Runway Bandara Tuanku Tambusai Akan Diperpanjang 1.800 Meter

Runway Bandara Tuanku Tambusai Akan Diperpanjang 1.800 Meter

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Setelah dua tahun diusulkan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu untuk memperpanjang runway atau landasan pacu Bandara Tuanku Tambusai Pasirpengaraian dari 1.300 meter menjadi 1.800 meter ke Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Pada tahun ini, usulan itu akan diakomodir oleh Pemerintah Pusat yang dananya berasal dari APBN tahun 2016.Tentunya dengan diperpanjangnya landasan pacu Bandara Tuanku Tambusai tersebut, maka pesawat Boing akan bisa mendarat di bandara kebanggaan masyarakat Rohul itu.

‘’Tahun ini, runway Bandara Tuanku Tambusai yang kini panjang 1.300 meter, diperpanjang menjadi 1.800 meter. Dananya bersumber dari APBN. Sehingga bandara bisa didarati Pesawat Foker 100, tentu akan memberikan peluang dengan membuka rute penerbangan Pasipengaraian-Jakarta.’’ungkap Bupati Rokan Hulu Drs H Achmad MSi, terkait pengembangan Bandara Tuanku Tambusai Pasir Pengaraian.

Dengan panjang landasan pacu bandara 1.300 meter sekarang, saat ini Bandara Tuanku Tambusai yang berlokasi di Dusun Okak Desa Rambah Samo Barat Kecamatan Rambah Samo itu sudah bisa didarati pesawat Foker 50 jenis Wing Air jenis ATR yang merupakan grup maskapai penerbangan Lion Group.

Itu, dibuktikan pada pemberangkatan dan pemulangan JCH asal Rohul dari Pasirpengaraian ke Batam maupun dari Batam ke Pasirpengaraian tahun 2015 lalu, dengan menggunakan dua unit pesawat Wing Air yang berlangsung sukses.

Selain penerbangan domistik JCH, kata Achmad, bandara Tuanku Tambusai dalam dua tahun terakhir telah melayani penerbangan perintis dengan rute Pekanbaru-Pasirpengaraian dan Pasirpengaraian-Pekanbaru menggunakan pesawat Susi Air.

Sehubung dengan dibukanya penerbangan PAsirpengaraian-batam dan Batam-Pasirpengaraian pada tahun 2016, maka jalur penerbangan perintis Pekanbaru-Pasirpengaraian maupun Pasirpengarain-Pekanbaru untuk sementara di tutup.Karena adanya alternatif jalan darat.

’’Kemungkinan peluang itu, akan dibuka Pasirpengaraian-Dumai-Medan dan sebaliknya.Karena perusahaan perkebunan yang ada di Rokan Hulu, sebagian besar berasal dari Sumut, jasa penerbangan ini bisa dimamfaatkan mereka nantinya,’’jelas Bupati dua periode itu.

Dijelaskannya, sehubung dengan berlakunya UU Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, pengelolaan dan pengembangan serta operasional bandara tidak lagi menjadi kewenangan daerah tapi  sudah menjadi tanggungjawab Pemerintah Pusat.

Dengan dibukanya penerbangan komersil di Bandara Tuanku Tambusai, maka akan memberikan multi efek kepada daerah.Selain membuka isolasi dalam menunjang pelaksanaan pembangunan kedepan.Terbukanya akses dunia luar di Rokan Hulu sehingga dapat menjadi sarana promosi wisata yang berdampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat Rohul.(Ar)


EmoticonEmoticon