP SH MSi menyatakan komitmennya untuk mewujudkan program getting to zero Handphone, Pungutan liar, Narkoba (Halinar), Keamanan, Pembinaan dan pelayanan kepada masyarakat di Lapas Pasirpengaraian.

Mantan Kepala Rutan Dumai itu, mengharapkan dukungan dari media, agar program getting to zero Halinar di Lapas Klas II B Pasir Pengaraian benar-benar bersih.

‘’ Disini peran Media sangat besar dalam mendukung program getting to zero Halinar, Keamanan, Pembinaan dan pelayanan kepada masyarakat di Lapas Pasirpengaraian. Kita harapkan dukungan dari masyarakat termasuk wartawan media cetak, elektronik dan media online khususnya PWI Rokan Hulu agar Lapas kita ini benar-benar bersih dari Halinar,’’ ungkap Kalapas Klas II B Pasirpengaraian, Muhammad Lukman AMd Ip SH MSi kepada wartawan, Jumat (24/2/2017), usai melakukan coffe morning dengan Pengurus dan Anggota PWI Kabupaten Rohul di area kawasan perkebunan dan peternakan Lapas Klas II B Pasir Pengaraian.

Dalam acara tersebut dihadiri, Ketua PWI Rohul Engki Prima Putra, Wakil Ketua Organisasi Yusrizal Yahya, Sekretaris Maruba Habehaan, Wakil Sekretaris Ari Ezwindra, Seksi Advokasi M Rizal beserta pengurus dan Anggota PWI Rohul. Tampak Hadir KPLP Pasir Pengaraian Parlin Hasiholan beserta pejabat dan pegawai Lapas Klas II B Pasir Pengaraian.

Dia mengucapkan terimakasih kepada Pengurus dan Anggota PWI Rohul yang berkesempatan hadir, dalam acara silaturrahim dengan Lapas Klas II B Pasir Pengaraian. Didalam pertemuan silaturrahim, pihaknya telah menjelaskan berbagai program kerja, baik Pencegahan Halinar, pembinaan, pelayanan dan keterampilan dari para warga binaan di Lapas Pasir Pengaraian.

‘’ Kita akan berusaha maksimal memberikan warna, dari kondisi Lapas sekarang, kearah yang lebih baik lagi. Tentunya, itu bisa terwujud, menyamakan persepsi, butuh mitra masyarakat luas termasuk peran media, dalam rangka upaya meningkat program getting to zero Halinar, pembinaan, pelayanan, keamanan dan ketertiban yang ada di Lapas Pasir Pengaraian,’’ katanya.

Tentunya, lanjut Lukman, tanpa didukung mitra kerja dan masyarakat serta komunikasi yang baik, maka program yang dilakukan tidak akan berjalan maksimal. Maka dari itu, perlunya kerjasama dengan intasnsi terkait secara rutin akan melakukan upaya pencegahan Halinar.

" Kita terbuka dan welcome kepada wartawan dalam memberikan masukan, saran dan kritikan, demi perbaikan Lapas Pasirpengaraian kedepan. Dalam rangka peningkatan program pembinaan dan pelayanan kepada masyarakat,’’ tuturnya.

Disinggung upaya yang telah dilakukan untuk mensukseskan program Getting to zero Halinar, Lukman mengatakan pihaknya telah melakukan upaya peningkatan getting zero Hlinar,penghapusan handphone didalam Lapas. Senantiasa melakukan razia secara rutin dan insedentil.

‘’ Kita akan lakukan razia rutin, termasuk pungli dan narkoba, mudah-mudahan kedepan Lapas Pasirpengaraian benarbenar bebas Halinar. Tidak hanya sebatas selogan saja, tapi bisa diwujudkan. Tentunya dukungan media cukup berperan dalam merealisasikan program itu,’’katanya.

Ditempat terpisah, Ketua PWI Rohul Engki Prima Putra kepada wartawan, Jumat, (24/2/2017) memberikan apresiasi dan menyambut baik digelarnya kegiatan silaturrahim antara Lapas Klas II B Pasir Pengaraian dengan Pengurus PWI Rohul.

Tentunya dengan terjalinnya silaturrahim dan komunikasi yang baik, antara media masa dengan pihak lapas, program Getting to Zero Halinar, Keamanan, Pembinaan dan Pelayanan masyarakat di Lapas ini bisa terwujud.

‘’PWI Rohul siap mendukung dan mensukseskan program Getting to Zero Halinar di Lapas Pasirpengaraian. Kita mensupport dan memberikan masukan, saran, kritikan serta menginformasikan kepada publik terhadap program yang dilaksanakan Pak Kalapas,’’ tambahnya. (Ar/Rhc)

Terkait Monopoli Biaya Pemasangan Kwh Lisdes, Manager PLN Tegaskan Tidak Ada Aturan Pengurusan Kwh Melalui Desa dan Biro

Terkait Monopoli Biaya Pemasangan Kwh Lisdes, Manager PLN Tegaskan Tidak Ada Aturan Pengurusan Kwh Melalui Desa dan Biro

Terkait Monopoli Biaya Pemasangan Kwh Lisdes, Manager PLN Tegaskan Tidak Ada Aturan Pengurusan Kwh Melalui Desa dan Biro

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Program Listrik desa (Lisdes) yang merupakan program pemerintah pusat melalui PLN, tidak ada aturan untuk pengurusan Kwh (meteran) harus melalui pihak desa atau biro mitra PLN, dan masyarakat bisa langsung mengurusnya ke PLN.

Secara tegas itu disampaikan Manager PLN Wilayah Pasir Pangaraian, David Sibrani, Kamis (23/2/2017), sikapi pertanyaan sejumlah wartwan dan LSM dimana selama ini program Lisdes yang dilaksanakan di Rohul, dimonopoli desa dan oknum Biro mitra PLN sehingga untuk pemasangan Kwh daya 1300 Whatt bisa membengkak di atas Rp3 juta bahkan hingga Rp5 juta.

“Tidak aturan, bagi warga yang akan pasang Kwh (meteran) melalui pihak desa maupun biro mitra PLN. Siapa saja bisa lagsung ke PLN untuk mendapatkan Kwh, sehingga ini kita luruskan ke masyarakat,” tegas Manager PLN Wilayah Pasir Pangaraian, kepada sejumlah wartawan dan LSM, saat dikonfirmasi.

David juga menjelaskan secara rinci, untuk biro mitra PLN yang resmi pasang Kwh biasanya ditunjuk 1 vendor resmi oleh PLN. Karena, setiap tahun pihaknya menentukan atau tunjuk 1 biro resmi yang nantinya pihak resmi pemasang Kwh.

“Nantinya, bila ada permasalahan maka kita minta tanggungjawab biro yang kita tunjuk tersebut, dan penunukan biro mutra PLN untuk pemasangan Kwh tergantung kebutuhan. Sedangkan untuk pemasangan instalasi listrik di rumah, itu antara pelanggan dengan biro. Pengurusan Kwh tidak ada kena biaya, yang dibebankan ke masyarakat untuk biaya pemasangan Kwh-nya,” tegas David.

Ditanya berapa besaran untuk bisa dapatkan Kwh sekaligus biaya pemasangan Kwh pelanggan, David menyatakan, untuk Kwh 900 Whatt biaya pemasangannya Rp863 ribu sementara untuk 1300 Whatt Rp1,2 juta lebih. Namun, untuk mendapatkan Kwh juga instalasi harus ada sertifikasi SLO resmi.

“Biaya-biaya yang dibebankan ke pelanggan, resmi dibayarkan melalui bank maupun kantor Pos bukan ke PLN. Bila biaya yang dibebankan desa maupun biro tertentu bisa di luar ketentuan yang sudah ditetapkan, mungkin itu akal-akalan oknum biro tersebut saja. Jelasnya, tidak ada pengurusan Kwh melalui desa atau biro. Masyarakat bisa langsung sendiri tanpa prantara mereka,” imbau David lagi.

Termasuk, bila adanya beban ke masyarakat untuk biaya pembebasan lahan juga itu tidak ada. “Warga datang ke PLN, dan urus sendiri, bayar sendiri tanpa harus melalui prantara siapapun,” jelasnya.

Seperti diketahui, di Desa Sontang Kecamatan Bonai Darussalam, pihak desa diduga sudah memonopoli pemasangan Kwh dengan dibebankan untuk 1 Kwh 1300 Whatt capai Rp4,8 juta. Kemudian di Desa Lubuk Bilang, Kecamatan Rambah Samo 1 Kwh bisa capai Rp4 juta lebih dikoordinir langsung desa, Desa Serombo Indah Kecamatan, Rambah Hilir, Rantau Kasi Kecamatan Tambusai Utara, serta sejumlah desa lainnya program Lisdes dimonopoli langsung pihak desa. (Rhc)

Plt Bupati Rohul Resmi Letakan Batu Pertama Perumahan Rosewood Residence

Plt Bupati Rohul Resmi Letakan Batu Pertama Perumahan Rosewood Residence

Plt Bupati Rohul Resmi Letakan Batu Pertama Perumahan Rosewood Residence

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Plt Bupati Rokan Hulu (Rohul), H. Sukiman, letakan batu pertama perumahan Rosewood Residence, di kawasan Jalan Petani, Komplek Bina Praja, Kamis (24/2/2017) siang.

H.Sukiman menyatakan, dirinya sangat senang, karena investor sudah mau membangun di ibukota kabupaten Rohul, sehingga pembangunan akan semakin terlihat di negeri seribu suluk.

