Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) -Â Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hulu menyebutkan, pada tahun ini, kasus demam berdarah dengue (DBD) mengalami penurunan, bila dibandingkan tahun 2014 lalu.
Itu dibuktikan, dari data yang dirangkum dari Puskesmas, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan Rumah Sakit Swasta yang ada di Rohul, terhitung Januari hingga Oktober 2015, kasus DBD di Rokan Hulu sebanyak 91 kasus DBD yang tersebar di 16 kecamatan di Rohul.
Sementara kasus DBD pada tahun 2014 (Januari-Oktober) hanya 97 kasus dibulan yang sama.Kendati demikian, Dinkes Rokan Hulu beserta jajarannya tetap melakukan antisipasi terhadap pencegahan penyakit yang disebabkan dari gigitan nyamuk aedes aegypty.
Seiring dengan memasuki musim penghujan dan terjadinya musibah banjir disejumlah kecamatan, yang dapat berkembang biaknya nyamuk yang dapat mematikan manusia itu.
ââ Kita sudah instruksikan seluruh Kepala Puskesmas se Rokan Hulu, dengan memasuki musim kemarau ini, untuk bergerak cepat melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) diwilayah kerjanya masing-masingââ ungkap Kepala Dinkes Rohul Drg Grifino Dahihardy kepada wartawan, Jumat (20/11/2015) di ruang kerjanya.
Antisipasi penyebaran penyakit paska banjir di Rokan Hulu, menurutnya, Dinkes Rohul akan melakukan fogging (pengasapan) Â di sejumlah desa yang terendam banjir di Rohul baru-baru ini.
Selain fogging, akan menyebarkan bubuk abate ke masyarakat, mengantisipasi jentik nyamuk serta mengalakkan kegiatan kebersihan lingkungan kepada masyarakat.
ââ Berharap dengan dilakukannya Fogging, dapat memutus mata rantai penyebaran nyamuk aedes Aqypty.Sasaran Fogging didaerah paska banjir yang berada di sepanjang hilir sungai Rokan dan Batang Lubuh.ââterangnya.
Grifino meminta kepada pihak Puskesmas melakukan penyuluhan agar masyarakat lebih meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat serta melakukan gerakan 3 M (menutup, menguras, mengubur).Sebagai antisipasi penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Rokan Hulu.
Selain menyebarkan brosur berbentuk imbauan agar masyarakat terhindar dari penyakit akibat nyamuk.Penyuluhan yang diberikan kepada masyarakat, lanjutnya bagaimana tata cara membersihkan lingkungan, sehingga terbebas dari penyakit akibat nyamuk.
Karena, biasanya paska banjir kerap terjadi penyakit baik akibat nyamuk, maupun dari air sumur yang terkontaminasi banjir.
Memasuki musim penghujan, biasa rentan penyebaran wabah demam berdarah.Masyarakat harus waspada dan antisipasi dini dengan melakukan gotong royong membersihkan perkarangan di lingkungan rumah.
Karena lingkungan yang bersih, dapat terhindar dari berbagai penyakit.ââKita himbau kepala Desa, Lurah se Rokan Hulu untuk dapat menggalakan kegiatan goro massal di daerahnya dalam rangka membersihkan lingkungan, sebagai antisipasi agar tidak berkembang sarang nyamuk aedes aegypt dan melakukan gerakan 3 M.Bila prinsip itu dilaksanakan, maka dapat terhindar dari penyakit DBD.ââtuturnya
Termasuk sekolah se Rokan Hulu, agar dapat membersihkan lingkungannya, agar tidak ada tempat perindukan nyamuk tersebut.ââTidak bisa diantisipasi dengan fogging saja, disini perlu kerjasama dan peran aktif masyarakat untuk bersama-sama memberantas sarang nyamuk yang menyebarkan virus DBD di lingkungannya.ââkatanya. (Ar)
--
This message has been scanned for viruses and dangerous content by
E.F.A. Project, and is believed to be clean.
EmoticonEmoticon