Diskes Rohul Prediksi Kasus DBD Meningkat Pasca banjir

Diskes Rohul Prediksi Kasus DBD Meningkat Pasca banjir

PASIRPENGARAIAN- Hingga Bulan Oktober ini, Dinas Kesehatan Rohul, sudah mencatat 91 penderita DBD, di 16 kecamatan di Rohul, angka tersebut menurun, dari kasus DBD tahun lalu, yang mencpai 97 Kasus dibulan yang sama. Hal itu Disampaikan Kepela Dinas Kesehatan Rohul, Drg.Grefino Dahilrdy di Ruang kerjanya, Di pasirpengaraian, Jumaat (20/11). " Dari kasus yang terjadi, Kebanyakan baru Masih Suspect, karena msih ada kemungkinan kasus itu, ter indikasi penyakit lain seperti typus, yang ciri-cirinya sama dengn DBD" ujar Grefino. Meski menurun dibandingkan tahun 2014, Kepala Diskes Rohul, memprediksi angka kasus DBD akan terus meningkat tajam seiring dengan tingginya intensitas hujan, serta banjir yang terjadi di sejumlah daerah di Rohul akhir-akhir ini. Untuk mengantisipasi itu, Dinas Kesehatan sudah Mengintensifkan Program Pembratasan Sarang Nyamuk (PSN) diseluruh Kecamatan, khusunya di daerah Rawan banjir. Menurut grefino, pihaknya sudah menginstruksikan 21 Puskesmas untuk mensosialisasikan program PSN ini, kepada masyarakat di wilayh kerjanya. " Wilayah kerja puskesmas sudah kita instruksikan untuk memberi penyuluhan kepada Menguras, membuang ban-ban bekas, yang bisa menjadi sarang nyamuk, serta menutup tempat penampungan air" jelasnya. Selain mensosialisasikan pembrantasan sarang nyamuk, Diskes juga akan melakukan fooging dilingkungaan endemik DBD. "Tetapi, Fooging ini tidak untuk mengobti, tetapi hanya mengusir nyamuk dewasa agar tidk bertelur" tuturnya. Kadiskes menghimbau, jika ada masyarakat yang Demam tinggi selama 3 hari dan timbul bercak-bercak merah pada kulit, segera berobat ke puskesmas, karena penyakit ini sangat berbahaya dan bisa menyebabkan kematian" himbaunya.(ADV/HUM)
--
This message has been scanned for viruses and dangerous content by
E.F.A. Project, and is believed to be clean.


EmoticonEmoticon