“Pembangunan rumah dan ruko ini menandakan bahwa investor, sudah telah melirik untuk menjadikan Rohul sebagai tempat berinvestasi, shingga kita mendukung pembangunan perumahan tersebut,” katanya.

Jelas Plt Bupati lagi, dengan adanya pembangunan perumahan tersebut,  diharapkan masyarakat Rohul juga luar Rohul bisa berinnvestasi di perumahan itu, karena investasi  perumahan sangat menguntungkan. Juga pemilik perusahaan di Rohul, untuk membuat kantor di Ibu kota kabupaten, sehingga pembangunan di Rohul ini benar-benar terlihat.

“Kita juga mengajak pemilik perusahaan, untuk buat kantor di Rohul. Kebunya ada di Rohul, namun kantornya ada di Medan. Bila ada kantornya di Rohul itukan akan lebih bagus lagi," terangnya.

Menarik para investor ke Rohul, pihaknya akan memudahkan segala izin yang menyangkut dengan pembangunan, sehingga, para investor akan melirik Rohul untuk menanamkan modalnya.

Direktur Rosewood Residence, Amir Tohar menyatakan, tahap pertama ini pihaknya akan membangun 29 unit rumah dan 15 unit Ruko, dan itu akan terus berlanjut sesuai dengan animo masyarakat. Bila animo tinggi, maka pembangunan akan lebih banyak lagi. Dalam membangun, pihaknya tidak sendiri, dengan menggandeng pihak perbankan.

Dimana di perumahan tersebut, fasilitas yang ditawarkan yakni dengan menyediakan kolam renang, tempat olahraga, balai warga, tempat ibadah, dan fasilitas umum lainnya. Kemudian, kawasan perumahan juga letaknya strategis, karena terletak di pusat kota atau berada di komplek perkantoran Pemkab Rohul, bahkan kawasan ini juga dekat dengan kawasan wisata religi yakni Masjid Agung islamic center. (Adv/Humas)

Plt Bupati Rohul : Pentingnya Mewujudkan Rasa Cinta Tanah Air

Plt Bupati Rohul : Pentingnya Mewujudkan Rasa Cinta Tanah Air

Plt Bupati Rohul : Pentingnya Mewujudkan Rasa Cinta Tanah Air

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Pentingnya untuk mengimplementasikan  rasa cinta tanah air oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul) dapat diwujudkan setiap hari dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara dengan giat, pantang menyerah, peduli,dan saling membantu antar sesama.

Hal itu disampaikan Plt Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Sukiman dalam amanatnya saat menjadi pembina Apel Kamis Gabungan di halaman kantor Bupati Rohul, Kamis (23/2/2017).

Lebih lanjut jelas Sukiman, Tanpa adanya rasa cinta terhadap tanah air ini mustahil kemerdekaan negara ini dapat terwujud. Sebagai warga negara yang baik harus berterima kasih dan mengenang jasa para pahlawan, berkat perjuangan dan rasa cinta yang tulus mengantarkan  negara yang merdeka.

" kita ini bisa berdiri disini dan merdeka atas perjuangan para pahlawan yang memiliki ideologi dan rasa cinta terhadap tanah air " jelas Sukiman

Untuk menghargai jasa para pahlawan, Sukiman meminta kepada setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk bergantian menjadi petugas upacara dilingkungan Pemkab Rohul.

Selain pentingnya rasa cinta tanah air, Sukiman juga mengatakan, pasca pelantikan pejabat esselon III dan  IV beberapa waktu lalu, dimintanya ASN untuk tetap profesional dalam melaksanakan tugas. Promosi dan mutasi dalam pemerintahan hal yang biasa dilakukan.

" pelantikan itu bagian dari dinamika pemerintahan, jadi jangan terlalu shock dan kaget, yang terpenting lakukan tugasnya dengan baik dalam melayani masyarakat " pinta Sukiman

Diakhir upacara terlihat Plt Bupati Rohul H. Sukiman ikut Senam Kebugaran Jasmani (SKJ) bersama dengan pegawai dan honorer dilingkungan Pemkab Rohul. (Hen)

Hadiri Acara MPTB  Desa Rantau Kasai, Plt Bupati Rohul Nilai Peningkatan Laba Orientasi Kesejahteraan Anggota

Hadiri Acara MPTB Desa Rantau Kasai, Plt Bupati Rohul Nilai Peningkatan Laba Orientasi Kesejahteraan Anggota

Hadiri Acara MPTB Desa Rantau Kasai, Plt Bupati Rohul Nilai Peningkatan Laba Orientasi Kesejahteraan Anggota

Tambusai Utara (Rokanhulu.com) - Pelaksana ‎tugas (Plt) Bupati Rokan Hulu (Rohul), H. Sukiman, hadiri Musyawarah Pertanggungjawaban Tahunan BUMDesa (MPTB) Desa Rantau Kasai, Kecanatan Tambusai Utara, Rabu (22/2/2017).

Kegiatan MPTB digelar di kantor Desa Tambusai Utara, dihadiri Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (PMPD), Abdul Haris, juga para tamu undangan lainnya.

Abdul Haris mengaku, bahwa BUMdesa Rantau Kasai merupakan BUMdesa yang aktif dan sehat serta tidak ‎mengidap "penyakit".

“Tidak ada sakitnya. Artinya, BUMDesa tersebut berjalan dengan baik, serta mempunyai laba. Bila BUMdesanya tidak ada labanya bahkan minus, berarti BUMdesa tersebut kini sedang bermasalah atau sakit," ucapnya.

Saat ini, masih ada sejumlah BUMdesa yang masih sakit, sehingga perlu perhatian khusus terhadap BUMdesa bermasalah tersebut. Diharapkan, dengan adanya perhatian khusus ini, BUMdesa ‎yang bermasalah bisa menjadi sehat kembali.

“Kita berharap. BUMdesa Rantau Kasai tetap sehat walaupun labanya hanya Rp 30 juta, tahun depan diharapkan bisa lebih tinggi lagi," jelasnya.

Abdul Haris juga menghimbau, agar seluruh masyarakat bisa menabung ke BUMdesa, karna hasil dari keuntungan juga akan disalurkan lagi oleh masyarakat.

Di tempat yang sama, Plt Bupati Rohul H. Sukiman juga melihat, BUMdesa Rantau Kasai merupakan BUMdesa yang baik, walaupun masih tergolong baru. Malahan, BUMdesa tersebut sudah mendapat laba sekitar Rp 30 juta, hal ini menandakan bahwa baik pengurus dan masyarakatnya sudah lebih mengenal BUMdesa serta manfaat menabung di BUMDes tersebut.

“BUMdesa milik masyarakat desa, bila masyarakatnya mendukung tentunya perekonomian masyarakat akan semakin baik lagi," ungkapnya.

Sukiman berharap, pengurus BUMdesa bisa lebih memberikan pemahaman kepada masyarakat, agar lebih memilih menabung atau meminjam di BUMdesa ketimbang di bank-bank. Juga ditegaskan, untuk pengurus BUMdesa bisa berlaku jujur, karena bila pengurusnya jujur maka kepercayaan masyarakat akan semakin tinggi, sehngga masyarakat akan mempercayakan uangnya kepada BUMdesa.

“Disini mayarakatnya mayoritas petani sawit, apalagi harga sawit sat ini sudah tinggi sehingga saya imbau agar menabung di BUMdesa, agar masyarakat di sekitar kita bisa terbantu," ajaknya.

Terkait modal,  H Sukima juga mengaku, dana desa juga bisa digunakan untuk BUMdesa sesuai dengan aturan dan ketentuan yang belaku.

"Saya berharap. tahun depan BUMdesa Rantau Kasai akan bisa lebih tinggi lagi mendapatkan labanya," harapnya. H Sukiman juga menyerahkan bantuan, untuk anak yatim termasuk masyarakat kurang mampu secara simbolis. (Adv/Humas)

Hadiri Sertijab Camat Tambusai Utara, Sukiman Nilai Gorneng Sosok Legowo dan Ikhlas

Hadiri Sertijab Camat Tambusai Utara, Sukiman Nilai Gorneng Sosok Legowo dan Ikhlas

Hadiri Sertijab Camat Tambusai Utara, Sukiman Nilai Gorneng Sosok Legowo dan Ikhlas

Tambusai Utara (Rokanhulu.com) - Plt bupati Rokan Hulu ( Rohul) H.Sukiman,  Rabu (22/2/2017) hadiri serah terima jabatan camat tambusai utara,  antara camat lama gorneeng S.sos Msi Kepada margono S.sos Msi. dalam Sertijab tersebut sukiman mengucapkan terimakasi kepada Gorneng yang sudah menunjukan dedikasinya melayani masyarakat selama 3 tahun 4 bulan. 

Kegiatan serah terima jabatan yang digelar di halaman kantor camat tambusai utara ini, berlangsung penuh haru.  Tampak Hadir dalam Serah terima Jabatan Camat Tambusai Utara ini Ketua GOW Rohul Hj Peny herawati sukiman, Kepala Desa dan BPD se Kecamatan Tambusai Utara, Serta Kepala dinas badan dan kantor dilingkungan pemkab rohul.

Dalam sambutanya, Plt bupati rohul sukiman menyampaikan terimakasih kepada camat lama goorneng, atas dedikasi serta pengabdianya selama 3 tahun 4 bulan menjabat.  sukiman juga memuji sikap gorneng yang sangat ikhlas dan legowo, menyerahkan jabatanya kepada penerusnya, sebagai bagian regenerasi yang dilakukan pemerintah.

