Peringatan Hari Ibu Ke - 87, Sekda Rohul Harapkan Sebagai Momentum Kesetaraan Perempuan Dalam Pembangunan

Peringatan Hari Ibu Ke - 87, Sekda Rohul Harapkan Sebagai Momentum Kesetaraan Perempuan Dalam Pembangunan

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Peringatan Hari Ibu ke 87, dapat dijadikan momentum intropeksi diri bagi kaum laki-laki.Karena peran ibu sangatlah besar didalam keluarga, baik untuk suami, anak dan lingkungan sosial. Sebab, tanpa adanya sosok seorang ibu, bisa dibayangkan didalam sebuah rumah tangga.

‘’ Peran seorang ibu sangat besar didalam rumah tangga.Diibaratkan sebagai pencerah di saat kegelapan. Dengan kasih sayang tulus dan ikhlas, sebuah keluarga jadi terang benderang. Maka lindungi kaum Hawa, layaknya kita melindungi Ibu kita sendiri.’’ungkap Sekda Rohul Ir Damri Harun MM saat menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Ibu ke 87 tingkat Kabupaten Rohul di halaman kantor bupati, Senin (21/12/2015).

Puncak peringatan Hari Ibu ke-87 tingkat Kabupaten Rokan Hulu tahun ini, dilaksanakan lebih awal yang kebetulan bersamaan dengan apel senin pagi rutin yang digelar Pemkab Rohul.

Hadir Ketua Tim Penggerak PKK Rohul Hj Magdalisni Achmad, Ketua GOW Rohul Hj Rahayuwati Hafith, para kepala dinas, badan dan kantor di lingkungan Pemkab Rohul.

Peringatan Hari Ibu yang jatuhnya pada tanggal 22 Desember itu, mengambil tema ‘’Kesetaraan Perempuan dan Laki-laki dalam mewujudkan lingkungan yang kondusif untuk perlindungan perempuan dan anak’’

Menurutnya, peran seorang ibu layaknya sebagai pelita dalam kegelapan, tentunya itu menjadi tanggung jawab suami dan anak untuk selalu menjaganya.Karena itu, kedepan kaum hawa untuk terus berkreasi dan inovasi kedepannya untuk anak dan keluarganya.

Sekda mengharapkan momentum Hari Ibu tahun ini, tidak adalagi kekerasan terhadap kaum hawa, termasuk tindakan diskriminasi. Mesti dilapangan, masih banyak ditemukan kekerasan terhadap kaum ibu didalam rumah tangga.

‘’ Saya minta organisasi terhadap perempuan dan anak di Rohul untuk proaktif melakukan penyuluhan dan bimbingan sebagai antisipasi mencegah terjadinya tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak kedepannya,’’tambahnya.

Sementara itu, Kepala BKBPP Rohul H Yulisman menyebutkan , peringatan Hari Ibu dilaksanakan lebih awal, yang seharusnya diperingati Selasa (22/12/2015). Namun pelaksanaanya dipercepatnya satu hari, agar kaum laki-laki lebih menghargai peran  dan sosok Ibu di saat jatuhnya Hari Ibu.( Adv/Humas)


--
This message has been scanned for viruses and dangerous content by
E.F.A. Project, and is believed to be clean.


EmoticonEmoticon