Gali Talenta Napi Dalam Bernyanyi, Lapas Pasir Pengaraian Gelar Lapas Idol

Gali Talenta Napi Dalam Bernyanyi, Lapas Pasir Pengaraian Gelar Lapas Idol

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) â€" Tujuan memerikan pembinaan dan pelatihan kepada warga binaan, dengan harapan setelah keluar dari Lapas, warga binaan bisa menerapkan ilmu yang di perolehnya dari Lapas untuk diterapkan ditengah masyarakat.

Selain pembinaan dan pelatihan di bidang Pertanian, Perkebunan, Otomotif, Bengkel, Sulam dan Kerajinan Tangan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pasir Pengaraian juga memberikan pembinaan dan pelatihan dengan menggali potensi atau mencari telenta-talenta warga binaan dalam seni tarik suara (bernyanyi) yang bertajuk “Lapas Idol”, di Lapas Kelas II B Pasir Pengaraian, Senin (7/3/2016).

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham ( Kakanwil Kemenkumham ) Riau Dr. Ferdinand Siagian SH, MM Mengatakan, tujuan diselenggarakannya Lapas Idol untuk memberikan skill kepada para warga binaan, dengan harapan setelah warga binaan tersebut sudah keluar sehingga bisa mencari nafkah “di dunia tarik suara” dengan menjual suara dalam menyanyi.

“ Lapas Idol inikan gunanya memberikan keterampilan kepada warga binaa dalam bidang bernyanyi, ketika sudah keluar bisa sebagai mata pencahariannya, sehingga kita harapkan mereka (warga binaan) punya talenta-talenta yang baik, ujug-ujug mereka ini tidak lagi memakai narkoba dan pidana umum lainnya, kita harap mereka ini bisa mandiri lah “ harap Ferdinand.

Masih ditempat yang sama, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Pasir Pengaraian Mishbahuddin Bc, IP, S.Sos MM mengatakan, Lapas Idol ini dilakukan untuk memberikan pembinaan dan pelatihan kepada warga binaan. Untuk diketahui, Akui Mishbah, warga binaan Lapas Pasir Pengaraian mempunyai bibit-bibit dan talenta yang baik dalam “dunia tarik suara” (bernyanyi). Karena sesuai dengan program rutin Lapas Pasir Pengaraian setiap senam pagi Jum’at, para warga binaan sering bernyanyi.

“ saya pikir bagus dilaksanakan kegiatan seperti ini, supaya mereka juga nantikan diluar sana mungkin bisa menyalurkan bakat-bakatnya, kalau kita tahukan Lapas dan rutan itu merupakan miniatur masyarakat diluar, sehingga mereka juga bisa berkreasi selama di Lapas dan menjauhkan dari kegiatan-kegiatan yang tidak-tidak, sehingga hanya terfokus pada kegiatan positif “ Ungkap Mishbahuddin usai menggelar acara Lapas Idol. (Hen)


EmoticonEmoticon