Menurutnya,  di dalam birokrasi, perpindahan jabatan merupakan sebuah hal yang biasa. Meski mudah di ucuapkan, Namun sebagian aparatur sulit menerima jika ia dipindahkan karena pertimbangan pimpinan.

“ saya perhatikan Pak Gorneng sangat Legowo dan ikhlas ketika jabatanya ini diserahkan kepada penerusnya, ini merupakan contoh bagi yang lainya, bahwa seorang pemimpin itu harus legowo dan ikhlas dan itu sudah dimiliki pak gorneng” puji sukiman.

Kepada Margono camat Tambusai utara yang baru, Sukiman berpesan untuk menjalan tugas dengan sebaik-baiknya. Selain memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat,  Salah satu tugas  yang harus benar-benar dilakukan camat yaitu  mengarahkan dan memastikan para kepala desa,  agar menggunakan dana desa dengan sebaik-baiknya untuk pembangunan serta sesuai aturan dan sesuai perencanaan.

“ saya minta camat pro aktif untuk menjaga agar dana desa itu tidak bocor, jangan sampai ada kepala desa yang berurusan dengan aparat hukum karena menggunakan dana desa tidak sesuai aturan” pesanya.

Jabatan camat tambusai utara merupakan satu dari 14 jabatan camat yang dilakukan perombakan oleh plt bupati rohul sukiman. dari 14 jabatan camat tersebut, plt bupati rohul baru melantik 6 camat, sementara 8 jabatan sisanya sisasnya sementara waktu dijabat oleh plt camat.  

Disinggung kapan pengisian dan pelantikan jabatan camat akan dilakukan, Sukiman menyatakan dirinya masih mencari sosok yang tepat untuk di letakan dijabatan camat untuk mengisi jabatan yang kosong.

“tunggu saja, pasti akan kita isi jabatan camat yang kosong itu, tetapi sekarang saya masih mencari sosok figur yang tepat untuk diletakan disana” Pungkas sukiman. (Ar)

Program PTSL 2017, BPN Rohul Targetkan Pendaftaran 5 Ribu Bidang Tanah

Program PTSL 2017, BPN Rohul Targetkan Pendaftaran 5 Ribu Bidang Tanah

Program PTSL 2017, BPN Rohul Targetkan Pendaftaran 5 Ribu Bidang Tanah

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Untuk memberikan jaminan kepastian hukum atas tanah masyarakat yang belum memiliki administrasi pertanahan yang lengkap, Pemerintah memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk mengurus administrasi tanahnya melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Program Nasional yang menargetkan lima juta sertifikat sebagai payung hukumnya Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang / Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2017 tentang Percepatan Pelaksanaan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap.

Program PTSL 2017, Provinsi Riau mendapat porsi sebanyak 125 ribu Pendaftaran Bidang Tanah. Untuk menyukseskan program PTSL itu, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Rokan Hulu turut andil untuk mendaftarkan tanah masyarakat sebanyak 5 ribu bidang yang selama ini belum memiliki legalitas hukum yang sah.

Kepala Kantor BPN Rohul Ir. Hendra Imron melalui Kasi Survey Pengukuran dan Pemetaan Martin S.ST, Rabu (22/2/2017) mengatakan Program PTSL merupakan program nasional untuk mendaftarkan semua bidang tanah yang ada didesa se Rohul.

” setelah dilakukan pendaftaran dan pengukuran, nanti kalau kondisi tanahnya tidak ada masalah clear and clear serta tidak ada sengketa dan dilelengkapi dengan persyaratannya, output akhirnya nanti akan mendapatkan sertifikat, tetapi sebaliknya tidak memenuhi persayaratan, tidak semuanya mendapat sertfikat, tapi yang jelas semua bidang tanah sudah terdaftar, tujuannya untuk menghindari tumpang tindih kepemilikan “ jelas Martin

Ketika disinggung terkait biaya dalam pendaftaran tanah, Martin menjelaskan, untuk melakukan Penyuluhan, Pengumpulan data fisik, pengumpulan data yuridis, pendaftaran sampai dengan penerbitan sertifikat ditanggung oleh pemerintah, tetapi untuk pemenuhan persyaratan, pemasangan patok dan materai di]tanggung oleh masyarakat.

“ untuk biaya administrasinya seperti materai dan lainnya ditanggung oleh masyarakat, untuk persyaratannya KTP, Surat Tanah dan PBB tahun berjalan “ katanya

Lebih lanjut jelas Martin, Untuk tahap pertama BPN Rohul menetapkan 10 Desa di 2 Kecamatan, yakni Kecamatan Rambah dan Ujung Batu. Masing-masing kecamatan diprioritaskan untuk 5 desa. Kerena program PTSL dilakukankan secara kontinyu setiap tahunnya hingga tahun 2025, sehingga semua desa yang ada di Rohul secara bertahap akan dilakukan pendaftaran tanah.

“ jadi ini sifatnya tidak sporadis tetapi secara sistematis akan dilakukan (pendaftaran tanah) setiap Desa yang ada di Rokan Hulu sampai tahun 2025 “ tandasnya. (Hen)

Tes Hanya Formalitas, Penetapan Dewan Pendidikan Rohul Bermuatan Politis

Tes Hanya Formalitas, Penetapan Dewan Pendidikan Rohul Bermuatan Politis

Tes Hanya Formalitas, Penetapan Dewan Pendidikan Rohul Bermuatan Politis

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Tokoh pendidikan Rokan Hulu (Rohul) H.Jupendri,S.Pd. M.Pd nilai 11 nama anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Rokan Hulu dan 11 orang cadangan Periode 2017-2021 yang telah ditetapkan PLT Bupati Rohul H. Sukiman pada Kamis 16 Februari 2017 bermuatan politis.

"Nampaknya, wajah anggota dewan pendidikan Rohul terpilih merupakan orang “titipan” pansel, tapi ya sudahlah kita lihat bagaimana kedepan kinerja mereka,” tegas Jupendri kepada awak media,Sabtu (18/2/2017)

Dijelaskan Jupendri, S.Pd. M.Pd, pada saat dirinya mencalon melalui unsur pendidikan non formal di kecamatan Rambah. Namun pada tahap seleksi 29 besar dirinya tak diloloskan oleh panitia seleksi karena tak mendapatkan rekomendasi lembaga tingkat kabupaten. Dia menilai, tes yang dilakukan oleh Pansel anggota Dewan Pendidikan Rpkan Hulu hanya sekedar Formalitas, sementara orang yang akan mengisi jabatan tersebut sudah ditentukan orangnya.
 
“Saya kecewa pada pansel, sebab pada waktu pendaftaran awal dulu tak ada dipersyaratkan bahwa rekomendasi harus dari tingkat kabupaten. Namun ditengah perjalanan panitia membuat perubahan. Jadi Saya tak bisa lolos dalam tahap berikutnya. Pansel tak bekerja profesional,” ungkap Jupendri.
 
Jupendri menilai panitia seleksi sengaja “menjegalnya” untuk tidak bisa menjadi Dewan Pendidikan Rohul. Padahal diakuinya, Ia sangat ingin ikut berperan dalam memajukan dunia pendidikan di Rohul melalui wadah Dewan Pendidikan Rohul. 
 
Demikian juga disampaikan, peserta calon anggota dewan pendidikan Rohul lainnya, Ari Gunawan S. Ia merupakan satu-satunya perwakilan organisasi wartawan lokal di kabupaten Rokan Hulu yang aktif bertugas menjalankan fungsi jurnalistik di Rohul. 
 
“K‎enapa insan pers tidak masuk kedalam anggota dewan pendidikan, apalagi peranan pers sangat besar dalam mendokumentasikan maupun, mempublikasikan kegiatan dewan pendidikan‎,” sebut Ari Gunawan yang merupakan Sekretaris Forum Solidaritas Wartawan Rokan Hulu (FOSWAR).
‎ 
‎”Saya merasa janggal, kenapa insan pers tidak masuk kedalam anggota dewan pendidikan, apalagi peranan pers sangat besar dalam mengemas, mempublikasikan kegiatan dewan pendidikan, seperti kita ketahui pers itu pilar pembangunan ke-4, ada apa ini?,” tanyanya heran. 
 
‎Terang Ari, fungsi Dewan pendidikan yakni menyiapkan sarana dan prasarana untuk kemajuan pendidikan. Jadi insan pers yang sudah direkomendasikan organisasi wartawan lokal, berarti sudah menyiapkan wadah banyak media untuk mengkomunikasikan kegiatan dewan pendidikan. Kok bisa tidak dilibatkan?
 
“Gimana pendidikan mau maju kalu pers tidak dilibatkan,” tandasnya. (Rhc)
Peringati HKN, Sekda Rohul Minta ASN Aplikasikan Semangat Juang Pahlawan

Peringati HKN, Sekda Rohul Minta ASN Aplikasikan Semangat Juang Pahlawan

Peringati HKN, Sekda Rohul Minta ASN Aplikasikan Semangat Juang Pahlawan

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul), Jumaat (17/2/2017) ikuti  upacara Hari Kesadaran Nasional (Harkesda), di halaman Kantor Bupati Rohul pasirpengaraian. Apel Harkesda yang digelar setiap tanggal 17 setiap bulanya ini di pimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Rohul ir. Damri harun, Serta dihadiri Kepala Dinas Badan Dan Kantor dan Perwakilan Organisasi Vertikal.

