PLN Pasir Pengaraian Siap Mencocokkan Data 10.700 IDPEL

PLN Pasir Pengaraian Siap Mencocokkan Data 10.700 IDPEL

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Sesuai dengan instruksi dari Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral.  PT. PLN (Persero) akan mendata dan mencocokkan Nomor Identitas Pelanggan (IDPEL). Pendataan ini dilakukan dengan mencocokkan data pelanggan dengan data rumah tangga pada Basis Data Terpadu (BDT). Hal ini ditujukan agar subsidi listrik yang diberikan Pemerintah tepat sasaran, yaitu untuk rumah tangga miskin dan rentan.

Manager PLN Rayon Pasir Pengaraian Andhi Prasetiawan Melalui Bagian Transaksi Energi Roni mengatakan, PLN Rayon Pasir Pengaraian mendapat "jatah" dari BDT yang dikelola oleh Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) sebanyak 10.700  pelanggan di seluruh Rokan Hulu untuk mencocokkan data IDPEL.

" tugas kita hanya mendata dan mencocokkan IDPEL pelanggan berdasarkan data BDT yang dikelola oleh TNP2K. Apakan nama pelanggan tersebut sudah cocok atau tidak dengan IDPEL, tugas kami cuma mencocokkan saja " Ungkap Roni saat didampingi Bagian Kinerja M. Hosen saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (19/1/2016).

Untuk melakukan penugasan dan mendata pelanggan di lapangan, Roni mengharapkan PLN Untuk melakukan bantuan dan koordinasi dengan Pemerintah Desa, RW atau RT setempat untuk mengetahui keberadaan atau tempat pelanggan dengan harapan untuk memudahkan pendataan.

" kami juga mengharapkan bantuan dari pemerintah desa, RW dan RT setempat untuk pendataan, karena sering dijumpai nama panggilan sehari-hari dengan nama aslinya berbeda " harap Roni.

Roni mengakui, pencocokan data pelanggan sudah dilaksanakan sejak Senin (18/1/2016) kemarin sampai dengan pertengahan Maret 2016 mendatang.

Untuk diketahui, saat ini Pemerintah berupaya menerapkan pemberian subsidi listrik tepat sasaran, yaitu hanya bagi rumah tangga miskin dan rentan. Oleh karena itu, Pemerintah menugaskan PLN untuk memastikan data pelanggan rumah tangga golongan tarif R1/450 VA dan R1/900 VA adalah rumah tangga yang benar-benar berhak disubsidi sesuai data BDT. Pada 2016, perbaikan data pelanggan tarif bersubsidi diprioritaskan pada pelanggan dengan daya 900 VA. (Hen)


EmoticonEmoticon