Akibat Di Guyur Hujan, Ruas Jalan Di Kecamatan Rambah Terendam Banjir

Akibat Di Guyur Hujan, Ruas Jalan Di Kecamatan Rambah Terendam Banjir

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur wilayah Rokan Hulu sejak Ahad, (22/1/2017) malam hingga Senin (23/1/2017) petang pukul 16.30 Wib, menyebabkan rumah penduduk yang berada di pinggiran daerah aliran sungai Batang Lubuh Pasir Pengaraian, pukul 17.00 Wib terendam banjir.

Banjir yang disebabkan meluapnya air sungai besar itu, merendam ruas jalan jalur dua Tuanku Tambusai Pasir Pengaraian serta seratusan rumah penduduk di lingkungan Tanjung Harapan Kelurahan Pasir Pengaraian, Dusun Tulang Gajah Desa Pematang Berangan dan Desa Babussalam Kecamatan Rambah.

Informasi yang dirangkum dilapangan, luapan air luapan Sungai Batang Lubuh mulai naik ke permukaan jalan dan rumah penduduk, Senin (23/1) pukul 15.00 WIB. Akibat terjadi hujan sejak Ahad malam hingga Senin petang.

Sehingga debit air Sungai Batang Lubuh meningkat dan tidak mampu menampung curahan air hujan hingga merendam rumah penduduk di lingkungan Tanjung Harapan.

Banjir singgah lalu yang kerap terjadi di daerah tersebut, tergolong kecil. Ketinggiannya lebih kurang setengah lutut orang dewasa.

‘’ Banjir mulai merendam rumah penduduk dan ruas jalan jalur dua Tuanku Tambusai sejak petang sampai malam ini. Warga di Lingkungan Tanjung Harapan sudah mengantisipasi sebelumnya akan terjadi banjir. Sebab bila hujan deras, warga disini sudah siap-siap untuk meninggikan barang dan harta benda agar tidak terendam banjir,’’ ujar Gapur salah seorang warga Lingkungan Tanjung Harapan Kelurahan Pasir Pengaraian, Senin (23/1).

Diakuinya, banjir yang merendam rumah penduduk di lingkungan Tanjung Harapan, malam ini kondisi air semakin naik. Karena sejak Senin malam hingga sore tadi hujan baru berhenti.

‘’ Sekarang puluhan kepala keluar di Lingkungan Tanjung Harapan terendam banjir setinggi lutut orang dewasa. Luapan air sungai batang lubuh itu naiknya perlahan-lahan ke permukaan ruas jalan dan rumah penduduk,’’ tuturnya.

Dalam pada itu, Warga Tulang Gajah Desa Pematang Berangan, Ari (29) menyebutkan, luapan aliran air sungai batang Lubuh merendam jalan dan rumah penduduk di daerahnya.

Diakuinya, tingginya debit air sungai Batang Lubuh, akibat hujan deras yang terjadi sejak Ahad malam hingga Senin petang.Sehingga air sungai batang lubuh merendam rumah penduduk.

‘’ Banjir akibat tingginya curah hujan ini, sudah biasa terjadi. Warga sudah siap siaga dengan mengungsikan barang dan harta benda yang berharga ke tempat yang tinggi, agar tidak terjangkau banjir,’’ sebutnya.

Sementara itu, banjir dari luapan air sungai batang lubuh juga merendam ruas jalan tuanku Tambusai Pasirpengaraian sejak Senin petang. Terlihat arus lalulintas menjelang masuknya waktu salat magrib masih bisa dilalui oleh kendaraan bermotor roda dua dan roda empat.

‘’ Banjir yang merendam ruas jalan tuanku tambusai semakin naik malam ini. Kendaraan roda dua dan roda empat masih bisa melintas, tapi laju kendaraan tidak bisa kencang,’’ tuturnya.

Ditempat terpisah, Kepala BPBD Rohul Aceng Herdiana ST MM yang dikonfirmasi Riau Pos, tadi malam, belum berhasil di hubungi, karena telepon genggamnya saat dihubungi menjawab diluar jangkauan alias mati. (Ar/Rhc)


EmoticonEmoticon