Kepada ribuan ASN sekdakab rohul ir.Damri harun menyampaikan, peringatan Harkesda Setiap tanggal 17 setiap Bulanya, merupakan momentum untuk mengingatkan kembali jasa para pahlawan yang sudah memerdekakan bangsa dari penjajahan yang sudah dialami ibu pertiwi beberapa ratus tahun. Dengan memaknai perjuangan para pahlawan itu seluruh ASN dapat dengan sungguh-sungguh mengiisi kemerdekaan yang sudah ditinggalkan para pahlwan bangsa.

“ Jadi Untuk Memproklamirkan Kemerdekaan itu Bukanlah sesuatu Hal Yang mudah, Perjunagan Yang Dilakukan Para Pejuang kita Sangat Besar Harta Benda Nyawa Dikorbankan, jadi marilah kita hargai itu dengan bekerja baik dan berintegritas dalam mengisi kemerdekaan yang sudah mereka tinggalkan” pesanya.

Sebagai Pelasksana Pemerintah, Seluruh ASN Harus senantiasa memanamkan niat iklas serta mengutamakan kejujuran, integritas dan profesionalitas dalam menjalankan amanah negara dalam mengisi kemerdekaan untuk mewujudkan cita-cita para pahlawan yang termaktub dalam isi Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

“ mari jalankan tugas dan fungsi yang sudah diamanahkan pada kita masing-masing, karena negara sudah mengamanahkan kita untuk mengisi kemerdekaan dalam membangun kabupaten rokan hulu yang lebih baik kedepan”imbaunya. (Adv/Humas)

Plt Bupati Rohul Non Jobkan 8 Camat, 7 Jabatan Camat Kosong

Plt Bupati Rohul Non Jobkan 8 Camat, 7 Jabatan Camat Kosong

Plt Bupati Rohul Non Jobkan 8 Camat, 7 Jabatan Camat Kosong

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Pelantikan pejabat Eslon III dan IV dilingkungan pemkab rohul, Selasa (14/2/2017) kemarin menyisakan fakta menarik. Selain banyak terdapat wajah-wajah baru di sejumlah jabatan eslon III dan IV, Perombakan besar di jabatan Adminsitrator Camat juga menjadi fakta yang layak disimak.

Dari jabatan 16 camat di kabupaten Rokan hulu, Plt Bupati Rohul hanya mempertahankan 3 camat di jabatanya yang lama. Sementara 8 pejabat camat di non jobkan,  dan lainya 2 camat promosi ke jabatan lain.

Dari Informasi yang dirangkum, Tiga  Camat yang tetap bertahan, yakni Camat Tambusai Zahrial Lutfi, Camat Tandun T. Habrizal dan plt Camat Bonai Darusalam Setiyono. 2 camat yang dipromosikan ke jabatan baru,  yaitu Camat bangun Purba Suharman Nasution yang di promosikan ke Sekretaris Badan pendapatan Daerah, dan mantan Camat Kabun Zulhendri yang di promosikan menjadi Kabag Administrasi Wilayah di Sekretariat daerah.

Untuk mengisi jabatan yang ditinggalkan Zulhendri, Plt Bupati Rohul menunjuk Anang P. Putra, sementara Camat bangun Purba yang ditinggalkan Suharman masih kosong.

Selain itu, 8 pejabat camat tercata di nonjobkan oleh Plt Bupati Rohul. Meraka adalah Camat Rambah Ari Gunadi yang digantikan Sekcam Rambah  Franovandi. Camat Tambusai utara Gorneng juga menerima nasib serupa. Ia “di non jobkan”,dan digantikan  Margono sebagai camat tambusai utara.

Nama Camat lain yang di non jobkan yaitu camat Rambah Hilir Lukmansyah Badoe yang digantikan Kabid Pemdes DPMPD Rohul Ari Kurnia.  Camat Pendalian Khairul Zaman juga di nonjobkan dan digantikan Camat Kunto Darusalam Herdiyanto. selain 4 nama tersebut,  camat lain yang di nonjobkan yaitu Camat rokan IV Koto Agustar,  Camat Kepenuhan  Recko rendra, camat kepenuhan hulu M. Abrar, camat pagaran tapah soeparno dan  camat ujung batu Elbisri. namun bedanya, meski sudah di nonjobkan, Plt bupati rohul belum melantikan penggantinya.

Dengan perombakan  pada jabatan camat ini, otomatis ada kecamatan yang saat ini belum ada pejabat camatnta. 7 kecamatan tersebut yaitu Kecamatan Kepenuhan, Kepenuhan Hulu, Bangun Purba, Rokan IV Koto, Ujung Batu, rambah samo dan Kecamatan Pagaran tapah.

Plt Bupati mengatakan dirinya akan segera melakukan pengisian terhadap pejabat camat ini.  Dia juga menegaskan bahwa mutasi, promisi merupakan hal yang biasa serta tidak perlu dipersoalkan. Yang terpenting, seluruh ASN harus senantiasa siap dan tetap bekerja maksimal dimanapun ia ditempatkan.

“untuk menjalankan roda pemerintahan sementara di jabatan camat yang kosong kemungkinan kita akan di plt kan oleh sekcam masing-masing kecamatan” pungkasnya. (Adv/Humas)

2017,  Satpol PP Rohul Optimis Kikis Habis Pekat di Rohul

2017, Satpol PP Rohul Optimis Kikis Habis Pekat di Rohul

2017, Satpol PP Rohul Optimis Kikis Habis Pekat di Rohul

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Satuan Polisi Pamong Praja  (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran  kabupaten Rokan Hulu (Rohul),   Kamis (16/2/2017)  dini hari, gelar razia penyakit masyarakat (Pekat) dikecamatan Rambah Hilir. Giat Operasi Pekat ini merupakan bentuk Komitmen Satpol PP rohul untuk “ mensterilkan” wilayah rohul dari tempat-tempat maksiat.

Razia yang dilakukan satpol PP Rohul di Simpang D, Kecamatan Rambah Hilir ini, dipimpin Langsung Kepala Bidang Penegakan Peratiuran Daerah Syamsul Kamal SH. Dalam Razio itu, Satpol PP rohul melibatkan puluhan personil. Meski dalam kondisi hujan, para polisi Penegak perda ini tak menyuurutkan semangat dari personil satpol PP rohul.

Dalam razia tersebut,   Satpol pp Rohul,  berhasil menjaring  7 wanita penghibur,  4 orang pengunjung serta beberapa botol minuman keras.   selain itu personil satpol pp juga menyita sound sistem di  warung remang-remang tersebut sebagai barang bukti.

Kepala Satuan polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaan Rohul Drs. Yusri Msi, melalui, Kabid penegakan perda Samsul kamal, mengatakan razia pekat ini merupakan tindaklanjut,  dari banyaknya laporan masyarakat di kecamatan rambah hilir, yang resah terhadap aktivitas warung remang-remang didaerah tersebut.

Menurutnya giat penertiban warung remang-remang ini, merupakan upaya mempersempit serta mengkis habis tempat maksiat di kabupaten rokan hulu khusunya di kecamatan Rambah dan sekitarnya.  

“ tahun 2017 ini pembrantasan tempat-tempat maksiat dan pekat, menjadi prioritas utama, dengan razia yang dilakukan ini diharapkan dapat mempersempit serta mengikis habis tempat maksiat di rokan hulu” targetnya.

Samsul Kamal mengaku,  giat razia tempat maksiat ini akan terus dilakukan sepanjang tahun 2017,  dengan fokus utama daerah kecamatan rambah dan sekitarnya,  serta kecamatan yang ditengarai banyak terdapat tempat maksiat. Selain tempat maksiat, kedepan Satpol PP rohul juga mengintensifkan razia di penginapan kelas melati, yang juga dilaporkan banyak melnerima pasangan yang tidak dilengkapi surat nikah. (Ar/Rhc)

Plt Bupati Rohul Lantik Serentak  62 Kades Terpilih Hasil Pilkades 2016

Plt Bupati Rohul Lantik Serentak 62 Kades Terpilih Hasil Pilkades 2016

Plt Bupati Rohul Lantik Serentak 62 Kades Terpilih Hasil Pilkades 2016

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Dari 70 Kepala Desa (Kades) terpilih hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 1 Desember 2017 lalu, 62 Kades terpilih resmi dilantik serentak  oleh Plt Bupati Rokan Hulu (Rohul), H. Sukiman, Senin (13/2/2017) pagi, di Convention Hall Masjid Agung Isamic Centre Rohul.

Pelantikan sekaligus pengambilan sumpah jabatan Kades terpilih hasil Pilkades serentak se-Rohul 1 Desember 2016, dihadiri para pejabat Forkompinda Rohul,  seperti Kajari Rohul Syafiruddin SH MH, Ketua DPRD Rohul Kelmi Amri SH, Kapolres Rohul, Dandim -0313/KPR, termasuk anggota DPRD Riau dari Fraksi PDI-P, Rusli Ahmad.

Juga hadir sejumlah, anggota DPRD Rohul, Sekda Rohul Ir Damri Harun, Asisten I Setda Rohul, Ketua GOW Rohul Hj Peni Sukiman, Camat se-Rohul, serta pejabat di lingkungan Pemkab Rohul, sanak saudara serta keluarga Kades yang dilantik, serta tokoh masyarakat dan perwakilan masyarakat 62 desa.

