Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) sebagai lembaga untuk membina dan merubah mental dan prilaku Narapidana untuk yang lebih baik, dengan asumsi, setelah keluar dari Lapas sudah bisa berbaur dan diterima masyarakat.
Untuk memberikan bimbingan kepada warga binaan, Lapas Pasir Pengaraian membuat terobosan untuk memberikan keahlian atau skill kepada warga binaan, seperti dibidang pertanian dan perkebunan, kreativitas kerajinan tangan, bengkel las dan tenun.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Pasir Pengaraian Mishbahuddin Bc, IP, S.Sos MM mengatakan, Untuk dibidang pertanian, di areal seluas 1,5 Hektar itu Lapas Pasir Pengaraian memanfaatkan untuk menanam berbagai jenis tanaman holtikultura antara lain seperti, Jagung, Kol, Cabai, Tomat, Pepaya dan Bawang Merah dengan memberdayakan warga binaan sebagai penggarapnya.
" kita tidak hanya membina mental para napi ini aja, tapi kita juga lakukan pembinaan untuk bercocok tanam, saat ini sedang musim tanam jagung, sebentar lagi juga panen " kata Mishbahuddin saat didampingi Kepala Bagian membidangi Pertanian Bustami, Rabu (20/1/2016).
Ketika ditanya tentang hasil pertanian tersebut, Mishbahuddin mengatakan, dari hasil pertanian tersebut akan dijual ke pasar jika harganya stabil, uangnya digunakan kembali untuk membeli pupuk dan bibit, selebihnya dibagikan kepada warga binaan.
" jika harganya anjlok tidak kita jual, kita manfaatkan saja untuk kebutuhan napi " tutur Mishbah. (Hen)
EmoticonEmoticon