Pencabutan Subsidi Tarif Listrik 900 VA Beratkan Warga Rohul

Pencabutan Subsidi Tarif Listrik 900 VA Beratkan Warga Rohul

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Awal tahun 2017,  bakal menjadi tahun paling berat bagi masyarakat, khusunyas di kabupaten rokan hulu. tak hanya mendapat kado pahit dari pemerintah,  berupa kenaikan tarif pengurusan berkas-berkas kendaraan bermotor, masyarakat juga dibebankan dengan pencabutan Subsidi Tarif Listik golongan 900 VA.

Tak pelak, kebijakan pemerintah,  mencabut subisidi tarif listrik 900 VA ini, mulai diresahkan warga khusunya masyarakat berpenghasilan menegah kebawah. Mereka kawatir, Pencabutan Subsidi Tarif Listrik 900 VA ini, akan semakin menyulitkan ekonomi mereka.

Seperti yang diungkapkan Usman, warga desa Pematang berangan, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu. Pria yang berprofesi sebagai tenaga honor, disalah satu, sekolah, di Kecamatan rambah ini menilai, pencabutan subsidi listrik 900 VA ini, bakal memberatkan dirinya, yang hanya berpenghasilan pas-pasan.

Usman mengaku, dengan Gaji sebesar 1.5 juta Rupiah yang diterimanya perbulan, Usman mengaku sudah sulit memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari. Untuk biaya listrik saja, Usman mengaku harus mengeluarkan biaya 100 ribu hingga 150 ribu perbulan, untuk biaya listrik, belum lagi memenuhi kebutuhan makan dan pendidikan ke tiga anaknya .

“ Ya tak akan cukup, dengan gaji saya yang hanya 1.5 juta perbulan saja sudah ngos-ngosan mencari tambahan, sekarang listrik naik, mau usaha apa lagi,”  keluhnya,

Tak hanya masyarakat berpenghasilan menegah kebawah, Pencabutan Subsidi Listrik 900 VA ini, juga membuat industry Rumahan, yang bergantung pada listrik pun ikut Resah. Seperti yang disamapikan Netty penjual jus, di Kecamatan Rambah. Nety mengaku, kebijakan pemerintah mencabut Subsidi tarif Listrik 900 VA ini, terkesan mengorbankan masyarakat kecil.  Padahal masih ada opsi lain yang lain yang harus diambil. (Ar/Rhc)


EmoticonEmoticon