Dalam pelantikan ke 62 Kades terpilih, ada dua Kades di antaranya merupakan perwakilan dari kaum perempuan, Erina Ayungningsih dilantik sebagai Kades Masda Makmur Kecamatan Rambah Samo, dan Nanik Yuniar SPd dilantik sebagai Kades Mahato Sakti Kecamatan Tambusai Utara.

Dalam pelantikan itu, Kades Rambah Muda Kecamatan Rambah Hilir Rian Denny Setiawan, merupakan anak dari anggota DPRD Rohul, menjadi Kades termuda yang dilantik.

Plt Bupati Rohul H. Sukiman berterima kasih ke para Kades yang dilantik, karena sudah tampil rapi. Ia meminta Kades terus tampil rapi di depan masyarakatnya. Apalagi, dalam pelantikan tersebut cukup meriah dan berlangsung sukses, serta aman.

Dakam arahannya, dirinya meminta ke 62 Kades terpilih yang baru dilantik, agar menjalankan amanah. Terkait besarnya bantuan Dana Desa (DD) dari APBN, diharapkan agar bantuan dikelola profesional karena diawasi ketat, baik Inspektorat, BPK, bahkan diawasi KPK.

Plt Bupati juga tidak menginginkan, ada oknum Kades yang terlibat di pusaran korupsi, dari itu ia meminta bantuan pemerintah, baik bantuan DD atau ADD benar-benar untuk pembangunan desa, tidak dipakai untuk hal lain atau kepentingan pribadi.

Plt Bupati Rohul juga mengharapkan, nantinya Kades memberikan pelayanan seadil-adilnya kepada masyarakat, tanpa mengkotak-kotakan masyarakat.

“Seluruh masyarakat, juga harus mendapatkan pelayanan yang merata. Sebagai pamong di desa, Kades tidak boleh cepat puas namun terus belajar bagaimana cara meningkatkan pelayanan ke masyarakat sehingga ada tingkat kepuasan," harap H Sukiman.

Usai dilantik, ke 62 Kades diminta H Sukiman, agar bisa segera merealisasikan janjinya ke masyarakat, serta tidak melakukan penyimpangan jabatan.

“Yang terpenting,  agar segera menyusun RPJMD Desa, APB Desa sesuai visi dan misi dalam mendukung program pemerintah. Melakukan pembinaan terhadap aparat desa dan LMD, fungsikan kantor desa untuk tempat pelayanan dan menghindari di rumah pribadi," imbau Plt Bupati Rohul Sukiman.

Setelah dilakukan pelantikan, susana semakin meriah, karena setiap Kades beserta istri diberi kesempatan foto bersama Plt Bupati Rohul serta pejabat dari unsur Forkompinda Rohul. Suasana juga disibukan dengan foto bersama sanak saudara dan masyarakat dari desanya yang ikut menyaksikan proses pelantikan dari luar lokasi acara. (Adv/Humas)

DPRD Rohul Minta Pemkab Revisi Perda Pilkades Serentak

DPRD Rohul Minta Pemkab Revisi Perda Pilkades Serentak

DPRD Rohul Minta Pemkab Revisi Perda Pilkades Serentak

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Masih adanya persoalan yang timbul pada pelaksanaan Pemilihaan Kepala Desa (Pilkades) serentak,  Tahap pertama, 1 Desember 2016 lalu menjadi catata terendiri bagi DPRD Rohul.   Ketua DPRD Rohul Kelmi Amri SH, Meminta Pemerintah Kabupaten Rokan hulu (Rohul) segera melakukan Revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2016, tentang Pilkades Serentak, sehingga pelaksanaan Pilkades Serentak Tahap II Tahun 2018, dapat Berjalan lebih sempurna.

Kelmi Mencontohkan, salah satu kelemahan yang terlihat pada Pelaksanaan Pilkades Tahap I, seperti pada Tupoksi Panitia Pilkades dan Juga Panitia Pengawas. Ia merasa, banyak panitia pelaksanaan pilkades, Panwas ataupun para calon yang tidak puas, kurang memahami, bagaimana mekanisme pengaduan dan penyelesaian hasil Pilkades.

“ kita amati pada pilkades tahap I, setelah hasil pilkades diketahui,  banyak calon kades yang tidak puas, belum mehami proses pengaduan, seketika mereka tidak puas, mereka langsung lapor ke DPRD dan pemerintah daerah,  ini kan tidak pas, kan ada badan pengawas yang bisa menyelasaikan itu, jadi menurut saya tupoksi panitia pilkades dan panwas itu harus lebih dipertegas” saran Kelmi. 

Meski menyatakan masih ada titk lemah pada perda pilkades sebagai paying hukum pelaksanaan Pilkades Serentan, secara umum kelmi amri tetap mengapresiasi pelaksanaan Pilkades tahap pertama ini, yang dianggapnya sudah berjalan sukses dan lancar. Namun demikian dirinya memandang Revisi Perda Pilkades menjadi salah satu perda yang urgens, untuk segera di revisi demi memperbaiki kelemahan pelaskanaan pilkades, sehingga kelemahan saat pilkades tahap I tidak terjadi lagi pada pilkades tahap II, tahun 2018 mendatang.

“ DPRD Rohul siap menjadikan Revisi Perda tersebut sebagai Prioritas” janji Kelmi 

Saran Ketua DPRD Rohul Kelmi Amri, yang meminta Pemkab Rohul untuk melakukan Revisi Perda tentang Pilkades ini di Amini Plt Bupati Rohul H.Sukiman. Sukiman mengakui memang ada kekurangan dalam peraturan daerah khusunya dari sisi aturan dan juga Sanksi.  Untuk itu kedepan Pemerintah akan lebih memperketat aturan pilkades,  sehingga menutup calon-calon kades untuk berlaku curang.

“ insyaalah akan kita konsultasikan diamana celah peluang para calon untuk berbuat curang kita akan tambal, sehingga yang bengkok-bengkok itu bisa kita luruskan” tuturnya .

Sukiman Berharap dengan semakin baiknya regulasi pelaksanaan Pilkades serentak ini kedepan secara langsung dapat berpengaruh dalam  menghasilkan kepala desa yang benar benar mendapat legitimasi oleh rakyat, bukan didapt karena praktek kecurangan ataupun politik uang. (Rhc)

Pemkab Rohul Persilahkan Calon Kades Tak Puas Gugat Hasil Pilkades Ke PTUN

Pemkab Rohul Persilahkan Calon Kades Tak Puas Gugat Hasil Pilkades Ke PTUN

Pemkab Rohul Persilahkan Calon Kades Tak Puas Gugat Hasil Pilkades Ke PTUN

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rokan Hulu, H. Sukiman, Menegaskan,  Proses Penyeslaian Gugatan Hasil Pilkades Serentak, yang diajukan 16 Kepala Desa yang kalah, pada pelaksanaan Pilkades Serentak 1 Desember 2016 lalu sudah sesuai aturan. namun karena tidak ada bukti akurat, Pemkab Rohul akhirnya memutuskan untuk tetap melantik kades terpilih dengan suara terbanyak.

Penjelasan tersebut disampaikan Plt Bupati Rohul Sukiman, Kepada Wartawan, Senin (13/2/2017) Usai Melantik 62 Kades terpilih, di Convention Hall, masjid agung madani Islamic center pasirpengaraian.  Bagi pihak yang merasa tidak puas dengan keputusan ini, pemkab rohul mempersilahkan memggungat keputusan pemkab rohul ini  ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negera (PTUN) .

“Proses penyelesaian Gugatan Hasil Pilkades sudah dilakukan sesuai tahapan dan prosedur yang ada,  namun jika masih ada yang tidak puas dengan keputusan ini, silahkan ikuti aturan sesuai peraturan perundangan dengan menngajukan gugatan ke PTUN, Kita siap” ungkap sukiman.

Seperti Yang diketahui,  dari hasil pelaksanaan Pilkades Serentak 1 desember lalu, terdapat 16 Calon Kepala desa yang mengajukan gugatan hasil Pilkades. Para calon kades yang kalan ini menggugat hasil pilkades di desa mereka karena menduga masih banyaknya  kecurangan yang terjadi mulai dari  tidak netralnya panitia pelaksana pilkades, keterlibatan aparat pemerintah desa, mobilisasi pemilih, hingga politik uang.

Bahkan, baru-baru ini pendukung calon kades yang kalah, yaitu desa pauh (kecamatan Bonai Darusalam) dan desa tangun (kecamatan Bangun Purba), melakukan aksi unjuk rasa,  menolak keputusan pemerintah yang tetap melantik  kades terpilih.  Karena adanya penolakan ini, pemerintah  bersama Polres rohul  memperketat pengamanan saat pelantikan Kades terpilih, untuk menghindari terjadinya kericuhan saat pelantikan.

Kepala Dinas Pemebrdayaan masyarakat dan pemerintah desa (DPMPD) Rohul Abdul Haris, menghimbau kepada seluruh Pihak, yang tidak puas untuk dapat berpikir jernih dalam menyikapi hasil pilkades serentak ini. Para calon kades yang merasa tidak puas dengan hasil pilkades serentak ini, dapat menempuh jalur konstitusional, yakni dengan mengajukan gugatan ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTUN).

Selain itu, Para kades terpilih, juga diharapkan segera melakukan konsilidasi dan merangkul pihak-pihak yang tidak puas.  Hal ini penting, untuk menyatukan kembali mempersatukan masyarakat yangsempat terkotak-kotak, karena proses pelaksanaan pilkades serentak ini. 

