Tekan Tingginya Angka Perceraian, Pemkab Rohul Launcihng Program Penyuluhan Pra Nikah

Tekan Tingginya Angka Perceraian, Pemkab Rohul Launcihng Program Penyuluhan Pra Nikah

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Tingginya Angka Perceraian Di Kabupaten Rokan Hulu ternyata Menjadi kekawatiran bagi Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu. Untuk Menekan Angka Perceraian Tersebut, Pemkab Rohul Meluncurkan Program Penyuluhan Pra Nikah Keluarga Sakinah Mawadah Warahmah, Yang nantinya Akan Menjadi Persyartan Bagi Calon Pengantin Yang Akan Menikah.  

Program Penyuluhan Pra Nikah Ini Merupkan Bimbingan bagi Calon Pengantin dan juga keluarga yang tengah Krittis dalam menghadapi Konflik Rumah tangga yang berpotensi berujung perceraian.

Program Penyuluhan Pra Nikah ini di Launching Bupati Rohul Drs.H.Achmad Msi, Rabu (14/10/2015) pagi, di Kawasan Bisnis Center Komplek Masjid Agung Madani Islamic Center Pasir Pengaraian. Hadir dalam launcing program Pra Nikah Tersebut, Kepala Kantor Kementrian agama Rohul, Drs. H. Achmad Supardi MA, Wakil Ketua Pengadilan Agama Rohul Dra. Hj Rukiah Sari SH, Dan Pakar Ilmu Fiqih Yang Juga Mufti besar masjid Agung Madani Islamic center pasir pengaraian Dr. H Mawardi Saleh LC.MA.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Rohul Drs.H.Achmd Msi menjelaskan Bahwa Program Pra nikah Di luncurkan berdasarkan data tingginya angka perceraian di rohul.dari data pengadilan agama, jumlah perceraian satu tahun 2014 sebanyak 696 kasus.

“ artinya dalam satu hari ada 2 kasus perceraian yang menimpa warga rohul, ini bisa menimbulkan masalah social lainya,  sebagian besar kasus perceraian itu di alami oleh pasangan usia muda,  yang kurang memhami harmoisasi dalam berumah tangga, kurang memahami  Kewajiban dan hak suami dan istri serta kurang memhami fiqih. “ jelasnya

Achmad menyatakan, pemerintah daerah memandang penting melakukan upaya untuk menyikapi fakta tingginya angka perceraian ini. hal itu didasari karena  Keluarga merupakan ujung tombak sebuah Negara “ jika keluarga hancur maka niscaya hancurlah negara itu” sebut Achmad.

Dikatakanya, Berdasarkan hasil penelitian, sebagian besar kenakalan remaja, tindak kriminalitas serta penyalahgunaan narkotika di awali dengan permasalahan yang timbul dalam keluarga yang berujung perceraian.

Achmad menyebutkan, untuk mengikuti program ini, pasangan calon pengantin hanya akan di bebankan biaya Rp 200 ribu perpasangan, untuk biaya akomodasi dan komsumsi selama 3 hari. Selama 3 hari mendapatkan bimbingan, para calon pengantin dan juga keluarga kritis akan mendapatkan bimbingan intensif dari Mufti besar Masjid agung madani Islamic center pasirpengaraian mawardi saleh seputar  

Pemerintah Daerah kedepan juga akan berupaya menciptakan adanya kebijakan bersama baik itu dari kementiran agama dan juga pengadilan agama, untuk menjadikan program ini sebagai salah satu syarat untuk menikah dan juga proses perceraian.

Sebelum menikah, para pengantin Akan Mendapatkan Nasehat, Serta Bimbingan Secara Spesifik Seputar Harmonisasi Berumah Tangga, Ilmu Fiqih, Dibawah Bimbingan Pakar Ilmu Fiqih, Mawardi Saleh. Para Peserta Pra Nikah Nantinya Akan Mendapatkan Sertfikat Kelulusan Sebagai Dasar Mendapatkan, NA untuk mengurus syarat administrasi menikah lainya.

Sementara itu,  Kepala kantor kementrian agama rohul ahmad supardi menyambut baik, langkah yang di lakukan oleh Bupati Rokan Hulu Achmad. Namun untuk menghindari adanya persepsi " sengaja dimunculkan untuk menimbulkan biaya,  perlu dibuat payung hukum baik itu perbup atau perda.

“ saya rasa Program ini sangat bagus, tetapi sebaiknya di buatkan paying hukumnya karena di kawatirkan persepsi negative itu berimbas kepaa kementrian agama, saya menyarankan untuk tahap sosialisasi 3 sampai 5 bulan ini program ini dibiayai saja oleh pemerintah daerah sehingga masyaeakat tidak kaget” harap achmad supardi.

Dukungan terhadap program ini juga di sampaikan Wakil Ketua PA Rukiah sari. Dia berharap adanya program ini bisa menekan angka perceraian di rohul sehingga lafaz keluarga sakinah mawadah dan warahmah itu bisa di impelemtasikan bagi setiap warga rohul.

"Dengan adanya pelatihan ini bisa menimalisir perkara percaraian di PA, karena PA tidak hanya mengurusai perceraian, kita ada tugas isdang isbat, penetapan ahli waris, dan lain sebagainya" tutupnya. (Adv/Humas)


--
This message has been scanned for viruses and dangerous content by
E.F.A. Project, and is believed to be clean.


EmoticonEmoticon