Selama Tahun 2015, Realisasi Zakat Melalui BAZNAS Rohul Capai Rp 2,9 Miliar

Selama Tahun 2015, Realisasi Zakat Melalui BAZNAS Rohul Capai Rp 2,9 Miliar

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Realisasi penerimaan Zakat Mal yang disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Rokan Hulu (Rohul) sampai tahun 2015 mencapai Rp2.960.952,575, namun jumlah itu belum final kerena masih ada zakat yang penyalurannya melalui BPR Rohul belum diambil.

Menurut penegasan Ketua BAZNAS Rohul, Ir H Sam Rokardo M.Si, Rabu (13/1/2016) mengatakan, target penerimaan BAZNAS Rohul tahun 2015 Rp 3,2 miliar dan sudah terealisasi Rp2.960.952,575, dimana penerimaan itu berasal dari Muzaki (penyalur zakat red) Badan, dinas dan kantor, muzaki perusahaan, muzaki per orangan dan dari pendapatan dana hibah.

“Dari Rp2.960.952,575, sudah disalurkan totalnya ke 8 asnaf Rp2.952.004,484 dengan saldo akhir zakat Rp334.542.785,” jelas Sam.

Untuk Asnaf fakir diakui Sam Rikardo, sudah direalisasikan ke penerima zakat dengan total Rp836.500.000. Kemudian, zakat yang disalurkan ke fakir Miskin Rp1.476.000.000, Asnaf Roqab nihil, gharim Rp 1 juta, Asnaf Amil Rp 500.715.484, Muallaf Rp 4.000.000, Fisabilillah Rp123.289.000 dan Ibnu Sabil Rp 10.500.000.

Selain dari zakat, penerimaan dari infaq dan shadaqoh yang disalurkan melalui BAZNAS Rohul tahun 2015 Rp183.062.245. Namun, khusus penerimaan infaq dan shadaqoh, penyalurannya di luar 8 asnaf yang berhak menerimanya. Sam Rokardo juga mengatakan, dari penerimaan zakat yang masuk ke kas BAZNAS Rohul, kini yang belum disalurkan karena ada keterlambatan pendataan penerima, yakni bantuan rumah dan beasiswa pelajar miskin  berprestasi.

Untuk bantuan rumah kata Sam lagi, ada 17 unit yang akan disalurkan ke penerima melalui asnaf fakir. Dimana 1 unitnya Rp36 juta diberikan. Kemudian, untuk penyaluran beasiswa pelajar miskin, akan disalukan kepada 100 pelajar Sekolah Dasar (SD), 100 pelajar Sekolah Tinggi Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) dan 100 pelajar Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA), melalui asnaf Fisabilillah.

Bantuan pelajar SD diberikan per orangnya Rp460 ribu, SLTP Rp270 ribu dan tingkat SLTA diberikan Rp860 ribu. Namun ada keterlambatan, karena untuk verifikasi ke pelajar, apakah mereka nantinya berhak menerima atau tidak. Sehingga terjadi keterlambatan dalam penyalurannya,” sebutnya lagi. (AR)


EmoticonEmoticon