Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Berencana untuk membangun jembatan darurat, guna menggantikan Jembatan Mentawai yang ambruk akibat diterjang banjir.  Pembangunan Jembatan Darurat ini dilakukan guna membuka isolasi warga di 4 desa, akibat putusnya jembatan mentawai beberapa waktu lalu.
Seperti yang di ketahui, pada Ahad lalu, Jembatan Mentawai yang berada di Dusun Banjar datar  Desa Cipang Kiri Hilir, Putus akibat diterjang derasnya Air sungai Mentawai yang meluap. putusnya jembatan tersebut telah mengisolir 4 desa yakni Desa cipang kiri hilir, Desa cipang kiri hulu, Desa tibawan dan Desa kubang buaya.
Bupati Rokan Hulu Drs.H. Achmad msi Kepada Wartawan Selasa (9/2) menegaskan, perbaikan jembatan mentawai menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah dalam penanganan bencana pasca banjir di rokan hulu. Achmad mengaku, dirinya sudah menyetujui, penerapan status tanggap darurat banjir, sebagai dasar hukum penggunaan dana tanggap darurat sehingga diharapkan mempermudah Serta mempercepat penanggulangan bencana banjir di 5 kecamatan di rohul.
Achmad mengakui, dirinya telah menginstruksikan Dinas Bina Marga Dan Pengairan (DMPB) Rohul, untuk segera melakukan survey, serta membuat langkah-langkah untuk membuka akses ke 4 desa yang terisolir, sehingga lalulitntas perekonomian, distribusi hasil perkebunan dan arus lalulintas perdangangan, orang dan barang bisa kembali normal.
â saya sudah perintahkan dinas bina marga dan pengairan untuk segera melakukan survey dan memberbaiki jembatan mentawai atau membuat alternative lain seperti membuat rakit untuk penyebrangan warga. perbaikan jembatan tersebut nantinya akan menggunakan dana tanggap darurat, yang penting perekonomian lalu lintas masyarakat tidak terganggu,  ini prioritas utama dalam rangka menanggulangi pasca banjirâ tegas Achmad.
Dikesempatan yang sama, Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Rohul, Aceng HerdianaST.MT, menargetkan pembangunan jembatan mentawai akan dilakukan sesegera mungkin tergantung kondisi Debet Air sungai. Selain itu aceng memastikan, perbaikan jembatan darurat ini, tidak hanya akan dilakukan di jembatan mentawai saja namun juga akan dilakukan di 3 jembatan di Kecamatan Kunto Darusalam, yang Selasa (9/2) juga dilaporkan putus akibat diterjang banjir.
â hari  (Selasa) tim sudah turun kelapangan untuk melakukan survey dan dokumentasi, namun karena hari masih banjir pembangunan darurat itu belum bisa kita lakukan saat ini karena kondisi air masih sangat tinggiâ jelas aceng.
Ketika disinggung, mengapa jembatan mentawai tidak langsung dibangun Secara permanen, Aceng menjelaskan, hal tersebut tidak bisa dilakukan, karena dana tanggap darurat, hanya bisa digunakan pada kondisi sifatnya darurat serta ditegaskan dalam  status tanggap darurat yang ditetapkan pemerintah daerah.
Sementara jika dibangun secara permanen, akan  membutuhkan waktu yang lama dan juga perencanaan yang matang. Pembangunan jembatan permanen nantinya akan diserahkan kepada dinas Bina Marga Pemprov Riau selaku pemilik jembatan tersebut.
â selama masa tanggap darurat, kita tidak bisa melakukan pembangunan permanen, kita hanya bisa melakukan pembangunan yang sifatnya darurat dan di butuhkan masyarakat pada masa status tanggap darurat di tetapkan pemerintahâ tutup aceng. (Ar)
EmoticonEmoticon