“ kita harapkan, Pasca pelantikan Kades terpilih ini, seluruh komponen masyarakat dapat mendukung program kerja serta visi dan misi kades terpilih, sehingga pembangunan di desa dapat berjalan sesuai yang diharapkan masyarakat” pungkas Haris. (Rhc)

Menangkan Pemilu, DPD PAN Rohul Lakukan Restrukturisasi Dari DPD Hingga Ranting

Menangkan Pemilu, DPD PAN Rohul Lakukan Restrukturisasi Dari DPD Hingga Ranting

Menangkan Pemilu, DPD PAN Rohul Lakukan Restrukturisasi Dari DPD Hingga Ranting

Bonai Darussalam (Rokanhulu.com) - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Muhamad Syahril Topan ST,  terus gencar lakukan Restrukturisasi terhadap internal PAN Rohul,  Mulai dari DPD hingga ke tinggkat Ranting.  Hal ini dilakukan untuk mencapai Target Partai Amanat Nasional, menjadi juara Pemilu 2019.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua DPD PAN Rohul Syahril Topan, saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) PAN Kecamatan Bonai Darusalam Di Aula Kantor Desa Sontang, Senin (13/2/2017). Menurut Syahril Topan Musyawarah Cabang (Muscab) merupakan salah satu langkah untuk memperkuat system partai dari tingkat Kabupaten, Kecamatan, hingga ketingkat RT dan RW.

“Diharapkan dengan pembehanan struktur dari DPD hingga rating dapat membentuk sistem yang kuat, sehingga partai PAN Rohul bisa memberikan kontribusi, kepada masyaraat baik secara langsung ataupun tidak langsung" harap Syahril Topan.

Muscab PAN Rohul di Kecamatan Bonai Darusalam ini, merupakan Muscab Ke 7 yang dilakukan DPD PAN Rohul sejak Ketua DPD PAN Rohul dilantik.  Hadir dalam Muscab tersebut,  Ketua MPP PAN Rohul Muhamad Yunus, Kepala Desa Sontang Zulfahrianto, Serta Pengurus dan kader partai matahari terbit tersebut .

Dalam Muscab Tersebut,Mulyadi SE.sy terpilih secara aklamasi sebagai ketua DPC PAN Rohul Kecamatan Bonai darusalam yang ditandai dengan penyerahan bendera pataka PAN rohul dari Ketua DPD PAN Rohul Syarhil Topan. Terpilihnya mulyadi berdasarkan kesepakatan tim 9 yang diektuai Ayatulah kumaini dan disetujui seteluh perserta muscab.

Menurut Topan, saat ini dari 16 kecamatan, DPD PAN Rohul sudah melaksanakan  Muscab di 7 kecamatan. Ditargetkan 16 DPC sudah selesai melaksanakan Muscab dalam waktu 2 bulan. Setelah muscab, struktur organisasi DPC hingga ranting tuntas diharapkan Seluruh DPC, sudah dapat menjalankan program kerja kerja politik dalam rangka mensosialisasikan partai ke masyarakat.

Sementara itu Ketua Majlis Pertimbangan Partai (MPP) DPD PAN Rohul Muhaman Yunus berharap, Ketua DPC PAN Bonai Darusalam terpilih, bisa merangkul seluruh elemen di Kecamatan Bonai Darusalam dalam memebsarkan PAN.

“ dengan bergabungnya masyarakat akan memwbawa dampak terhadap perlolehn suara konstituen di bonai darusalam dan akan berbanding lurus dengan meningkatknya kursi di DPRD”pesanya.

Ketua DPC PAN Bonai Darusalam Mulaydi SE.sy mengaku dirinya siap membesarkan PAN Rohul Di Bonai Darusalam. Diakuinya, Dalam waktu dekat dirinya akan segera menyusun kompisisi kepengurusan DPC hingga ke tingkat ranting di RT RW serta menyusun Program kerja.

“ kita akan merangkul serta meyakinkan seluruh elemen masyarakat baik tokoh pemuda, agama, budaya serta para tokoh masyarakat untuk bergabung dan berjuang bersama Partai Amanat Nasional.”pungkasnya. (Rhc)

Hasil Lab Limbah Cair Lebihi Baku Mutu, PT SJI Nusa Coy Terancam Sanksi Berat

Hasil Lab Limbah Cair Lebihi Baku Mutu, PT SJI Nusa Coy Terancam Sanksi Berat

Hasil Lab Limbah Cair Lebihi Baku Mutu, PT SJI Nusa Coy Terancam Sanksi Berat

Pair Pengaraian (Rokanhulu.com) - Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rokan Hulu, Rabu (8/2/2017) petang telah mengekpose hasil analisa laboratorium terhadapsampel limbah cair Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sumber Jaya Indah (SJI) Nusa Coy dan sampel air Sungai Batang Lubuh yang diduga tercemar akibat merembesnya limbah cair perusahaan di ruang rapat kantor Dinas LH Rohul.

Ekpose hasil Laboratorium Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Riau terhadap sampel limbah cair perusahaan tersebut, dipimpin Kepala Dinas LH Rohul Drs H Hen Irfan MSi dihadapan Manager PKS PT SJI Nusa Coy Anal Ridwan Sirait dan Kabag Tata Usaha PT SJI Nusa Coy Rilan Manulang.

Kendati dalam ekpose hasil laboratorium tersebut tidak ada di undang para wartawan media cetak dan elektronik, namun diketahui, dari empat titik sampel limbah cair kelapa sawit dan air sungai batang lubuh bagian hulu dan hilir di Desa Ulak Patian, terbukti air sungai batang lubuh tercemar dan limbah cair kelapa sawit melebihi baku mutu yang ditetapkan baik BOD dan COD.

Kepala Dinas LH Rohul Drs H Hen Irfan MSi kepada, Kamis, (9/2/2017) membenarkan telah melakukan ekposes terhadap hasil analisalaboratorium PUPR Provinsi Riau dari sampel limbah cair PKS PT SJI Nusa Coy dihadapan Manager dan KTU PKS PT SJI Nusa Coy Rabu (8/2/2017) kemarin.

‘’ Dari hasil laboratorium PUPR Riau, dari titik sampel yang kita ambil baik itu Air limbah masuk parit, Air limbah abu boiler, air Sungai Batang Lubuh Bagian Hulu dan Hilir, hasilnya melebihi dari baku mutu yang ada,’’ jelasnya

Disinggung sanksi yang diberikan kepada PKS PT SJI Nusa Coy, Hen Irfan mengatakan, pemerintah daerah telah memberikan sanksi administratif yakni sanksi paksaan pemerintah.

Dengan memberikan batas waktu kepada perusahaan untuk melakukan perbaikan stimulan pengelolaan limbah cair serta menyampaikan permohonan revisi dokumen Amdal, UKL dan UPL.

‘’Kita melihat perusahaan ada upaya dan menindaklanjuti sanksi paksaan pemerintah. Kalau perusahaan tidak melaksanakan sanksi yang diberikan makan akan dikenakan sankri berikutnya yakni pembekuan izin hingga pencabutan izin lingkungan oleh Pemkab Rohul,’’ tegasnya 

Dikatakannya, bilamana sanksi administrasi tidak dipatuhi, maka perusahaan bisa dikenakan sanksi pidana sesuai dengan Pasal 100 ayat 1 dan ayat 2 UU 32 tahun 2009 tentang PPLH.

Kendati hasil laboratorium sampel limbah cair PKS PT SJI Nusa Coy telah dinyatakan melebihi baku mutu, namun Hen Irfan secara resmi belum menyatakan perusahaan diduga telah melakukan pencemaran terhadap air sungai Batang Lubuh.

‘’Tapi ada kelalaian perusahaan, dimana pengelolaan limbah cair kelapa sawit berada diluar Ipal dan merembes ke perairan sungai. Memang limbah cair PT SJI Nusa coy melebihi baku mutu, tapi tidak mencemari, dan ada potensi terjadi pencemaran. Tentu dengan diberikannya sanksi paksaan pemerintah, perusahaan dapat mengelola Ipal dengan baik kedepannya,’’ jelasnya

Diakuinya, Dinas LH Rohul belum ada mendapatkan laporan atau tuntutan masyarakat Desa Ulak Patian terhadap adanya dugaan pencemaran air sungai Batang Lubuh.

‘’Sejauh ini belum ada tuntutan yang disampaikan masyarakat Desa Ulak Patian kepada perusahaan. Kalau ada tuntutan ganti rugi, Dinas LH Rohul akan fasilitasi,’’ tuturnya. (Rls/Ar)

Makin Terkenal, 60 Ribu Masyarakat Luar Daerah Kunjungi Masjid Agung Islamic Centre Rohul

Makin Terkenal, 60 Ribu Masyarakat Luar Daerah Kunjungi Masjid Agung Islamic Centre Rohul

Makin Terkenal, 60 Ribu Masyarakat Luar Daerah Kunjungi Masjid Agung Islamic Centre Rohul

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Berdasarkan data dihimpun pengurus Pengelola Masjid Agung Nasional Ismamic Centre Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), setiap bulannya lebih dari 60 ribu masyarakat di Provinsi Riau maupun luar Riau, kunjungi Masjid Agung Islamic Centre untuk melihat kemegahan dan keindahan masjid yang terkenal secara nasional.

