Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) -Â Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Hj. Hasmeri Yulinawati menyatakan, bahwa peranan perempuan dalam bela negara sejajar dengan laki-laki.
âUntuk bela negara, kebanyakan terekspose laki-laki selama ini," ucapnya , disela-sela sosialisasi Perempuan Bela Negara, yang ditaja Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Riau, di Pasir Pengaraian, Rabu (28/12/2016).
Tegasnya,  bahwa peranan perempuan sangat besar dalam mendidik generasi bangsa maupun negara, apalagi yang berkecimpung dalam organisasi, sehingga harus seimbang demi kemajuan.
âDalam bela negara, peranan perempuan dimulai dari mendidik anak-anak, jadi didikan perempuan dimulai dari rumah,â sebut Hj. Hasmeri Yulinawati , yang akrab disapa Meme.
Dirinya berpsan ke seluruh anggota IWAPI Rohul, agar mendahulukan Rumah Tangga, baru kepentingan organisasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dalam rumah tangga.
âBila tujuan lurus demi kemajuan organisasi,tentunya suami mengizinkan, Apalagi sekarang, Bupati Rohul mendukung kegiatan IWAPI,â sebutnya.
Sementara itu, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Syaiful Bahri yang mewakili Plt Bupati Rohul, H Sukiman, membuka secara resmi kegiatan sosialisasi Perempuan Bela Negara, yang diikuti peserta puluhan wanita, dari berbagai elemen dan oerganisasi di Rohul.
Syaiful dalam arahannya berpesan, bahwa peran seorang perempuan sangat penting dalam bela negara. Karena, seorang perempuan atau ibu memberikan pemahaman kepada anaknya, agar selalu bela negara.
âSehingga, perlu dilakukan sosialsiasi ke seorang perempuan dan ibu, bahwa pentingnya bela negera selama ini yang identik dilakukan kaum pria. Bila saja ibu tidak mau atau tidak sadar bela negara, maka bisa-bisa anaknya tidak sadar bela negara,â jelas Syaiful.
Juga berharap, seluruh peserta bisa ikuti sosialisasi dengan sungguh-sungguh karena peran perempuan sangat penting bagi negara. (Ar/Rhc)
EmoticonEmoticon