Uang Delapan Juta Lenyap, Warga Kepenuhan Minta Polisi Periksakan Managemen Bank BRI Kota Tengah

Uang Delapan Juta Lenyap, Warga Kepenuhan Minta Polisi Periksakan Managemen Bank BRI Kota Tengah

Kepenuhan (Rokanhulu.com) - Warga Kepenuhan merasa kecewa dengan layanan dari PT Bank BRI Cabang Pembantu (Capem) Kepenuahan, pasalnya bank seharusnya tempat aman menyimpan malah bisa lenyap.

Informasi ini disampaikan, Bualanasekhi Hulu, Jumat (9/10/2015), dirinya juga kecewa terhadap pihak managemen Bank BRI Kepenuhan, sebab bisa-bisanya uang hilang dicuri orang. "Saya menyimpan uang di bank itu supaya uang saya aman, tapi malah hilang pak, saya minta tolong sama orang namun mereka tidak bertanggung jawab," terang Bualanasekhi Hulu.

Diceritakan Bualanasekhi Hulu, satu bulan dirinya, menabungkan uang di bank tersebut lebih dari delapan juta rupiah, tiba-tiba ada suadara mau mengirim uang ke Rohul, namun karena tidak ada rekening bank maka ada yang menawar supaya melalui rekeningnya.

Belum diiyakan Bualanasekhi Hulu, dia lebih dulu menchek uang ke bank BRI Kota Tengah, namun hasilnya uang yang direkeningnya sudah kosong, ketika dia meminta pegawai kepada pihak bank menjelaskan kenapa bisa hilang uangnya,  namun jawaban orang bank "Kami tidak tau, maka pihak korban melaporkan kehilangan uang di tabungannya dengan bukti yang di cek orang bank, hanya memberikan bukti kalau uang itu ditarik atas nama Rendi dari Bank Mandairi.

Korban pun mendatangi Polsek Kepenuhan, namun belum menerima laporan pihak korban hingga pada saat ini, polisi meminta supaya membawa kawan korban yang pertama kamli diajak. "Padahal barang bukti penarikan uang di Anjungan Tunai Mandiri (ATM)  itu juga dibawa pihak korban dan di situ bukti penarikan atas nama Rendi dari Bank  Mandiri," jelas  korban saat melaporkan di Polsek Kepenuhan, Jumat (9/10/2015).

Saat itu, di konfirmasi dengan Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono di dampingi Kapolsek Kepenuhan AKP Fatman di Pasir Pangaraian usai sertijab Wakapolres Rohul, katanya tidak ada laporan masyarakat yang tidak diterima. "Saya akan koordinasikan dengan Kanit Res nanti, pokok tidak ada istilah laporan masyarakat yang tidak kita terima," tegas AKP Fatman. (Hen)


--
This message has been scanned for viruses and dangerous content by
E.F.A. Project, and is believed to be clean.


EmoticonEmoticon