Peduli " Kebakaran Pasar Pekan Tebih", HKR Serahkan Bantuan Warga Perantauan

Peduli " Kebakaran Pasar Pekan Tebih", HKR Serahkan Bantuan Warga Perantauan

PASIRPENGARAIAN-Derita Korban Kebakaran Pasar Pekan Tebih Kecamatan Kepenuhan Hulu, yang terjadi selasa (9/2) lalu, mengundang simpati banyak pihak. Salah satunya, Himpunan keluraga Rokan Hulu (HKR), Kota Pekanbaru, yang datang langsung mengunjungi pengungsi korban kebakaran Minggu (21/2) sore. Kedatangan Rombongan HKR, dipimpin langsung ketua HKR Yuharman, serta didampingi Pengurus HKR Kamaruzaman khatab, Tokoh masyarakat rohul di perantauan, Ridwan melai,Pembina RPPM rohul Khairul Amri, serta tokoh pemuda rohul Tata Wardana dan jhoni Alpen. Dalam kunjungan tersebut, Ketua HKR Yuharman menyerahkan bantuan seperti Perlengkapan sekolah, sarung, sajadah dan pakaian, untuk para korban kebakaran. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolik kepada Kepala Desa Pekan Tebih Rudi Hartono. “Kami warga rokan hulu yang merantau di pekanbaru merasa prihatin dengan musibah kebakaran di kampung kami, untuk itu kami berinisiatif mengumpulkan bantuan yang kami nilai belum terseentuh, baik dari pemda ataupun pihak swasta, mudah-mudahan bantuan ini bisa menghibur, meringannkan sanak saudara kami yang terkena musibah, sehingga mereka bisa melupakan tragedy ini, dan kedepan bisa hidup normal kembali” ujar yuharman. Selain menyerahkan bantuan, Yuharman juga menyempatkan diri meninjau secara langsung puing-puing Ruko bekas kebakaran yang habis di lalap si jago merah. Pria yang juga merupakan Kepala Cabang Utama Bank Riau Kepri ini juga menyempatkan diri bersilaturahmi dengan korban di tenda pengungsian serta menanyakan keluh kesah warga untuk disampaikan kepada masyarakat rohul yang ada di perantauan. Dia juga juga menyampaikan rasa terimakasih, terhadap warga rohul di pekanbaru yang berpartisipasi membantu meringangkan beban para korban kebakaran di kampung halamanm. Dia berharap, dengan gerakan social yang dilakukan HKR dapat memicu pihak-pihak lain untuk ikut membantu para korban, karena dampak kebakaran yang luar biasa dirasakan warga. “ Musibah ini cukup parah, 25 KK tidak lagi memiliki rumah, musibah ini tetntunya memiliki dampak yang lama, tidak ter,lambat jika ada pihak-pihak lain yang ingin membantu, saya berharap apa yang dilakukan HKR diharapkan juga akan memicu pihak lain untuk melakukan hal yang sama” tuturnya. Sementara itu, salah seorang korban kebakaran haryanto mengaku trauma, dengan kebakaran yang terjadi. Haryanto mengaku, akibat kebakaran tersebut, dirinya harus kehilangan harta benda serta tempat tinggal ia dan kelaurganya. Haryanto berharap, kepada pemerintah dan pihak dermawan, bisa membantu untuk membangun rumah mereka kembali, Sehingga kehidupan mereka bisa kembali normal. “yang kami rasakan sekrangang trauma pak, kalau malam ingat terus api yang melalap rumah dan harta benda kami, kami mohon dengan sangat kepada pemerintah dan juga pihak dermawan untuk kiranya bisa membantu membangun rumah kami kembali, sehingga rasa trauma ini cepat terobati” harap haryanto. (Hen)


EmoticonEmoticon