Koperasi Butuh Support Modal Usaha, Dekopinda Rohul Ajukan LPDB

Koperasi Butuh Support Modal Usaha, Dekopinda Rohul Ajukan LPDB

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Rokan Hulu salah satu kabupaten di Provinsi Riau yang telah ditetapkan sebagai Kabupaten Koperasi oleh Gubernur Riau tahun 2009 lalu. Sudah sewajarnya, pemerintah daerah memberikan perhatian yang lebih terhadap keberadaan koperasi yang menjadi lokomotif prekonomian masyarakat di daerah ini.

Perhatian yang diharapkan Koperasi saat ini, penambahan modal untuk mengembangkan usaha kecil menengah.’’Secara umum, koperasi saat ini mengalami kekurangan modal.Untuk mendukung usaha Koperasi, disini sangat besar peran Pemkab Rohul untuk mencarikan solusi permasalahan yang sebagian besar dihadapi Koperasi di Rohul.’’ungkap Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Rokan Hulu Murkas SPd kepada wartawan, Senin (21/12/2015), terkait persoalan yang dihadapi Koperasi di Rohul.

Dia menyebutkan, dari data yang ada, 319 koperasi yang ada di Rohul, 250 koperasi diantaranya dinilai masih aktif. Dari jumlah itu, Dekopinda Rohul melakukan pembinaan terhadap 150 koperasi yang tersebar di 16 kecamatan se Rohul yang saat ini mengalami permasalahan permodalan untuk mengembangkan usahanya.

Murkas menjelaskan, untuk mengatasi permasalahan permodalan koperasi, ada sejumlah upaya  yang bisa dilakukan pemerintah dengan tidak membebani APBD Rohul. Salah satunya, pengajuan pinjaman dari Lembaga Pengelolaan Dana Bergulir (LPDB) yang berada dibawah Kementrian Koperasi dan UKM RI.

Melalui pinjaman dari LPBD untuk koperasi, bisa mendapat modal mulai dari Rp100 juta hingga Rp1 Milyar dengan bunga 0,7 persen.

Namun untuk mendapatkan pinjaman permodalan koperasi  tersebut, itulah yang menjadi salah satu kendala pihak koperasi.Disini perlu support dari pemerintah daerah, untuk memberikan legalitas terhadap aset koperasi yang menjadi syarat utama untuk pengajuan pinjaman modal ke LPDB.

‘’ Dekopinda siap mensupport pemerintah daerah untuk membantu memfasilitasi  koperasi di Rohul untuk mendapatkan pinjaman dari LPBD, sehingga persoalan permodalan koperasi yang dihadapi sekarang ini dapat teratasi’’tutur mantan Anggota DPRD Rohul itu.

Murkhas menambahkan, keberadaan koperasi memberikan kontribusi bagi pemerintah daerah, selain mengurangi angka kemiskinan dan membuka lapangan pekerjaan baru.Apalagi, koperasi salah satu lembaga mikro prekonomian masyarakat desa, dan itu terbukti disaat Indonesia dilanda krisis ekonomi pada tahun 1998 lalu, yang masih bertahan dalam menghadapi krisis tersebut adalah koperasi.

Maka itu, keberadaan koperasi di Rohul mendapatkan perhatian yang serius dari pemerintah daerah, disamping juga lembaga mikro lainnya seperti UED-SP dan BUMDes di Rohul. (Ar)


--
This message has been scanned for viruses and dangerous content by
E.F.A. Project, and is believed to be clean.


EmoticonEmoticon