Luar Biasa, Wanita Perkasa Lahirkan 3 Bayi Kembar Secara Normal Di Kepenuhan

Luar Biasa, Wanita Perkasa Lahirkan 3 Bayi Kembar Secara Normal Di Kepenuhan

Kepenuhan (Rokanhulu.com) - Aneh bin ajaib, sebuah Fenomena langka terjadi di Kabupaten Rokan Hulu. bayi kembar tiga yang berjenis kelamin laki-laki Telah lahir dengan normal di Klinik Utama Assyifa Pasirpengaraian, Senin (23/11)/2015 pukul 09:30, 09:45, 10:05/ Anak pasangan pasangan Yonrizal (35) dan Masida (33) warga RT 2/RW 2 Dusun Sungai Emas Desa Kepenuhan Barat Kecamatan Kepenuhan ini merupakan anak ke empat kelima dan keenam.  3 bayi kembar ini dengan selamat dengan berat badan masing-masing 400 gram, dengan panjang 41 sentimeter. Usai dilahirkan, ketiga anak kembar yang lahir normal itu, harus  dilarikan ke RSUD Rokan Hulu, karena kata dokter kondisi jantung dan paru-parunnya masih lemah. Dua hari setelah dirawat di Klinik, Rabu (25/11/2015) pukul 16.00 Wib ia harus pulang ke rumahnya. Dengan alasan biaya yang cukup besar bagi pasutri dengan pendapatan usahanya sebagai petani biasa. Mesti dokter melarang dan tidak mengizinkan Masida pulang, mengingat bayi kembar tiga butuh perawatan incubator, mengingat usia kandungan 6 bulan tujuh hari. Namun karena pertimbangan biaya, kedua pasutri itu memutuskan untuk tetap pulang dengan membawa anaknya yang lahir kembar tiga. Dokter menyarankan, bayi kembar tiga harus dirawat diruang tertutup, dengan kondisi suhu yang panas dan menghindari terkena udara dingin. Setibanya dirumah, ketiga bayi kembar itu diberi nama Zulfi, Zaid dan Zidan yang kondisinya dalam keadaan sehat saat dirumah, mesti harus mendapatkan suhu panas dengan menghidupkan lampu neon di dekat bayi kembar tiga itu. Saat duduk berdampingan dengan mengapit tiga anak kembarnya yang baru berusia empat hari, Kamis (26/11) Pasutri itu menceritakan, tidak menyangka akan diberi rezki anak kembar tiga oleh Allah SWT.Namun dirinya bersyukur, karena itu diluar kemampuan manusia. Dia mengaku, awalnya tidak ada berencana akan melahirkan di Klinik Utama Assyifa Pasir Pengaraian. Sebab ketiga orang anaknya selama ini lahir dengan bantuan bidan kampung. Diakuinya, tidak ada rencana untuk melahirkan di Klinik.Kebetulan, Senin (23/11) pagi berangkat dari rumahnya di Kepenuhan menuju Pasirpengaraian, dengan tujuan ingin mengecek kandungannya yang dalam dua hari sebelum melahirkan, merasakan sakit dibagian perut. Sebab kandungannya baru berusia 6 bulan tujuh hari. ’’Sakit yang dirasakan, bukan rasa sakit seperti mau melahirkan. Tapi itulah, kebesaran Allah SWT yang tak bisa diduga, ternyata saat pemeriksaan kehamilan, dirinya harus melahirkan anak kembar tiga dengan ditolong persalinan oleh dr Ricky Cahyadi SpOG,’’tuturnya. Masida mengaku, selama mengandung jani yang lahir kembar tiga, dirinya tidak pernah memeriksa kandungannya dengan bidan desa, melain dengan bidan kampung dan itupun sekali. Diakuinya, beruntung, selama ini tak ada masalah. Meski merasa lebih cepat capek dibandingkan kehamilan anak sebelumnya.Biasanya anak lahir disaat usia kandungan sembilan bulan lebih.Tapi kelahiran anak kembar tiga ini diusia kandungan 6 bulan tujuh hari. ’’ Saya hanya heran, kandungan saya kok lebih besar dibanding dengan kehamilan anak sebelumnya.Tidak ada pirasat akan mendapatkan anak yang lahir kembar tiga.Selama mengandung, tetap menjalan tugas sebagai ibu rumah tangga,’’sebutnya. Dalam pada itu, Kepala Dinas Kesehatan Rohul drg Grifino Dahlihardi yang dikonfirmasi Kamis, (26/11/2015) dirinya mengaku kaget, seorang ibu yang melahirkan anak kembar tiga di Rokan Hulu. ‘’Setau saya, dan selama ini termasuk jarang terjadi di Rokan Hulu. Tapi bayi kembar dua, sudah pernah didengar. Kalau bayi lahir kembar tiga dengan jenis kelamin laki-laki dengan kelahiran normal, itu boleh dikatakan langka di Kabupaten Rohul. Dari data yang dilaporkan Bidan desa, belum pernah ada bayi yang lahir kembar tiga,’’tuturnya. Kelahiran bayi ini dikatakan langka, sebab satu telur yang dibuahi terpecah menjadi tiga dalam satu kandungan tanpa perawatan fertilitas apapun. Kondisi ini langka terjadi khususnya di negeri seribu suluk. (AR)

--
This message has been scanned for viruses and dangerous content by
E.F.A. Project, and is believed to be clean.


EmoticonEmoticon