Hal Itu diakui Ketua Umum Badan Pengelola Masjid Agung Nasional Islamic Centre Rohul, H. Zulyadaini melalui Humas, Husni Budiman, Kamis (9/2/2017), saat ditanya dari jumlah 60 ribu lebih warga yang berkunjung per bulannya, mereka datang untuk melihat kemegahan masjid yang tersohor, dan dilengkapi berbagai fasilitas pendukungnya juga kegiatan keagamaannya.

“Pengunjung terbanyak, berasal dari Sumatera Barat umumnya kaum ibu pengajian, wirid, pelajar termasuk pegawai. Kemudian dari Sumatera Utara, dan kabupaten/ kota di Roau lainnya, seperti Pekanbaru, Dumai, Bengkalis, Kampar dan lainnya. Jelasnya, seluruh tamu yang berkunjung ke Masjid Agung islamic Centre Rohul kita data jumalahnya,” terang Husni Budiman.

Husni yang akrab disapa Suni, juga mengakui biasanya para pengunjung yang baru pertama kali berkunjung, mereka akan berkeliling melihat apa-sapa saja kemegahan yang ada di Masjid Agung tersebut. Kebanyakan, dari mereka akan berkeliling melihat seluruh bagian bangunan masjid, baik ruang utama masjid, fasiotas aula, mini market, serta fasilitas lainnya juga kegiatan keagamaan.

“Selain kegiatan rutin ibadah shalat lima waktu, juga masjid Agung ada kegiatan bagi pelajar hafiz Quran yang dibina. Juga pustaka digital, aula, serta paling banyak mereka melihat kota Pasir Pangaraian dari menara masjid 99 meter,” ungkap Suni lagi.

Biasanya, setiap kunjungan ramai yang biasanya hari Sabtu dan Minggu serta hari libur nasional, masjid Agung bakal disesaki pengunjung. Malahan, jumlahnya bisa membludak, sehingga pengelola Masjid Agung sendiri menyiapkan petugas pemandu bagi tamu-tamu yang akan berkunjung.

Bukan itu saja, pengunjung yang datang biasanya rombongan, baik dengan bus besar pariwisata, bis kecil, mobil pribadi, mobil rental termasuk superband.Dari pengunjung yang datang, ada juga dari Pelembang, Lampung, Jambi, Jawa Barat, termasuk Jakarta dan Kediri. Bila saat liburan, maka kawasan halaman masjid Agung akan sesak dipenuhi kendaraan dari berbagai model.  

“Bagi pengunjung yang sudah sering datang, biasanya mereka ikut kegiatan ibadah yang dilaksanakan di masjid. Jelasnya, kini Masjid Agung Madani Ismalic Centre Rohul merupakan sebagai ikon dan simbol umat Islam di Rohul berjuluk negeri seribu suluk. Dan itu, kebanggaan kita semua, sehingga tamu yang datang kita layani mereka dengan baik,” terang Suni lagi. 

Tahun ini Kecamatan Rambah Prioritas Penyelesaian Tapal Batas Wilayah

Tahun ini Kecamatan Rambah Prioritas Penyelesaian Tapal Batas Wilayah

Tahun ini Kecamatan Rambah Prioritas Penyelesaian Tapal Batas Wilayah

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com)  Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), melalui Bagian Administrasi Wilayah (Adwil), tahun 2017 memprioritaskan, penyelesaian batas wilayah desa dan kelurahan di kecamatan Rambah. Pemerintah daerah, sudah mengusulkan anggaran sebesar Rp.600 juta, di  APBD Murni Rohul 2017, untuk menyelesaikan, tapal batas di ibukota kabupaten rokan hulu tersebut. Hal itu disampaikan, Plt Kepala Bagian Administrasi Wilayah (Adwil), Muhamad Zaki. S.stp, Rabu (9/2/2017), di ruang kerjanya. Menurutnya, penyelesaian tapal batas ini, sebenarnya sudah di rencanakan pada tahun 2016 lalu. Tetapi karena terjadinya defisit anggaran, maka kegiatan tersebut terpaksa di tunda pelaksanaanya. Diakuinya, dijadikanya kecamatan Rambah sebagai prioritas utama penyelesaian tapal batas ini mengingat status kecamatan rambah sebagai  ibukota Kabupaten. saat ini saja dari 13 desa dan 1 kelurahan yang ada di kecamatan Rambah, sebagian besar batas wilayahnya,  masih bersifat batas segmen daerah. Artinya, batas wilayah desa tersebut, masih  antara satu Desa, dan desa lain dan belum bersifat  menyatu (Polygon). "Selain itu, beberapa batas desa di kecamatan Rambah, belum memiliki koordinat yang jelas, serta belum diterbitkan Surat Keputusan (SK) dari Bupati" ungkap Zaki. Lebih lanjut diterangkanya, dalam penuntasan tapal batas wilayah di kecamatan Rambah ini, Pemerintah nantinya akan memaksimalkan peran dari Pemerintah Kecamatan, Kepala desa dan Tokoh Masyarakat. Hal ini bertujuan agar batas wilayah yang dibuat disepakati semua pihak, sehingga menghindari terjadinya maslah di kemudian hari. Karena, dari beberapa pengalaman, kendala yang sering dihadapi dalam penentuan tapal batas wilayah ini, yakni, adanya ketidak sepakatan antar desa terkait adanya  objek yang berpotensi menjadi PAD desa, yang berada di perbatasan antara satu desa dengan desa lainya. Untuk itu, peran camat sangat dibutuhkan, sebagai fasilitasi dalam memecahkan persolan tersebut, sehingga kedua belah pihak tidak dirugikan. "Dari hasil kesepakatan antar desa, tapal batas ini nantinya, kita akan tetapkan  batas wilayah, koordint wilayah, serta peta wilayah yang dilengkapi dengan koordinat" ujar Zaki. Selain itu, kendala yang masih umum terjadi, yaitu kurangnya dukungan masyarakat terhadap penyelesaian tapal batas ini. Umumnya, masyarakat masih beranggapan, penetapan tapal batas, mempengaruhi legalitas lahan mereka. "Padahal penetapan batas wilayah itu kan hanya bersifat admintrsasi pemerintahan, sementara hak atas tanah itukan ada dokumen legalitas dan riwayatnnya, jadi masyarakat tak perlu kuwatir, jikapun nanti  lahan mereka setelah penetapan tapal batas ini masuk ke desa lain misalnya, hak atas lahan itu tidak akan berubah" himbaunya. Selain Kecamatan Rambah yang menjadi prioritas penyelsaian tapal batas desa dan kelurahan tahun ini, Bagian Administrasi Wilayah Setda Rohul, juga tengah mengupayakan anggaran bantuan keungan (Bankeu) dari pemerintah provinsi Riau untuk penyelesaian tapal batas kecamatan rambah hilir. " Kita harapkan usulan kita di akomodir sehingga tahun ini kita bisa laksanakan penyelesaian tapal batas desa di kecamatan rambah dan rambah hilir" pungkas mantan Camat kabun itu. (Ar/Rhc)

Gelar Rapat Persiapan Pelantikan, DPMPD Rohul Pastikan 62 Kades Terpilih Di Lantik 13 Februari 2017

Gelar Rapat Persiapan Pelantikan, DPMPD Rohul Pastikan 62 Kades Terpilih Di Lantik 13 Februari 2017

Gelar Rapat Persiapan Pelantikan, DPMPD Rohul Pastikan 62 Kades Terpilih Di Lantik 13 Februari 2017

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa (DPMPD), Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Rabu (8/2/2017), gelar rapat persiapan pelantikan  Kepala desa hasil pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak yang rencananya akan digelar Senin pekan depan.

Rapat persiapan pelantikan kades terpilih, yang digelar di Aula kantor Dinas, Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa Rohul di pimpin langsung, Kadis PMPD Abdul Haris. Turut hadir Kasat Intel Polres Rohul Reza Aditia, Plt Kasubag Protokoler Tanti Eka Sari.

Dalam rapat tersebut, DPMPD bersama Protokoler Sekretariat daerah  menjelaskan secara detail, tekhnis acara pelantikan yang rencananya akan dilakukan  langsung Plt Bupati Rohul, H.Sukiman, Pada hari hari senin (13/2/2017) di convention hall Masjid Agung Madani Islamic Center Kabupaten Rokan Hulu.

Kepala Dinas PMPD Rohul Abdul Haris menyebutkan, pelaksanaan pelantikan Kades terpilih, tetap mengacu akhir masa jabatan kepala desa sebelumnya, atau desa tersebut saat ini dijabat pejabat sementara (pjs). dari 70 desa yang mengikuti pemilihan kepala desa serantak tahap pertama 1 desember 2016 lalu, terdapat 62 kepala desa terpilih yang akan dilantik.  Sementara 8 Kepala Desa lagi, pelantikanya akan dilakukan secara bertahap , hingga bulan Juli 2017.

"jadi setelah kita laksanakan pilkades serentak, kita juga akan melakukan pelantikan kades serentak, namun pelantikan tetap mengacu pada akhir masa jabatan kepala desa di desa tersebut” terang haris.

