Gelar Rakorwil, Kakanwil Kemenkumham Riau Tegaskan Pecat Tidak Hormat Petugas Lapas Pemakai Narkoba

Gelar Rakorwil, Kakanwil Kemenkumham Riau Tegaskan Pecat Tidak Hormat Petugas Lapas Pemakai Narkoba

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) â€" Untuk meningkatkan silaturrahmi antar keluarga besar Pengayoman dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dan UPT Imigrasi, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Dan Ham Riau mengadakan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) tentang Penjelasan Arahan Presiden dan Menkumham Oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Riau Kepada Seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan dan UPT Imigrasi Se-Riau di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pasir Pengaraian, Senin (7/3/2016).

Dalam rapat kerja itu, Lapas Pasir Pengarain mengusung tema “ Dengan Kebersamaan Kita Jalin Silaturrahmi Antar Sesama Keluarga Besar Pengayoman Se-Wilayah Riau”.

panen jagung kanwilPada Kesempatan itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham (Kakanwil Kemenkumham) Riau Dr. Ferdinand Siagian SH, MM membahas salah satu pokok isu aktual, yaitu tentang memerangi dan mencegah peredaran narkoba di Lapas. Kanwil Kemenkumham Riau berkomitmen mensosialisasikan dalam pemberantasan narkoba, sesuai dengan arahan dari Dirjen PAS yang merupakan Instruksi Presiden Jokowi ada beberapa poin untuk mencegah masuknya “Barang Haram” (Narkoba) ke Rutan, Cabang Rutan dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

“ Sejauh ini memang sudah kita lakukan Sosialisasi tentang pencegahan peredaran narkoba terhadap anggota kita, yang paling penting adalah bagaimana staf kita, baik yang di Rutan, Cabang Rutan dan Lapas itu harus komitmen, harus kerja keras, itu yang lebih penting “ Kata Kakanwil Kemenkumham Riau Ferdinand saat di dampingi Kalapas Pasir Pengaraian Mishbahuddin Bc, IP, S.Sos MM usai acara Rapat Kerja dengan Keluarga Besar Pengayoman Unit Pelaksana Tekhnis (UPT) Pemasyarakatan dan UPT Imigrasi, di Lapas Pasir Pengaraian, Senin (7/3/2016).

Ketika ditanya jika ada petugas Lapas kedapatan memakai dan mengedarkan narkoba, Ferdinand mengatakan akan memberhentikannya secara tidak hormat, hal itu sesuai dengan Instruksi Menteri Hukum Dan Ham dalam Rapat Kerja dengan Menkopolhukam, Kementerian Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan, Mendagri, Menpan-RB dan Menaker untuk memerangi Narkoba.

“ sesuai dengan statemen pak Menkumham, ketika setelah tanggal 22 Februari 2016 jika ada kedapatan pegawai yang terkena atau terindikasi narkotika maka hukumannya dipecat secara tidak hormat “ tegas Ferdinand.

Terkait kebijakan dari Menkumham itu, Ferdinand menjelaskan karena saat ini Indonesia bahkan Riau sudah darurat narkoba, karna sudah ada ribuan yang menjadi korban dalam penyalahgunaan narkoba. Untuk itu Ferdinand mengajak kepada seluruh elemen untuk mencegah dan memerangi narkoba.

“ Riau ini sudah darurat narkoba, begitu banyak korbannya bahkan sampai ribuan, kalau kita tidak sedini mungkin untuk memeranginya, maka korbannnya akan bertambah banyak, kita nanti akan kewalahan “ kata Ferdinand.

Masih ditempat yang sama, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Pasir Pengaraian Mishbahuddin Bc, IP, S.Sos MM mengatakan mengucapkan terima kasih atas diberi kepercayaan oleh Kanwil Kemenkumham Riau sebagai tuan rumah dalam dalam silaturrahmi antar keluarga besar Pengayoman.

Mishbahuddin mengharapkan dengan silaturrahmi itu dapat menjalin kebersamaan dengan keluarga besar Pengayoman dilingkungan Wilayah Kementerian Hukum dan Ham. Dengan adanya arahan dari Kanwil Kemenkumham Riau berdasarkan instruksi dari Presiden dan Menkumham itu, Mishbahuddin menegaskan, akan memerangi peredaran narkoba di Lapas. Dia menghimbau kepada seluruh petugas Lapas tidak terlibat dalam bisnis haram tersebut, karena jika kedapatan dalam peredaran narkoba, berujung sanksi pada pemecatan secara tidak hormat. 

Untuk diketahui, masih diacara itu, Kakanwil Kemenkumham Riau Ferdinand mengatakan, dalam program pembinaan dan Penyuluhan Hukum Serentak (LUHKUMTAK), yang dilombakan diseluruh Indonesia, Provinsi Riau meraih hasil terbaik diseluruh Indonesia dengan nilai 97,37 %. Kanwil Kemenkumham melibatkan 5000 peserta dari sekolah tingkat SLTA memberikan sosialisasi tentang masa depannya dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), Kanwil Kemenkumham Riau sudah siap Go Internastional dengan meningkatkan kualitas SDM yang baik.

Ferdinand mengatakan, Keberhasilan itu tidak terlepas dari peran Kalapas Kelas II B Pasir Pengaraian yang sukses dalam mensosialisasi dan mengimplementasikan LUHKUMTAK di Rokan Hulu pada Kamis (28/1/2016) lalu dengan menghadirkan ratusan pelajar tingkat SMA dan Santri dari Pondok Pesantren.

Di akhir acara, Kalapas Pasir Pengaraian Mishbahuddin mengajak Kakanwil Kemenkumham Riau Ferdinand untuk memanen jagung hasil pertanian warga binaan. (Hen)


EmoticonEmoticon