Peningkatan Infrastruktur Desa dan Kesejahteraan Rakyat Masih Jadi Isu Strategis

Peningkatan Infrastruktur Desa dan Kesejahteraan Rakyat Masih Jadi Isu Strategis

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Peningkatan infrastrukur diwialyah pedesaan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat masih menjadi isu utama yang di jual para pasangan calon bupati dan wakil bupati rohul pada debat public pilkada rohul yang di gelar rabu (25/11/2015) di convention hall masjid agung madani Islamic center pasirpengaraian.

Ketiga pasangan calon, menyatakan komit, untuk membangun rohul lebih baik kedepanya.

Pasangan Nomor Urut 1 Hafith Nasrul dalam penyampaian visi dan misi berjanji akan menuntaskan pembangunan infrastruktur kebutuhan jalan dan jembatan 5 tahun.

Dalam pemafarananya, saat ini Rohul masih ada 30 desa yang belum tersentuh listrik PLN.Mereka akan berupaya menuntaskan permasalahan listrik bekerjasama dengan PLN, dengan membangun jaringan listrik 10 kilometer setiap tahunnya.Dengan program  desa lancar, desa terang. Selain itu pasangan ini juga akan mengembangkan energy listrik yang ada seperti PLTGB dan juga pembangkit listrik mikro hydro yang saat ini tengah dirintis di lompatan harimau.

Selain mensejahterakan masyaerakat desa, melalui program air bersih, meningkatakan ketaqwaan kepada masyarakat dengan membawa Rohul unggul sejahtara mandiri dan agamis 5 tahun kedepan, dan masih memprioritaskan program pendidikan, kesehatan dan ekonomi kerakyatan.

Sementara Paslon Nomor Urut 2 mengusung visi misi, menata kota membangun desa dengan strategi berbasis kawasan.Dalam membangun Rohul lima tahun kedepan, dibutuhkan sinergi antara provinsi tetangga, karena Rohul berada di jantung sebuah kawasan.Untuk itu, pasangan Susuki ini berjanji meraih dana APBN, APBD Riau sebesarnya untuk Rohul sehingga dapat mengangkat prekonomian masyarakat

Sedangkan Paslon nomor urut 3, mengusung visi misi membangun kebersamaan.Serta menghilangkan perkotak-kotakan dalam pembangunan disegala bidang.Ada beberapa point menarik dari program yang ditawarkanpasangan ini, memberikan bantuan alokasi dana desa Rp1 miliar perdesa.

Mengangkat guru komite menjadi guru honor daerah, Rekrutmen guru agama dan PNS.Seluruh umat agama diberi kesempatan beribadah dan diberi ilmu kegamaannya dalam nuansa NKRI.

Paslon dengan jargon Syafari, dalam memimpin mengayomi seluruh masyarakat, bekerja menjadi pelayan masyarakat serta  menuntaskan persoalan yang belum selesai dilaksanakan pemerintah daerah pada saat ini. (Ar)


--
This message has been scanned for viruses and dangerous content by
E.F.A. Project, and is believed to be clean.


EmoticonEmoticon