Disinggung terkait hasil gugatan 16 Calon kepala desa, yang menggugat hasil pilkades di desanya. Haris menjelaskan, Panitia Pilkades Kabupaten sudah memproses gugatan tersebut.  Namun haris tidak menjelaskan secara rinci apakah 16 gugatan calon kades tersebut ditolak seluruhnya atau hanya sebagian. Dengan bahasa mengambang, Haris hanya menyatakan bahwa kades yang dilantik, adalah kepala desa terpilih, yang memiliki suara terbanyak,

“ yang dialntik itu tetap kepala desa terpilih dan memiliki suara terbanyak serta dipilih masyarakat” sebut haris tanpa menyebut apa hasil keputusan panitia  pilkades kabupaten terhadap gugatan 16 cakades. (Rhc)

Panen Cabai Merah Perdana di Tambusai Utara, Plt Bupati Harapkan Rohul Sebagai Sentra Produksi Cabai Di Riau

Panen Cabai Merah Perdana di Tambusai Utara, Plt Bupati Harapkan Rohul Sebagai Sentra Produksi Cabai Di Riau

Panen Cabai Merah Perdana di Tambusai Utara, Plt Bupati Harapkan Rohul Sebagai Sentra Produksi Cabai Di Riau

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Plt Bupai Rohul H Sukiman melakukan panen cabai perdana diatas lahan seluas 1 hektar milik Kelompok Tani (Koptan) Maju Jaya Makmur Desa Simpang Harapan Kecamatan Tambusai Utara, Selasa (7/2/2016) Siang.

Dalam kegiatan panen cabai perdana tersebut, untuk pengembangan budidaya Cabai Merah yang dilakukan 12 Koptan di 7 kecamatan di Kabupaten Rohul penerima program pengembangan kawasan cabai merah yang bersumber dari dana Dekon Sentrasi APBN tahun 2016 lalu hasilnya cukup mengembirakan tahun ini.

Hadir dalam acara panen bersama kegiatan pengembangan kawasan cabai merah tersebut, Ketua GOW Rohul Hj Peni Herawati Sukiman, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Rohul Ferry HC, Forkopimda, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Rohul Mubrizal SP MMA, Upika Tambusai Utara, Kades Simpang Harapan Kaslan, Ketua dan Anggota Koptan Maju Jaya Makmur dan masyarakat setempat.

Plt Bupati Rohul H Sukiman kepada wartawan, Selasa (7/2/2017) merasa bangga melihat keberhasilan pelaksanaan program pengembangan budidaya Cabai Merah di Kabupaten Rohul khususnya di lahan seluas 1 hektar milik Koptan Maju Jaya Makmur.

Tentunya, capaian dari hasil panen budidaya pengembangan Cabai Merah di Tambusai utara ini akan memotivasi bagi Koptan lainnya untuk merealisasikan program pengembangan Kawasan cabai merah yang bersumber dari Dana Dekon Sentrasi APBN tahun 2017 selaus 40 hektar.

" Pemkab Rohul akan support penuh kepada Koptan dalam pengembangan budidaya cabai merah ini. Karena selama ini, kebutuhan cabai merah di Rohul dipasok dari kabupaten tetangga. Kedepan, daerah kita bisa menjadi sumber produksi cabai merah di Riau,’’ tuturnya.

Dia memberikan apresiasi kepada Pemprov Riau melalui Dinas TPHP yang telah menjadikan Rokan Hulu percontohan budidaya pengembangan kawasan cabai merah untuk Pemerintah Provinsi Riau tahun ini.

Wabup Rohul itu mengatakan, keberhasilan Koptan Maju Jaya Makmur Desa Simpang Harapan Kecamatan Tambusai Utara dalam merealisasikan program pengambangan kawasan cabai merah, tentunya keberhasilan yang sama juga dialami Koptan di 7 kecamatan di Rohul penerima bantuan program pengembangan kawasan cabai merah tahun 2016 yang pada bulan ini dipanen.

‘’ Disaat harga cabai mahal di luar daerah, kita saat panen cabai di Desa Simpang Harapan, harga per kilogramnya sekitar Rp35 Ribu hingga Rp37 Ribu. Sementara harga cabai di luar Rohul melambung tinggi. Tentu ini akan menguntungkan petani kita,’’ jelasnya

Dia mengatakan, dalam 1 hektar luas tanaman cabai Koptan Jaya Makmur, dalam dua hari panen cabai bisa mencapai 750 kilogram, sehingga kalau sebulan hasil panen cabai ini memberikan keuntungan kepada petani dan secara otomatis kesejahteraan petani cabai akan mendapat keuntungan yang cukup besar.

‘’ Untuk program pengembangan kawasan cabai merah di Rohul tahun 2016 seluas 15 hektar. Tahun ini, kita mendapatkan bantuan 40 hektar pengembangan cabai merah. Tentu semakin hari luas lahan tanaman cabai di Rohul semakin bertambah pengembangannya,’’ tuturnya.

Sukiman mengaku, untuk pemasaran dari hasil panen cabai merah tidak sulit, karena pembelinya sangat banyak baik yang datang dari Pekanbaru. ’’Saat petani panen cabai, untuk pemasaran tidak sulit. Karena sebelum panen, pedagang sudah melirik dan datang ke Rohul.

Ditempat terpisah, Kadis TPHP Riau Ferry HC didampingi Plt Bupati Rohul H Sukiman kepada wartawan, Selasa (7/2017) menyatakan rasa bangga, atas keberhasilan panen cabai perdana diatas lahan seluas 1 hektar milik Kelompok Tani Maju Jaya Makmur Desa Simpang Harapan Kecamatan Tambusai Utara.

Karena dalam sehari, Koptan memanen cabai merah yang merupakan bantuan dari Dana Dekon Sentrasisasi APBN tahun 2016 melalui program pengembangan kawasan cabai merah, saat panen hari ini (Selasa, red) mencapai 750 kilogram perhari, kalau sebulan panenya hasilnya luar biasa bagi penghasilan petani.

Apakah hasil panen cabai perdana di provinsi Riau yang dipusatkan di Desa Simpang Harapan Kecamatan Tambusai Utara Kabupaten Rohul ini akan menjadi percontohan di Provinsi Riau.’’Bisa begitu. Ini bantuan sekaligus keberhasilan Koptan Maju Jaya Makmur menjadi Percontohan di Riau. Memang ada beberapa kabupaten kota di Riau yang mendapatkan bantuan, tapi di Rohul khususnya 7 kecamatan hasil panen cabai baik sekali,’’ ujar Ferry HC usai panen cabai merah bersama dengan Plt Bupati Rohul H Sukiman  di Desa Simpang Harapan.

Kecamatan penerima bantuan program pengembangan kawasan cabai merah tahun 2016 diantaranya Kecamatan Kepenuhan, Tambusai, Tambusai Utara, Ujung Batu, Rambah, Rambah Samo dan Kunto Darussalam yang merupakan daerah potensi dan mempunyai lahan kering. (Adv/Humas)

Abdul Masykur Pimpin PK Golkar Kepenuhan Periode 2017-2022

Abdul Masykur Pimpin PK Golkar Kepenuhan Periode 2017-2022

Abdul Masykur Pimpin PK Golkar Kepenuhan Periode 2017-2022

Kepenuhan (Rokanhulu.com) - Melalui Musyawarah Kecamatan (Muscan) Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golongan Karya (Golkar), Abdul Masykur, terpilih untuk memimpin PK Partai Golkar Kepenuhan priode 2017-2022.

Muscam PK Golkar Kepenuhan, digelar di Gedung Pertemuan, Kelurahan Kepenuhan Tengah, Kecamatan Kepenuhan, Minggu (5/2/2017) pukul 10.00 Wib, yang dibuka Ketua Harian DPD 2 Partai Golkar Rohukl, H.Masgaul Yunus SH MH, yang juga anggota DPRD Provinsi Riau Dapil Rohul.

Abdul Masykur terpilih secara aklamasi, untuk menggantikan kepemimpinan Ketua PK Golkar Kepenuhan sebelumnya, dan Muscam berjalan aman, tertib dan lancar, yang juga dihadiri Plt PK Golkar Kepenuhan, H Zulyadaini, seluruh Plt Ketua PD Golkar se Kecamatan Kepenuhan, Ketua AMPG, Ketua KPPG dan sayap partai Golkar serta seluruh kader Golkar di Kecamatan Kepenuhan.

H.Masgaul Yunus SH MH dalam sambutannya menyampaikan apresiasi, atas keberhasilan para pengurus. Karena pengurus inilah yang akan bergerak dalam mensukseskan dan mengembangkan Partai Golkar di Kecamatan Kepenuhan.

Demikian juga untuk kedepannya, diharapkan agar pengurus kelurahan atau desa dengan semangat kebersamaan mari bersama mendukung ketua PK partai Golkar yang terpilih. Agar kedepannya semua pihak bisa membangun wilayah menjadi lebih baik dengan semangat kebersamaan.

“Perlu diketahui, ini bukanlah sebuah ujung kemenangan namun awal dari perjuangan Partai Golkar Kepenuhan untuk beberapa tahun kedepannya. Hanya dengan terus bekerja dengan penuh semangat yang tinggi akan lebih maju dan lebih jaya kedepannya,” tegas Masgaul.

Sementara itu, Ketua PK Partai Golkar Kepenuhan terpilih, Abdul Masykur, dirinya komit memajukan dan membesarkan partai Golkar khususnya di Kecamatan Kepenuhan. Tentunya untuk memajukan Kecamatan Kepenuhan, dirinya mengajak seluruh pengurus dan kader partai Golkar Kecamatan Kepenuhan untuk bersama-sama memajukan daerah ini.

“Saya sangat mengapresiasi betapa antusiasnya seluruh kader Golkar yang hadir. Karena kemajuan partai tak terlepas dari peran serta kader-kader Golkar yang bekerja keras membangun Partai yang berlambangkan pohon beringin ini hingga berkembang seperti sekarang ini,” harap Abdul Masykur. (Rhc)

AdSense

SEO